Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Kasus Spanduk Bupati Madina Pemakai Sabu-Sabu Bisa Picu Konflik Horizontal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus spanduk di kota Panyabungan tahun 2012 lalu yang menuduh bupati Madina pemakai narkotika jenis sabu-sabu dan sempat masuk ranah hukum hingga kini tak diketahui akhir penanganannya.

Kasus spanduk ini menyeret Ketua Umum Gemmpar (Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pemantau Aparatur Negara), Ramlan T Daulay, S.Sos sebagai pihak yang dituduh menghasut pembuatan dan pemasangan spanduk tersebut.

Ketidakpastian penuntasan proses hukum pada kasus ini menyebabkan berlarutnya ketidakpastian hukum bagi Ramlan T Daulay secara pribadi dan Gemmpar secara kelembagaan. Kondisi ini bisa menimbulkan bom waktu di Madina.

Dalam hal ini, bupati Madina dan Kapolres harus jeli menyikapi persoalan kasus ini karena berpotensi mengakibatkan konflik horizontal karena mencemarkan nama baik keluarga besar Gemmpar serta pengkriminalisasian Ramlan T Daulay selaku Ketua Umum DPP Gemmpar.

Kasus spanduk ini mencuat pada Desember 2012 ketika sebanyak 12 pejabat Pemkab Madina mengadukan Ramlan T Daulay ke Polres Madina atas tuduhan penghasutan pembuatan spanduk tersebut.

Pengaduan itu dimotori oleh Asisten I, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Kepala Kantor Satpol PP dan Kepala Kantor Kesbanglinmas Madina.

Ramlan diadukan ke polres pada 12 Desember 2012 dengan nomor laporan polisi LP/163?XII/2012/SU/RES MD. Dan Ramlan sempat 4 kali diperiksa di Mapolres Madina sebagai saksi yang mengarah pada status tersangka.

“Secara pribadi saya merasa dizolimi atas adanya pengaduan dan tuduhan itu menyebabkan kegalauan dalam keluarga saya serta menimbulkan ketidakpastian karir saya selaku PNS,” kata Ramlan menjawab wartawan, Selasa (24/6/2014) di Panyabungan.

Dan secara kelembagaan, Ramlan mangaku merasa dirugikan selaku ketua umum DPP Gemmpar. Tuduhan itu juga telah merusak nama baik Gemmpar serta terjadinya keluhan di jajaran anggota Gemmpar.

Menurutnya, berdasar rangkaian pemeriksaan yang dilakukan pihak polisi, sejauh ini tidak ada bukti-bukti yang mengarah pada keterlibatan atau kaitan dirinya sebagai penghasut dalam pembuatan dan pemasagan spanduk tersebut.

Dan, tidak satu pun pejabat Pemkab Madina yang mengadukan itu hadir ketika pelaksanaan rekonstruksi dilakukan.

Sebelum para pejabat Pemkab Madina mengadukan dirinya ke polisi, Ramlan mengaku sempat diundang pemkab ke perkantoran bupati dalam pertemuan yang dipimpin Asisten I dihadiri banyak pejabat Pemkab Madina. Dalam pertemuan itu dia selaku pimpinan Gemmpar hanya berposisi memediasi.

“Saat itu saya tak tahu menahu soal spanduk tersebut, makanya dalam pertemuan itu saya hanya sifatnya hanya pihak yang memdiasi,” ujar Ramlan.

Ramlan mendesak agar kasus ini dituntaskan agar tidak berlarut ketidakpastian hukum bagi keluarga besar Gemmpar.

“Gemmpar adalah organisasi gerakan dan wadah yang realistis, bukan lembaga pemitnah orang, penghujat, penzolimi atau pencemar nama baik orang. Gempar adalah pemantau aparatur negara dan pembela rakyat,” pungkas Ramlan.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) –Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) laksanakan sosialisasi beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) Go To Schol yang berlangsung di Kecamatan Panyabungan Timur. Kegiatan B2SA yang merupakan edukasi pada pangan beragam seimbang serta atensi keamanan dan kesehatan makanan ini sendiri dilaksanakan ke 4 kalinya di tahun 2025 ini. […]

  • Beberapa Kawasan Mandailing Lintasan Gerhana 9 Maret 2016

    Beberapa Kawasan Mandailing Lintasan Gerhana 9 Maret 2016

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Peta magnitudo gerhana matahari 9 Maret 2016 yang teramati dari Sumatera Utara berupa gerhana matahari sebagian dengan magnitudo gerhana terentang antara 0,947 di pulau Bojo, sebelah Selatan Nias, hingga 0,800 yaitu di sebelah Utara Stabat. Data tersebut berdasar data yang dirilis Badan Meteorologi Klimataologi dan Geofisika, Selasa 8 Maret 2016. Keteramatan GMT 9 Maret 2016 […]

  • Dahlan Hasan Diusul Mencalon Bupati Madina

    Dahlan Hasan Diusul Mencalon Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 19 elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Mandailing Natal Bersatu (FMMNB) meminta Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution untuk bersedia menjadi calon bupati Kabupaten Madina priode 2016-2020. Elemen-elemen tersebut antara lain ulama, tokoh adat, tokoh agama, karang taruna, mahasiswa madina, etnis Jawa, etnis Minang, etnis Toba, naposo […]

  • Karyawan PT RMM Unjuk Rasa di Halaman Kantor Bupati Madina

    Karyawan PT RMM Unjuk Rasa di Halaman Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ratusan karyawan dan karyawati kembali melakukan unjukrasa di halaman Kantor Bupati Madina, Jumat, (17/4). Pengunjuk rasa menuntut agar hak-hak para karyawan dan karyawati yang selama ini  telah dikangkangi oleh pihak perusahaan sebagaimana diatur pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan segera dikembalikan.  Para Pengunjuk rasa ini juga  menuntut penghentian mutasi dan PHK karyawan secara […]

  • Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    • calendar_month Senin, 5 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTABARGOT (Mandailing Online) – Pada 9 Maret 2018 Kabupaten Mandailing Natal akan merayakan Hari Lahir-nya yang ke-19. Nun, di Hutabargot satu orok bayi ditemuakan di aliran irigasi dalam kondisi tak bernyawa. Kondisi ini menggambarkan dekadensi moral masih menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang bermotto “Madina Yang Madani” dan dijabarkan dalam “Negeri Beradat Taat Beribadat” […]

  • Kopi Simalungun Kini Mendunia

    Kopi Simalungun Kini Mendunia

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Produk asal Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara telah mendunia. Kopi jenis arabica ini sudah menjadi langganan gerai kopi kelas dunia, salah satunya Starbucks. Ketua Himpunan Masyarakat Kopi Arabika Sumatera-Simalungun (HMKSS) Wala Tindaon mengatakan, kopi dari Simalungun ini sudah diminta oleh Starbucks, langsung dari California Amerika Serikat, yang diekspor sejak 2014 sebanyak 30 ton. “Awal mulanya bisa […]

expand_less