Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Pengolahan Kakao Bagian 1

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

Pemeraman Buah KakaoBiji Kakao merupakan salah satu komoditi yang mempunyai peluang besar untuk dikembangkan di Indonesia. Produksi biji kakao secara signifikan terus meningkat, namun mutu yang dihasilkan sangat rendah dan beragam, antara lain disebabkan karena belum difermentasi, belum cukup kering, ukuran biji tidak seragam, kadar kulit tinggi, keasaman tinggi,cita rasa sangat beragam dan tidak konsisten.
Hal tersebut tercermin dari harga biji kakao Indonesia yang relatif rendah dan dikenakan potongan harga bila dibandingkan dengan produk yang sama dari negara lain. Namun disisi lain kakao Indonesia juga mempunyai keunggulan yaitu mengandung lemak coklat dan dapat menghasilkan bubuk kakao dengan mutu yang baik.
Beberapa faktor penyebab mutu kakao beragam yang dihasilkan adalah minimnya sarana pengolahan, lemahnya pengawasan mutu serta penerapan teknologi pada seluruh tahapan proses pengolahan biji kakao rakyat yang tidak berorientasi pada mutu.
Kriteria mutu biji kakao yang meliputi aspek fisik, cita rasa dan kebersihan serta aspek keseragaman dan konsistensi sangat ditentukan oleh perlakuan pada setiap tahapan proses produksinya. Tahapan proses pengolahan dan spesifikasi alat dan mesin yang digunakan yang menjamin kepastian mutu.
Selain itu pengawasan dan pemantauan setiap tahapan harus dilakukan secara rutin agar tidak terjadi penyimpangan mutu, karena hal demikian sangat diperhatikan oleh konsumen, dsebabkan karena biji kakao merupakan bahan makanan dan minuman. Proses pengolahan buah kakao menentukan mutu produk akhir kakao, karena dalam proses ini terjadi pembentukan calon citarasa khas kakao dan pengurangan citarasa yang tidak dikehendaki, misalnya rasa pahit dan sepat.

Pemeraman Buah
•Pemeraman buah bertujuan, memperoleh keseragaman kematangan buah serta memudahkan pengeluaran biji dari buah kakao.
•Buah dimasukkan kedalam keranjang rotan atau sejenisnya disimpan ditempat yang bersih dengan alas daun-daunan dan permukaan tumpukan ditutup dengan daun-daunan.
•Pemeraman dilakukan ditempat yang teduh, serta lamanya sekitar 5-7 hari (maksimum 7 hari).

Pemecahan Buah
• Pemecahan atau pembelahan buah kakao dimaksudkan untuk mendapatkan biji kakao, pemecahan buah kakao harus dilakukan secara hati-hati, agar tidak melukai atau merusak biji kakao.
• Pemecahan buah kakao dapat menggunakan pemukul kayu atau memukulkan buah satu dengan buah lainnya, harus dihindari kontak langsung biji kakao dengan benda-benda logam, karena dapat meyebabkan warna biji kakao menjadi kelabu.
• Biji kakao dikeluarkan lalu dimasukkan dalam ember plastik atau wadah lain yang bersih, sedang empulur yang melekat pada biji dibuang.

Fermentasi
Fermentasi dimaksudkan untuk memudahkan melepas zat lendir dari permukaan kulit biji dan menghasilkan biji dengan aroma yang baik, selain itu menghasilkan biji yang tahan terhadap hama dan jamur, selama penyimpanan dan menghasilkan biji dengan warna yang cerah dan bersih.
•Wadah/alat fermentasi yang dibutuhkan yaitu : kotak fermentasi terbuat dari lembaran papan atau berupa:
•Keranjang bambu
•Daun pisang
•Karung goni
Ada beberapa cara fermentasi biji kakao yaitu :
Fermentasi dengan kotak/peti fermentasi:
•Biji kakao dimasukkan dalam kotak terbuat dari lembaran papan yang berukuran panjang 60 cm dengan tinggi 40 cm (kotak dapat menampung ± 100 kg biji kakao basah) setelah itu kotak ditutup dengan karung goni/daun pisang.
•Pada hari ke 3 (setelah 48 jam) dilakukan pembalikan agar fermentasi biji merata.
•Pada hari ke 6 biji-biji kakao dikeluarkan dari kotak fermentasi dan siap untuk dijemur.
Peti Fermentasi Kakao
Penulis: Win Fadli Nurisfa S.Pt.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMPATI Salur Bantuan di Panyabungan Timur

