Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Kasus Spanduk Bupati Madina Pemakai Sabu-Sabu Bisa Picu Konflik Horizontal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus spanduk di kota Panyabungan tahun 2012 lalu yang menuduh bupati Madina pemakai narkotika jenis sabu-sabu dan sempat masuk ranah hukum hingga kini tak diketahui akhir penanganannya.

Kasus spanduk ini menyeret Ketua Umum Gemmpar (Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pemantau Aparatur Negara), Ramlan T Daulay, S.Sos sebagai pihak yang dituduh menghasut pembuatan dan pemasangan spanduk tersebut.

Ketidakpastian penuntasan proses hukum pada kasus ini menyebabkan berlarutnya ketidakpastian hukum bagi Ramlan T Daulay secara pribadi dan Gemmpar secara kelembagaan. Kondisi ini bisa menimbulkan bom waktu di Madina.

Dalam hal ini, bupati Madina dan Kapolres harus jeli menyikapi persoalan kasus ini karena berpotensi mengakibatkan konflik horizontal karena mencemarkan nama baik keluarga besar Gemmpar serta pengkriminalisasian Ramlan T Daulay selaku Ketua Umum DPP Gemmpar.

Kasus spanduk ini mencuat pada Desember 2012 ketika sebanyak 12 pejabat Pemkab Madina mengadukan Ramlan T Daulay ke Polres Madina atas tuduhan penghasutan pembuatan spanduk tersebut.

Pengaduan itu dimotori oleh Asisten I, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Kepala Kantor Satpol PP dan Kepala Kantor Kesbanglinmas Madina.

Ramlan diadukan ke polres pada 12 Desember 2012 dengan nomor laporan polisi LP/163?XII/2012/SU/RES MD. Dan Ramlan sempat 4 kali diperiksa di Mapolres Madina sebagai saksi yang mengarah pada status tersangka.

“Secara pribadi saya merasa dizolimi atas adanya pengaduan dan tuduhan itu menyebabkan kegalauan dalam keluarga saya serta menimbulkan ketidakpastian karir saya selaku PNS,” kata Ramlan menjawab wartawan, Selasa (24/6/2014) di Panyabungan.

Dan secara kelembagaan, Ramlan mangaku merasa dirugikan selaku ketua umum DPP Gemmpar. Tuduhan itu juga telah merusak nama baik Gemmpar serta terjadinya keluhan di jajaran anggota Gemmpar.

Menurutnya, berdasar rangkaian pemeriksaan yang dilakukan pihak polisi, sejauh ini tidak ada bukti-bukti yang mengarah pada keterlibatan atau kaitan dirinya sebagai penghasut dalam pembuatan dan pemasagan spanduk tersebut.

Dan, tidak satu pun pejabat Pemkab Madina yang mengadukan itu hadir ketika pelaksanaan rekonstruksi dilakukan.

Sebelum para pejabat Pemkab Madina mengadukan dirinya ke polisi, Ramlan mengaku sempat diundang pemkab ke perkantoran bupati dalam pertemuan yang dipimpin Asisten I dihadiri banyak pejabat Pemkab Madina. Dalam pertemuan itu dia selaku pimpinan Gemmpar hanya berposisi memediasi.

“Saat itu saya tak tahu menahu soal spanduk tersebut, makanya dalam pertemuan itu saya hanya sifatnya hanya pihak yang memdiasi,” ujar Ramlan.

Ramlan mendesak agar kasus ini dituntaskan agar tidak berlarut ketidakpastian hukum bagi keluarga besar Gemmpar.

“Gemmpar adalah organisasi gerakan dan wadah yang realistis, bukan lembaga pemitnah orang, penghujat, penzolimi atau pencemar nama baik orang. Gempar adalah pemantau aparatur negara dan pembela rakyat,” pungkas Ramlan.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Pleno KPU Madina: SUKA 79.156 Suara, Dahwin 79.002 Suara

    Hasil Pleno KPU Madina: SUKA 79.156 Suara, Dahwin 79.002 Suara

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Madina melaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara pada PSU Pilkada Madina pasca putusan MK. Rapat pleno berlangsung di aula KPU Mandailing Natal (Madina), Senin (26/4/2021). Hasil akhir rekapitulasi menunjukkan pasangan calon (paslon) Sukhairi-Atika memperoleh suara tertinggi. Posisi paslon Sukhairi-Atika memperoleh 79.156 suara. Posisi paslon Dahlan-Aswin memperoleh 79.002 […]

  • Warga Giring Dua Truk Pengangkut Kayu ke Polsek Ranah Batahan

    Warga Giring Dua Truk Pengangkut Kayu ke Polsek Ranah Batahan

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Dua truk bermuatan kayu gelondongan ditangkap warga dan menggiringnya ke Polsek Ranah Batahan, Jum’at (9/9/2022). Truk itu digiring puluhan warga ke kantor Polsek Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Jum’at malam. Kayu-kayu itu diduga ditebangi secara ilegal di kawasan sepanjang Sungai Batang Batahan, Kecamatan Ranah Batahan. Penangkapan truk […]

  • Daerah Tertinggal Di Madina

    Daerah Tertinggal Di Madina

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Desa Aek Nabara Kecamatan Panyabungan Timur yang merupakan daerah terisolir di kabupaten Mandailing Natal yang sampai saat ini jauh dari perhatian pemerintah membuat warga desa itu terpaksa membuat pemukiman baru di kawasan Aek Gorsing. Fhoto : MOL

  • Rumah Penjual Kerupuk Habis Terbakar

    Rumah Penjual Kerupuk Habis Terbakar

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu unit rumah milik penjual kerupuk di Panyabungan, Mandailing Natal, hangus terbakar. Rumah jenis dinding papan di Lingkungan 5, Gang Batang Gadis 6, Kelurahan Sipolu-Polu itu terbakar sekira pukul 10.35 WIB, Senin (22/2). Berdasar ketarangan beberapa warga, api tiba-tiba muncul di rumah itu, pemiliknya Asrin seorang penjual kerupuk sedang berjualan ke […]

  • Spanduk Misterius Muncul Dijantung Kota Panyabungan. “Saipullah Nasution Harus Mundur Dari Jabatannya”

    Spanduk Misterius Muncul Dijantung Kota Panyabungan. “Saipullah Nasution Harus Mundur Dari Jabatannya”

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA || Mandailing Online- – Sabotase politik atau murni kekecewaan warga? Sebuah spanduk misterius mendadak muncul di tengah Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu pagi (11/4/2026). Isinya tegas mendesak Bupati Saipullah Nasution mundur dari jabatannya. Spanduk putih itu terpampang tepat di jalur lintas Sumatera, persis di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina. Lokasi strategis […]

  • Besok PLN Padamkan 3 Kecamatan

    Besok PLN Padamkan 3 Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak PLN akan melakukan pemadaman pada ti ga kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Sabtu besok (24/8/2019). Pemadaman akan dilakukan dari pukul 9.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Wilayah yang akan terkena pemadaman meliputi Kecamatan Panyabungan, Kecamatan Panyabungan Timur dan Kecamatan Panyabungan Barat sekitarnya. Pemadalam itu dilakukan akibat dua kegiatan di jaringan […]

expand_less