Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
  • print Cetak

Masyarakat Indonesia lebih memilih berobat ke luar negeri. Fenomena ini akan sangat mempengaruhi pendapatan devisa negara.

Menurut Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, berdasarkan data National Health Care Group International Business Dev Unit (NHG-IBDU) Singapura, tercatat 50 persen pasien internasional yang berobat di Singapura adalah warga Indonesia. Sementara, orang Indonesia yang berobat ke Malaysia tercatat 12.000 orang per tahunnya.

“Fenomena masyarakat yang lebih memilih untuk berobat ke luar negeri dibandingkan menggunakan layanan kesehatan dalam negeri menjadi sebuah tantangan besar,” kata Endang saat membuka Seminar dan kongres Nasional VII Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia (PORMIKI) di Kota Pontianak, Rabu 15 Februari 2012.

Karena itu, menurutnya, peningkatan kualitas rumah sakit dalam negeri harus segera dilakukan. Kemampuan sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta pelayanan terhadap pasien menjadi tantangan untuk segera ditingkatkan sesuai standar internasional.

“Banyakanya kunjungan berobat ke luar negeri itu tentu akan mengurangi devisa negera yang seharusnya dapat dihindari jika pelayanan kesehatan di Indonesia mampu memenuhi harapan masyarakatnya,” tuturnya.

Dia berharap, rumah sakit di dalam negeri mampu mempersiapkan diri dengan mematangkan komitmen seluruh SDM-nya. Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya terkait standar akreditasi internasional, melakukan self assessment dan mengidentifikasi kekurangan.

Selain itu, kata Menkes, pengimplementasian standar akreditasi yang telah dilakukan pada rumah sakit yang juga meliputi bidang rekam medis merupakan hal paling penting dan termasuk salah satu dari 8 bidang utama dalam unsur penilaian standar akreditasi Joint Commission International (JCI)

Saat ini, kata Endang, kementeriannya sedang mengembangkan informasi kesehatan berbasis e-Health di Indonesia. Dia berharap, profesi perekam Medis dan Informasi Kesehatan (MIK) menjadi mitra pemerintah bersama organisai profesi serta masyarakat termasuk swasta ikut mengembangkan pelayanan MIK di sarana pelayanan.
• VIVAnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Tes Honorer K2 Batal Diserahkan ke Daerah

    Hasil Tes Honorer K2 Batal Diserahkan ke Daerah

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penyerahan hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS dari honorer kategori dua (K2) kepada seluruh kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi, batal dilakukan kemarin. Pasalnya, hasil rapat jajaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) dengan seluruh kepala BKD provinsi dan seluruh sekdaprov, menyepakati pengumuman kelulusan honorer K2 yang dijadwalkan 5 Februari 2014, […]

  • Dahlan Iskan Ingin Direksi PLN Rasakan Derita Warga Sumut

    Dahlan Iskan Ingin Direksi PLN Rasakan Derita Warga Sumut

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TANGERANG – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan punya trik tersendiri agar direksi PLN di Jakarta mau menetap di Medan, Sumatera Utara. Mantan bos PLN ini mengaku sempat mengancam para direksi. “Kalau direksi enggak ada yang mau tinggal di Medan. Saya yang akan tinggal di Medan,” kisah Dahlan usai mengelar Rapim BUMN di […]

  • Majalah Charlie Hebdo Kembali Bikin Heboh, Bukti Demokrasi  Barat Itu Bobrok!

    Majalah Charlie Hebdo Kembali Bikin Heboh, Bukti Demokrasi Barat Itu Bobrok!

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Pencetakan ulang kartun Nabi Muhammad oleh majalah Prancis, Charlie Hebdo, menuai kecaman dari puluhan ribu orang di seluruh Pakistan. Dalam aksi protes, Jumat (4/9/2020), warga Pakistan menyerukan boikot produk dari Prancis. Aksi protes itu digagas oleh partai islam garis keras Pakistan, Tehreek-e-Laibak Pakistan (TLP). Selain di […]

  • Ada AktifitasTambang Emas Ilegal di Tombang Kaluang Diduga di Back Up Oknum Aparat

    Ada AktifitasTambang Emas Ilegal di Tombang Kaluang Diduga di Back Up Oknum Aparat

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal -Mandailing Online : kawasan hutan di Kecamatan Batang Natal tepatnya di desa tombang kaluang tetap menjadi lahan subur bagi pelaku tambang emas ilegal di Madina. Aktifitas tambang dengan menggunakan alat berat jenis excavator dilokasi pun tak tersentuh hukum. Pengakuan warga, lokasi tambang memang dipayungi oknum aparat penegak hukum. Aktivitas tambang di kawasan hutan desa tombang […]

  • KPU di Tiga Daerah Merasa “Serba Salah”

    KPU di Tiga Daerah Merasa “Serba Salah”

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Komisi Pemilihan Umum di tiga daerah di Sumatera Utara, yakni Kota Tanjung Balai, Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Mandailing Natal merasa “serba salah” dalam menyelengarakan proses pilkada ulang sebagaimana ditetapkan Mahkamah Konstitusi. Di satu sisi, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Irham Buana Nasution dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI di […]

  • 7 Tersangka Penambang Ilegal di Kotanopan Dituntut Pasal UU Minerba

    7 Tersangka Penambang Ilegal di Kotanopan Dituntut Pasal UU Minerba

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) menerima pelimpahan tahap II kasus Penambangan Tanpa Izin (PETI) Kecamatan Kotanopan. Pelimpahan ini diterima oleh Kepala Seksi Pidana Umum, Sintong Purba, Kamis (25/07/2024) sore dari Penyidik Reskrim Polres Madina. Sintong menyebut 7 tersangka dituntut dengan tuntutan primer Pasal 158 Undang-undang Nomor 3 tahun 2020 […]

expand_less