Minggu, 14 Jun 2026
light_mode

Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di HUT Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
  • print Cetak

Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di Taman Raja Batu

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan dilangsungkan di Taman Raja Batu, Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (9/3/2020).

Kegiatan presentasi ini bagian dari berbagai agenda peringatan HUT ke21 Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Peserta presentasi antara lain : matan Gubernur Sumut, Tengku Eri Nuradi; Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara; Komjen Pol Saud Usman; Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution; Ketua STAIN, Torkis Lubis; Dandim 02121 TS; Kapolres Madina;  pengusaha nasional asal Madina, Aswin Parinduri; Ketua HIPMI Madina, Zainul Arifin; Wakil Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Nasution; Ketua Komisi 1 DPRD Madina, Sobir Lubis.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Ivan Iskandar Batubara dalam presentasinya mengungkapkan bahwa Kadin membagi Sumut dalam 5 bagian kawasan peta ekonomi yakni Medan Karo, Toba, Aslab, Tabagsel, Nias.

Masing masing kawasan ini berbeda peluang ekonominya.

Kawasan Pantai Barat sendiri termasuk kawasan minim investasi. Pengusaha enggan berinvestasi karena biaya tinggi, akibat faktor pintu logistik tak ada di Pantai Barat Sumut.

Belawan yang berada di Pantai Timur yang menjadi pintu ekonomi sangat jauh dari kawasan Pantai Barat penyebab high cost distribusi.

Oleh karena itulah, Kadin melihat keberadaan KEK Batahan di Madina merupakan satu solusi dari berbagai variabel mendorong pertumbuhan investasi.

KEK Batahan yang berada di Pantai Barat Sumut ini menjadi pintu ekonomi Pantai Barat Sumut di sisi laut Samudera.

Bahkan dalam catatan sejarah, era 1800-an sejumlah pelabuhan laut di sepanjang pantai barat Sumatera telah menjadi jalur distribusi barang dan perdagagan strategis untuk kawasan Eropa.

Perubahan pintu masuk di era Orde Baru ke arah Belawan di Pantai Timur menyebabkan kawasan Pantai Barat Sumut ketinggalan.

KEK Batahan akan menjadi pintu ekspor bagi kabupaten/kota yang berada di  kawasan Pantai Barat Sumut menuju daratan Timur Tengah, Afrika, Eropa dan India. Sedangkan menuju Jepang, Korea dan Cina tetap dari Selat Malaka (Pantai Timur).

Oleh karena itu, Kadin melihat bahwa kehadiran KEK Batahan bukan saja kelak akan menjadi peluang ekonomi bagi Madina saja, tetapi juga peluang ekonomi bagi sekitar 15 kabupaten/kota di kawasan Pantai Barat Sumut dan 3 daerah di Aceh serta 2 daerah di Sumbar.

Sejauh ini Kadin Sumut telah melakukan presentasi dengan berbagai perwakilan berbagai negara termasuk dengan Tanzania, India dan Belgia. Untuk Sumut presentasi telah dilakukan di berbagai daerah, dan sejauh ini Sibolga, Pakpak dan Dairi sudah menyatakan bergabung dalam KEK Batahan.

Namun, Ivan juga melihat berbagai kendala dan tantangan yang harus diperhatikan dan secara bersama dicari solusinya.

Kendala kendala itu antara lain ego sektoral kabupaten/kota.

Tantangan yang dihadapi termasuk mainset semua pihak dari rasa rendah diri yang harus dirubah ke arah memantaskan diri di posisi masyarakat maju berdaya saing yang kompetitif.

Minat orang muda pada pertanian drop juga menjadi tantangan bagi semua pihak untuk merangsangnya. Termasuk merangsang orang muda usai kuliah yang selama ini tak mau pulang kampung membangun pertanian.

Sementara itu, mantan Gubsu Tengku Ery Nuradi menyatakan perjuangan mendirikan KEK Batahan merupakan terobosan penting dan menunjukkan bahwa niat mengembangkan kawasan Pantai Barat sejauh ini sudah ada.

Dia menyatakan bahwa membangun suatu kawasan tak akan mampu maksimal jika hanya bergantung pada APBD saja karena APBD itu terbatas. Harus ada dukungan pemerintah pusat dan sokongan dunia usaha dari sisi investasi.

Dan KEK Batahan menurut Tengku Ery menjadi solusi.