    IMPATI Salur Bantuan di Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  TIMUR (Mandailing Online) – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Panyabungan Timur (IMPATI) Ahmad Husein menyalur bantuan bahan pokok ke beberapa warga yang membutuhkan, Rabu (30/12/2020). Dalam penyaluran bantuan itu turut serta beberapa pengurus IMPATI  lainnya. Bantuan yang disalurkan merupakan hasil sumbangan masyarakat di acara Tablig Akbar dan Do’a Bersama yang diselenggarakan hari Minggu lalu. “Bantuan […]

  • Perjuangkan Penciutan Lahan Sorikmas Mining

    Perjuangkan Penciutan Lahan Sorikmas Mining

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Muspida dan Rakyat Naga Juang Sepakat Mengajukan ke Jakarta PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pertemuan warga Naga Juang dengan muspida Mandailing Natal (Madina), Kamis (4/4/2013) menghasilkan kesepakatan bahwa muspida bersama warga akan memperjungkan penciutan luas wilayah kontrak karya PT.Sorikmas Mining, terutama kawasan bukit Sambung. Demikian dinyatakan salah satu perwakilan warga Naga Juang, Oslan Simangunsong menjawab wartawan […]

  • 35 Imigran Gelap Asal Srilanka Terdampar di Mandailing Natal

    35 Imigran Gelap Asal Srilanka Terdampar di Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 19 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA, (MO)- Akibat mengalami kerusakan kapal di tengah laut, 35 orang imigran gelap asal Srilanka tujuan Australia terdampar di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Para imigran tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan tradisional di Kecamatan Natal. Ketika itu kapal motor mereka tengah terombang-ambing di Laut Selat India. Para nelayan tradisional berusaha menolong dengan menarik kapal […]

  • Tiap malam geng motor harus diberantas

    Tiap malam geng motor harus diberantas

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Maraknya aksi geng motor atau geng kereta yang belakangan ini meresahkan masyarakat harus segera diantisipasi dan disikapi secara kolektif. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Medan telah bersikap melakukan kebijakan bersama untuk mengatasi geng kereta. Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan penekanan terhadap peran guru di sekolah, untuk mengawasi berkembangnya kelompok-kelompok tersebut. “Setiap […]

  • Banjir Landa Ranto Baek

    Banjir Landa Ranto Baek

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Bencana banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (29/11/2010) sekira pukul 17.00 WIB. Bencana banjir terjadi di 120 km dari Kota Panyabungan, Ibukota Kabupaten Madina. Banjir di Ranto Baek terjadi akibat meluapnya Sungai Simpang Talap, setelah wilayah tersebut diguyur hujan disertai angin kencang sejak pukul 12.00 WIB. Dari keterangan […]

  • Parah ! Anggaran Obat di RSUD Husni Thamrin Natal Kalah Dibanding Urus Izin

    Parah ! Anggaran Obat di RSUD Husni Thamrin Natal Kalah Dibanding Urus Izin

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL || Mandailing Online – RSUD dr. Husni Thamrin, Natal hanya anggarkan Rp218.053.600 untuk belanja obat-obatan di tahun 2026. Nilainya jomplang dibanding anggaran Belanja Pembayaran Pajak, Bea, dan Perizinan yang tembus Rp253.200.000. Data yang didapat mencatat dua paket obat RSUD Natal dengan pagu anggaran  Rp119.460.000 dan Rp98.593.600. Total Rp218 juta untuk furosemid injeksi, epinefrin, ringer […]

expand_less