Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Jalan ke Candi Bahal Portibi Rusak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Feb 2012
  • print Cetak

PALUTA- Infrstruktur jalan menuju objek wisata Candi Bahal di Desa Bahal, Kecamatan Portibi, Paluta sepanjangan lebih dari 2 km dikeluhkan warga karena rusak. Akibatnya, objek wisata peninggalan sejarah ini tidak diminati pengunjung maupun warga.

Selain jalan, di kawasan wisata tersebut minim akan penerangan jalan yang mengakibatkan, keberadaan jalan di malam hari sangat gelap dan sangat berbahaya bagi pengendara yang melintas.
Salah seorang warga Desa Bahal, Herman Harahap (29) mengatakan, kerusakan jalan memang sudah dikeluhkan warga sejak tiga tahun terakhir. Pasalnya, jumlah pengunjung ke Candi semakin lama semakin sedikit.
“Sebenarnya objek wisata Candi Bahal sangat indah. Namun karena kondisi jalan yang tidak mendukung, membuat wisatawan enggan untuk kembali lagi ke candi ini,” ujarnya.
Herman menuturkan, sektor wisata di wilayah Bahal Kecamatan Portibi selama ini telah dianggap sebagai pembuka akses jalan terhadap sektor lainnya agar sama-sama berkembang. Sehingga daerah ini bisa dikenali hingga ke luar daerah.
“Kita heran, kenapa jalan menuju candi ini tidak diperbaiki, sehingga berpengaruh terhadap para pengunjung untuk berwisata ke Candi ini. Juga sangat berpengaruh kepada pendapatan asli daerah (PAD),” terangnya.
Salah seorang pengunjung Candi Bahal, Agustina Siregar (25), kepada METRO, Minggu (26/1) juga mengeluhkan infrstruktur jalan yang berlubang menuju objek wisata Candi Bahal ini. Selain itu, lanjutnya, fasilitas di kawasan wisata itu juga minim, seperti penginapan, pusat informasi, sanitasi serta fasilitas pendukung lainnya.
“Jalan menuju Lokasi wisata Candi sudah banyak sekali yang berlubang dan rusak. Selain itu, minim lampu penerangan jalan, sehingga jalur tersebut rawan kecelakaan,” ungkapnya.
Keduanya berharap, Pemkab Paluta bisa memperbaiki sarana dan prasarana jalan menuju lokasi wisata tersebut. Mengingat selama ini, Candi Bahal ini dikenal sebagai penyumbang PAD dari objek wisata setiap musim lebaran.
Pantauan METRO akses jalan menuju objek wisata ini sangat memprihatinkan. Berjarak 10 km dari ibukota kecamatan Portibi, badan jalan terlihat hancur bahkan dibeberapa tempat terlihat lubang besar menganga sehingga menyulitkan pengendara untuk lewat. Disisi kiri dan kanan badan jalan, juga minim penerangan, sehingga apabila malam hari, jalan menuju Candi Bahal, baik Candi Bahal I hingga Candi Bahal III menjadi gelap gulita. (thg/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MERANTAU KE TANAH DELI

    MERANTAU KE TANAH DELI

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Basyral Hamidi Harahap   Perjalanan Tuanku Tambusai yang berperang melawan Belanda melintasi pegunungan Bukit Barisan (Mandailing Godang, Angkola, Padang Lawas dan Kota Pinang) kemudian dipandang bagian penting dalam sejarah migrasi orang Mandailing. Jalur perjalanan itu kemudian dipakai para perantau sebagai jalur pertama ke Sumatera Timur. Gelombang kedua migrasi orang Mandailing dalam jumlah besar […]

  • Saipullah-Atika akan Jabarkan Program-program Konkret di Acara Debat Kandidat

    Saipullah-Atika akan Jabarkan Program-program Konkret di Acara Debat Kandidat

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution telah bersiap mengikuti debat publik kandidat Pilkada Madina yang rencananya diadakan di Hotel Sapadia, Gunungtua, Padanglawas Utara (Peluta), Sumatera Utara pada 14 November 2024. Kesiapan mengikuti debat itu disampaikan oleh calon bupati Madina […]

  • KKSU Arab Saudi Salah Alamat

    KKSU Arab Saudi Salah Alamat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penasehat Kerukunan Keluarga Sumatera Utara (KKSU) di Saudi Arabia, Salman Ahmad Nasution salah alamat dalam meresfon sikap politik alumni Timur Tengah di Madina. “KKSU itu hanya kerukunan keluarga orang orang Sumatera Utara di Arab Saudi, skop gerakannya di Saudi Arabia. Sehingga KKSU salah alamat ketika menyanggah pernyataan dukungan orang orang […]

  • PUSAT STUDI KEBENCANAAN (bagian 2-selesai)

    PUSAT STUDI KEBENCANAAN (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution   PENELITIAN KEBENCANAAN Penelitian dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana merupakan perwujudan dari pemanfaatan ilmu pengetahuan dan juga tekhnologi yang merupakan salah satu azas dalam penanggulangan bencana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007. Maka tentu saja penanganan ataupun penanggulangan bencana yang baik, efektif dan efesien harus berdasarkan kepada hasil penelitian atau pengkajian […]

  • Arfan Harapan Diangkat Jadi Kadis PU

    Arfan Harapan Diangkat Jadi Kadis PU

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ir.Arfan Harapan Siregar diangkat menjadi Plt Kepala Dinas PU Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengantikan Khairul Anwar yang saat ini ditahan KPK. Wakil Bupati, Dahlan Hasan Nasution, Senin (19/8) di kantor Dinas PU Madina berharap kepada Arfan agar mampu melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan di instansi itu yang selama ini penuh dengan kekacauan tender […]

  • OKI Madina kutuk bom bunuh diri di Cirebon

    OKI Madina kutuk bom bunuh diri di Cirebon

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Mantan Presidium Organisasi Kepemudaan (OKI) Madina Saparuddin Haji alias Akong mengutuk keras pelaku bom bunuh diri di Masjid Mapolres Cirebon, Jawa Barat saat berlangsungya shalat Jumat. Hal itu disampaikannya, Jumat (15/4) di Panyabungan. Katanya, pemboman masjid merupakan bentuk lain ancaman terhadap ummat Islam di Indonesia. Ia meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengerahkan seluruh […]

expand_less