Senin, 2 Mar 2026
light_mode

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Petinju ternama Indonesia Chris John akhirnya memutuskan gantung sarung usai mengalami kekalahan dari petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka,

“Setelah 10 tahun mempertahankan gelar juara dunia, sekarang sudah waktunya bagi saya untuk menggantungkan sarung tinju” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, hari ini.

Pria berusia 34 tahun ini juga menyatakan tidak kecewa kehilangan gelar juara dunianya. “Meski akhirnya gelar juara terlapas, namun inilah olahraga. Ada saatnya menang dan ada saatnya kalah” kata Chris.

Soal rencananya usai tinju, juara dunia keempat asal Indonesia ini akan menjauhi olahraga yang membesarkan namanya tersebut untuk sementara waktu.

“Terima kasih paling utama saya ucapkan kepada Tuhan. Lalu saya juga ucapkan terima kasih pada seluruh rakyat Indonesia di berbagai penjuru dunia.” ucapnya.

“Terima kasih juga buat tim saya yang selama ini solid. Untuk Mega istri saya, anak-anak saya Ferisal dan Rossa, ayah saya yang telah memberikan banyak hal tentang tinju sejak kecil, dan ibu saya yang selalu memberikan doa dimanapun saya berada” jelas Chris John.

Sejak memulai karir profesionalnya pada 1997 lalu, Chris John punya rekor 48 kali menang sekali kalah dan tiga kali seri dalam 52 kali tanding, Ia juga sukses mempertahankan gelar kelas bulunya selama 18 kali sejak 2003 lalu sebelum kandas di tangan Simpiwe Vetyeka.

Chris John gagal mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBA setelah dikalahkan petinju Afrika Selatan Simpiwe ‘V12’ Vetyeka pada pertarungan di Metro City, Perth, Australia Barat, Australia, 6 Desember lalu.

Pada pertarungan yang disiarkan langsung oleh televisi swasta nasional  tersebut, Chris John kalah TKO ronde keenam atas petinju Afrika Selatan tersebut. Dengan kekalahan tersebut gelar juara dunia yang dipegang petinju dengan julukan The Dragon tersebut selama 10 tahun tersebut akhirnya lepas.(antara/republika)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mandailing di Kaki Perbukitan

    Mandailing di Kaki Perbukitan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        LEMBAH MANDAILING – Gumpalan awan mulai bergerak dari arah kawasan Putusan menuju lembah Mandailing. Tanah Mandailing berada di lembah sistem Bukit Barisan pulau Sumatera. Mozaik dan liukan-liukan perbukitan nan indah menjadikan tanah Mandailing sangat eksotis. Peliput: Holik Nasution / Editor: Dahlan Batubara

  • Jembatan Penghubung Sinunukan-Batahan Berbahaya

    Jembatan Penghubung Sinunukan-Batahan Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Onlie) – Jembatan di titik Desa Air Apa KM 18, penghubung antara Kecamatan Sinunukan dengan Kecamatan Batahan, rusak parah. Lantai jembatan sudah banyak yang lapuk dan lepas menyebabkan lantai jembatan menjadi bolong-bolong. Warga terpaksa menempelkan bantalan papan tebal agar kenderaan roda dua bisa melewatinya meski sangat berbahaya. Ironisnya. Akses kenderaan roda empat hanya […]

  • Pelamar CPNSD di Madina 4.391 Orang

    Pelamar CPNSD di Madina 4.391 Orang

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Manailing Onine) – Jumlah pelamar CPNSD di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mencapai 4.391 orang, sementara yang akan diterima hanya 100 orang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Madina, Syahdan Lubis AP kepada wartawan Senin (28/10/2013) menguraikan untuk formasi Guru Kelas SD yang dibutuhkan 54 orang, jumlah pelamar 493 Orang. Guru Kimia dibutuhkan 2 orang, pelamar 125 […]

  • Kondisi Jalan Sidangkal Makin Parah
    Tak Berkategori

    Kondisi Jalan Sidangkal Makin Parah

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN, (Mandailing online) – Jalan lingkar kota yang menghubungkan Kelurahan Sidangkal, Psp Selatan dengan Kota Psp, kondisinya rusak parah. Terlebih saat musim hujan tiba, bagian jalan yang berlubang akan seperti kubangan kerbau. Tidak jarang beberapa pengendara, seperti pengguna sepedamotor yang melewati jalan tersebut, terjatuh dan terluka. Itu akibat para pengendara ini tidak dapat membedakan yang […]

  • Tunjangan PNS Madina dibayar Januari 2011

    Tunjangan PNS Madina dibayar Januari 2011

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, akan membayarkan tunjangan kenaikan beras, tunjangan kenaikan gaji sebesar 5 persen 5 bulan, kekurangan gaji CPNS selama 2 bulan, serta dana rapel tunjangan jabatan pada Januari 2011 nanti. Demikian dikatakan kepala seksi gaji pada Dinas Keuangan dan aset daerah Pemkab Madina, Kamal Rangkuty, malam ini. Keterlambatan pembayaran segala tunjangan bagi Pegawai […]

  • Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di HUT Madina

    Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di HUT Madina

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan dilangsungkan di Taman Raja Batu, Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (9/3/2020). Kegiatan presentasi ini bagian dari berbagai agenda peringatan HUT ke21 Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Peserta presentasi antara lain : matan Gubernur Sumut, Tengku Eri Nuradi; Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara; Komjen Pol Saud Usman; […]

expand_less