Sebelumnya, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam pengantar persentasi mengungkap bahwa andalan KEK Batahan di Madina meliputi sektor industri, perkebunan dan pariwisata. Poin poinnya antara lain sawit, CPO, kopi, serai wangi, holtikultura, aspal campur karet.

Pengembangan pengembangan sektor sektor itu selama ini masih seret akibat biaya distribusi ke Pantai Timur terlalu tinggi.

Dan KEK Batahan diharapkannya menjadi solusi dan peluang penting bagi kawasan ini di masa mendatang.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Diminta Panggil Kakan Pertamanan

    DPRD Madina Diminta Panggil Kakan Pertamanan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *Terkait Sampah Menumpuk PANYABUNGAN : Terkait sampah yang menunpuk di sepangjang jalan Abri kelurahan Panyabungan II Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal, di minta kepada DPRD Madina harus panggil Kepala kantor Pertamanan, Kebersihan dan Pemadam Kebakaran. Hal ini Sampah di sepanjang Jalan Abri Kelurahan Panyabungan II, tumpukan sampah di sepanjang jalan Abri tersebut lebih disebabkan […]

  • Kisah Merapi, Mbah Maridjan, Tutur & Wawan Letusan Merapi bukan sekedar meluluhlantakkan sejumlah kampung di lereng gunung.

    Kisah Merapi, Mbah Maridjan, Tutur & Wawan Letusan Merapi bukan sekedar meluluhlantakkan sejumlah kampung di lereng gunung.

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kinahrejo terlihat lunglai. Desa yang biasanya begitu hijau kini telah layu. Rumah-rumah porak poranda, pohon-tanaman bertumbangan, hewan ternak teronggok tak bernyawa. Sejauh mata memandang, seluruh desa itu bersepuh debu vulkanik. Bangunan masjid terlihat masih berdiri. Di dekatnya, bangunan rumah telah hancur. Di antara puing-puing kayu bangunan itu, sesosok tubuh berhasil ditemukan rombongan tim SAR. Tubuh […]

  • DPKAD Palas Sosialisasi Dana Hibah dan Bansos

    DPKAD Palas Sosialisasi Dana Hibah dan Bansos

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas – Dinas Pendapatan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) Kabupaten Padang Lawas (Palas), menggelar sosialisasi dana hibah dan Bantuan Sosial (Bansos), diikuti 120 peserta dari kalangan Ormas, OKP, LSM dan Unsur SKPD se-Palas, berlangsung di Aula Hotel Barumun Sibuhuan, Senin (15/12). Kepala DPKAD Palas Budi Hutari Siregar MAp menyampaikan, kegiatan ini merujuk Permendagri nomor : […]

  • Sengketa Lahan Warga Suka Makmur-PT Alam Dahlan: Masyarakat dan Perusahaan Harus Jujur

    Sengketa Lahan Warga Suka Makmur-PT Alam Dahlan: Masyarakat dan Perusahaan Harus Jujur

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menegaskan, untuk menyelesaikan persoalan/sengketa lahan antara masyarakat Desa Suka Makmur, Kecamatan Muara Batang Gadis dengan PT Anugerah Langkat Makmur (Alam), maka kedua belah pihak harus mempunyai itikad yang baik, serta harus jujur. “Saya tidak ingin persoalan ini terus berlarut–larut, sehingga pada waktu kemarin, saat mengantar masyarakat […]

  • ARTI PENTING WORKSHOP PEMBUATAN SPJ DESA

    ARTI PENTING WORKSHOP PEMBUATAN SPJ DESA

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay, ST*   PENDAHULUAN Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Desa merupakan dokumen resmi yang berfungsi sebagai bukti pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran yang dikelola oleh Pemerintah Desa. SPJ tidak hanya menjadi kewajiban administratif tetapi juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Mengingat pentingnya hal ini, Workshop pembuatan SPJ desa […]

  • Golkar Dukung Hak-hak Warga Batahan

    Golkar Dukung Hak-hak Warga Batahan

    • calendar_month Sabtu, 5 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Rekomendasi Pansus Palmaris PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Golkar Plus DPRD Mandailing Natal (Madina) menyatakan bahwa sikap tidak memberikan suara pada opsi pencabutan izin PT.Palmaris Raya, bukan berarti fraksi ini tidak memihak kepada rakyat Batahan. “Kami justru sangat mendukung terhadap semua keputusan yang memihak pada kepentingan dan hak-hak warga Batahan,” kata Ketua Fraksi Golkar, […]

expand_less