Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Parah ! Anggaran Obat di RSUD Husni Thamrin Natal Kalah Dibanding Urus Izin

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

RSUD dr Husni Thamrin di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( ist )

NATAL || Mandailing Online – RSUD dr. Husni Thamrin, Natal hanya anggarkan Rp218.053.600 untuk belanja obat-obatan di tahun 2026. Nilainya jomplang dibanding anggaran Belanja Pembayaran Pajak, Bea, dan Perizinan yang tembus Rp253.200.000.

Data yang didapat mencatat dua paket obat RSUD Natal dengan pagu anggaran  Rp119.460.000 dan Rp98.593.600. Total Rp218 juta untuk furosemid injeksi, epinefrin, ringer laktat, diazepam, amoksisilin, hingga masker O2 dan kassa.

Ironisnya, anggaran urus izin alat kesehatan justru lebih besar Rp35,1 juta. Rinciannya: izin operasional radiologi  Rp120 juta, izin penyimpanan limbah Rp99,9 juta, dan izin pemanfaatan air permukaan Rp33,3 juta. Dengan total keseluruhan Rp.253.200.000.

Fakta di lapangan warga Natal kerap keluhkan stok obat RSUD kosong bahkan pelayanan yang tidak maksimal.

” kenapa tidak mau pisah dari Kabupaten Mandailing Natal, Pemerintah anggarkan banyak uang untuk terus perbaharui RSU Husni Thamrin tiap tahun, namum untuk pengadaan obat saja anggaran kecil,” kata warga

Tokoh Masyarakat Pantai Barat Ali Napiah menilai postur APBD RSUD Natal “kebalik”. Rumah sakit itu butuh obat, bukan kertas izin yang digantung di dinding.

“Rumah sakit tugasnya nyembuhin orang. Obat cuma Rp218 juta setahun, izin Rp253 juta. Ini logika anggaran yang salah. Pasien butuh obat, bukan surat izin digantung di dinding,” kata Ali Napiah yang juga mantan anggota DPRD Madina.

Ia menambahkan bahwa RSUD dr. Husni Thamrin Natal ini pelayanan nya sama seperti Puskesmas yang ada dipantai barat. Bila kita bandingkan pulak dengan Puskesmas yang ada di Panyabungan maka kwalitas pelayanannya dibawah Puskesmas yang ada di panyabungan

” Lebih cocoknya RSUD dr. Husni Thamrin ini fungsinya hanya untuk memberikan rujukan bila ada pasien yang sakit untuk berobat ke RSUD Panyabungan atau RSU yang ada di Kabupaten Pasaman Barat,” kata Ali menutup komentarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, dr. Isa Ansori Nasution Kepala RSUD dr.Husni Thamrin terkait kecilnya Anggaran pembelian obat dibanding pengurusan izin belum berhasil dikonfirmasi (*)

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sobir Lubis Reses di Manyabar

    Sobir Lubis Reses di Manyabar

    • calendar_month Senin, 23 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina dari Partai Golkar, Sobir Lubis,SH melakukan reses di Desa Manyabar, Panyabungan, Senin (23/12/2019). Ini merupakan reses pertama Sobir Lubis dan semua anggota DPRD Madina hasil Pemilu 2019. Manyabar merupakan salah satu basis suara Sobir Lubis pada Pemilu lalu disamping desa-desa lain di Kecamatan Panyabungan, Panyabungan Timur […]

  • Peserta Apel Gabungan Terus Berkurang

    Peserta Apel Gabungan Terus Berkurang

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peserta apel gabungan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) pada setiap Senin pagi di halaman Masjid Agung Nur Alan Nur terus berkurang. Berkurangnya jumlah peserta apel ini menjadi salah satu sorotan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution saat memimpin apel pagi tadi, Senin (24/1). “Saya melihat barisan mulai renggang, […]

  • Dinkes Madina Tugaskan 55 Calon ASN di 26 Puskesmas

    Dinkes Madina Tugaskan 55 Calon ASN di 26 Puskesmas

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 55 orang calon ASN diberangkatkan untuk bertugas di 26 puskesmas di Mandailing Natal (Madina). Pelepasan dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Madina, Syarifuddin Nasution di halaman kantor Dinas Kesehatan Madina, Jum’at (24/6/2022). Dari 55 calon ASN itu, sebanyak 12 orang merupakan PPPK dan 43 orang CPNS. Mereka ditugaskan di puskesmas setelah sebelumnya […]

  • Mau Jadi Honorer, Rp30 Juta Lenyap

    Mau Jadi Honorer, Rp30 Juta Lenyap

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR-Raja Umbang Saragih (46), warga Jalan Singosari, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Barat, ditipu sebesar Rp 30 juta Rudi Turnip (35), warga Jalan Rindam, Siantar Barat, tahun 2010 lalu. Raja Umbang memberikan uang tersebut kepada Rudi sebagai pelicin agar adiknya dimasukkan jadi tenaga honorer di Pemkab Simalungun. Tapi setahun berlalu, adik korban tak kunjung dipekerjakan sebagai […]

  • Disodomi Sejak Umur 3 Tahun

    Disodomi Sejak Umur 3 Tahun

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Seorang anak didampingi paman dan kakeknya mendatangi Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumatera Utara di Medan, Selasa (04/01/2011). Kedatangan mereka untuk mengadukan perlakuan pelecehan seksual atau sodomi yang dilakukan Martin Harun Munthe (39) warga Pasar V Mawar XII, Padang Bulan Medan, yang tak lain adalah ayah dari JJ (nama samaran) Kedatangan M […]

  • Kadis Perikanan Madina Jarang Ngantor

    Kadis Perikanan Madina Jarang Ngantor

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA : Mandailing Online – Akhir akhir ini Kepala Dinas Perikanan Madina menjadi sorotan karena jarang ngantor. Sebelumnya, terbit pemberitaan Mandailing Online terkait Balai Benih Ikan (BBI) yang tak terurus dan suplay ikan ke Madina dari Rao Sumbar. Hal itu membuktikan kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Madina ompong. Sebab, tak ada sentuhan yang signifikan untuk […]

expand_less