Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

4 Oknum LSM Memeras Sekolah Jutaan Rupiah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
  • print Cetak


PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Empat oknum LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) yang ditangkap polisi karena selalu memeras para kepala sekolah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Lalu, bagaimana cara dan pola yang mereka mainkan sehingga para kepal sekolah harus menyerahkan uang kepada mereka? Dan dikabarkan sudah banyak sekolah yang menjadi korban pemerasan mereka.

Berdasar hasil pemeriksaan Polres Madina, ke empat tersangka ini dalam melancarkan aksinya di lapangan berpura-pura memeriksa laporan penggunaan dan Biaya Operasional Sekolah (BOS) di sekolah tersebut.

Keempat tersangka pemerasan itu berinisial ARN, AB. BER, dan SBH. Keempat tersangka pemerasan itu berinisial ARN, AB. BER, dan SBH. Aksi terakhir di SDN Taluk Balai Kecamatan Natal pada hari Kamis (22/8/2013).

“Saat aksi pemeriksaan laporan itu, tersangka ARN emosi dan membentak-bentak menanyakan penggunaan dana BOS terhadap Makmun Nasution (kepala sekolah) yang ketika itu bersama dua orang stafnya yaitu Murni dan Yahdil,” ungkap Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Arfin Fachreza SH SIk kepada sejumlah wartawan, Senin (26/8/2013) di ruang kerjanya.

ARN pun mengancam akan melaporkan temuan tersebut ke Polsek maupun ke Polres. Setelah ARN membentak-bentak Makmun, tersangka AB memanggil Makmun dan mengatakan “Pak Arne (ARN) itu sudah marah-marah, nanti panjang prosesnya, berdamai sajalah,” ungkap Arfin meniru ucapan AB.

Makmun bertanya kepada AB, “Berdamai bagaimana pak”. Lalu AB menjawab “mintalah uang jalan kami dan uang biaya menulis laporan ke Jakarta”. Kemudian Makmun menjawab “berapa Pak”. AB kembali menjawab bahwa dia tidak bisa menentukan angka. Lalu tersangka BER mendatangi Makmun dan AB langsung menyuruh Makmun agar menyiapkan uang Rp 3,5 juta.

Makmun mengaku tidak mampu menyanggupi permintaan tersangka dan hanya sanggup Rp 500 ribu.

Kemudian tersangka ARN gantian menanyai Makmun. Dengan suara tinggi ARN membentak Makmun bahwa jika tidak sanggup memberikan bantuan Rp 1,2 juta maka akan dilaporkan ke Polsek.

Karena ketakutan Makmun mengabulkan permintaan tersangka, namun dia bilang untuk saat itu dibayarkan Rp 500 ribu, sisanya akan diantar Mess Pemprovsu di Natal lokasi penginapan para tersangka.

Hari itu juga, saat empat tersangka berada di mess, Makmun mengantarkan uang sisanya sebanyak Rp 500 ribu, setelah diserahkan saat itu juga Kapolsek Natal AKP Z Nasution bersama anggota melakukan penyergapan dan menangkap empat tersangka.

Polsek Natal menyerahkan empat tersangka ke Polres Madina, dan saat ini sudah dalam proses. Keempat tersangka diancam dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun karena telah melanggar undang-undang KUHP pasal 368.

Peliput: Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komnas HAM: Polri teror wartawan di Bima

    Komnas HAM: Polri teror wartawan di Bima

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    strong>JAKARTA – Kepala Kepolisian RI Jenderal Timur Pradopo diminta untuk menghimbau anggota-anggotanya di Bima, Nusa Tenggara Barat untuk segera menghentikan intimidasi terhadap sejumlah pekerja jurnalistik. Hal itu diungkapkan anggota Komisi III DPR Ahmad Yani menanggapi pernyataan Ketua Komnas HAM terkait adanya teror terhadap sejumlah wartawan di Bima. “Berdasarkan informasi ini, kita meminta kepada Kapolri untuk […]

  • Hipnotis marak di Madina

    Hipnotis marak di Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Masyarakat Mandailing Natal diminta untuk lebih berhati-hati, apalagi jangan membawa uang berlebihan serta barang berharga lainnya ke pasar tradional, sebab belakangan ini aksi penipuan bermodus hipnotis mulai marak di Madina. Menurut data yang dihimpun, dari Polsek Kotanopan dan Polres Madina dalam seminggu ini sudah dua kali terjadi penipuan bermodus hipnotis. Pertama terjadi di […]

  • Sungai Meluap Terjang Sawah, Jembatan, Rumah

    Sungai Meluap Terjang Sawah, Jembatan, Rumah

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MANDAILING NATAL (Mandailing Online) – Sejumlah sungai meluap di Kabupaten Mandailing Natal pada Sabtu, 3 Nopember 2012 akibat curah hujan cukup ekstrim yang turun secara terus menerus sejak siang hingga malam. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Mandailing Natal, Rizfan Juliardy Hutasuhut, ST kepada wartawan mengungkapkan, sawah dan kebun penduduk di sejumlah kawasan dilanda banjir, […]

  • Kepala Desa Gunungtua Jae Resmi Diberhentikan

    Kepala Desa Gunungtua Jae Resmi Diberhentikan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mardansyah Rangkuti resmi diberhentikan dari jabatan kepala desa Gunungtua Jae, Panyabungan. Pemberhentian Mardan itu sekaligus pengangkatan Ikhsan, S.Pd sebagai Pejabat Kepala Desa. Serah terima jabatan berlangsung di Kantor Camat Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Minggu (14/6/2020) disaksikan Camat Panyabungan, Idris Batubara serta Danramil 13, AK Harahap dan Kapolsek Panyabungan, Andi Gustawi Lubis. Pemberhentian […]

  • IPM Muhammadiyah Siabu dan NNB Desa Hutapuli Bantu Korban Ulupungkut

    IPM Muhammadiyah Siabu dan NNB Desa Hutapuli Bantu Korban Ulupungkut

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Laporan : JAKFAR NASUTION – Siabu Dari Abi Hurairah Rahdiallohuanhu, Nabi shallahu alaihi wassalam bersabda “Siapa siapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari Qiamat. Siapa-siapa memudahkan urusan orang yang kesulitan (dalam masalah hutang) maka Azza Wajalla memudahkan baginya dari kesulitan di dunia […]

  • Sentra Ikan Mas di Panyabungan, Animo dan Kendala (Bagian 1)

    Sentra Ikan Mas di Panyabungan, Animo dan Kendala (Bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Desa-desa kawasan Panyabungan bagian barat, yang diharapkan menjadi sentra ikan mas, situasinya belum bisa menjadi sentra. Akibatnya, walau potensi lahan begitu sangat luas, namun Mandailing Natal harus pasrah menggantungkan diri pada pasokan ikan dari Rao, Pasaman, Sumatera Barat. Desa-desa itu meliputi Panyabungan Jae, Adian Jior, Pagaran Tonga, Gunung Manaon, Saba Jambu, Manyabar Jae, Manyabar Julu, […]

expand_less