Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Dana razia dompeng tak jelas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Dana razia dompeng (alat penambang liar) di Madina Tahun 2010 untuk triwulan II di Kantor Satuan Polisi Pamong Paraja Kabupaten Mandailing Natal (Pol-PP Madina) sebesar Rp40 juta diduga “kabur” atau tidak jelas penyalurannya terhadap anggota.

Akibatnya, sejumlah anggota Satpol PP Madina yang tidak mau disebutkan identitasnya merasa dipermainkan dan dirugikan. Padahal mereka sudah susah payah melakukan razia atau penertiban para penambang liar di wilayah Kecamatan Kotanopan dan Desa Botung.

Pelaksana Kakan Satpol PP Madina Nurkholis ketika dikonfirmasi malam ini, membenarkan anggaran untuk razia dompeng tahun 2010 sebesar Rp40 juta memang ada dan anggota Satpol PP pun belum mendapatkan haknya.

Dijelaskannya, anggaran itu biaya razia/operasional untuk 40-50 anggota Satpol PP bersama pihak muspika. Dana itu sebenarnya telah dicairkan keuangan dengan sistem panjar saat masih dijabat pejabat lama yang kini sudah ditahan pihak Kejaksaan Panyabungan.

“Saat itu sistemnya panjar, setelah SPJ siap barulah uang itu dicairkan dan sifatnya hanya sebagai uang pengganti (UP). Intinya, anggaran razia dompeng telah cair sebelum saya menjabat pelaksana di Kantor Satpol PP Madina,” ucap Kholis.

Katanya, semua hak anggota yang saat ini belum mereka terima akan diganti dan diupayakan pembayarannya dengan sistem silang dengan harapan kinerja dan disiplin personil Satpol PP tetap baik sesuai harapan pemerintah.

Ia juga menjelaskan, kas keuangan di Kantor Satpol PP Madina kosong di triwulan II bulan Juli 2010 lalu. Karena itu ia sedang berupaya semaksimal mungkin mencari solusi alternatrif terbaik sehingga program kerja Satpol PP dapat berjalan dan semaksimal mungkin.

Editor: SASTROY BANGUN
sumber:waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MA : Hutan Lundung Tak Boleh Lagi Dijadikan Kebun Sawit

    MA : Hutan Lundung Tak Boleh Lagi Dijadikan Kebun Sawit

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) memerintahkan pemerintah mencabut aturan yang membolehkan hutan lindung diubah menjadi perkebunan. Itu putusan MA yang mengabulkan permohonan judicial review yang diajukan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 104 Tahun 2015. Putusan MA sebagaimana dikutip dari website MA, Selasa (31/12/2019). PP yang dimaksud adalah […]

  • Lamban Layanan, BRI Kotanopan Akan Evaluasi Teller

    Lamban Layanan, BRI Kotanopan Akan Evaluasi Teller

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Terkait kekecewanya para nasabah  Bank BRI Unit Kotanopan akibat kelambanan pelayanan di bank ini, pihak BRI akan melaksanakan evaluasi dan tak tertutup kemungkinan akan melakukan penambahan teller. Itu dikatakan Kepala BRI Unit Kotanopan, Teguh Himawa kepada wartawan, Rabu (12/8) lalu di Kotanopan.  “Bukan itu saja, kita juga akan mengevaluasi seringnya […]

  • Perantau Asal Panyabungan Keluhkan Galundung

    Perantau Asal Panyabungan Keluhkan Galundung

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Sejumlah perantau asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) khususnya Panyabungan mengeluhkan kondisi lingkungan pemukiman masyarakat yang sudah banyak dimasuki gelondongan batu emas atau Galundung sebutan lazim di Mandailing. Sebab galundung yang diketahui menggunakan mercury atau bahan beracun bakal membahayakan kesehatan masyarakat, dan perantau juga menyesalkan sikap pemerintah dan juga instansi terkait karena hingga […]

  • Polres Madina Didesak Proses Pengaduan Warga Gunungtua Jae

    Polres Madina Didesak Proses Pengaduan Warga Gunungtua Jae

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina didesak untuk lebih serius memproses pengaduan warga Desa Gunungtua Jae, Kecamatan Panyabungan. Sebab, sampai kini pihak Polres Madina terkesan lamban menangani pengaduan warga. “Pihak Polres kami harapkan bisa menyunggul LHP itu supaya proses bisa lanjut,” ujar Muhammad Rum didampingi Muhammad Daud dan beberapa warga kepada Mandailing Online, Jum’at (3/7/2020). […]

  • Kebakaran Perkebunan Terus Meluas, 25 Rumah Penduduk Terbakar

    Kebakaran Perkebunan Terus Meluas, 25 Rumah Penduduk Terbakar

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kebakaran hutan dan perkebunan di wilayah Pantai Barat, Mandailing Natal (Madina) kian meluas. Hingga Selasa (18/2/2014) gerakan api tdak saja di areal perkebunan, tetapi sudah merembet ke pemukiman penduduk. Berdasar data Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Madina, sekitar 25 rumah warga di SP I dan SP II di Kecamatan […]

  • Lahirkan Krisis Tenaga Kerja Global, Kapitalisme Gagal Wujudkan Kesejahteraan

    Lahirkan Krisis Tenaga Kerja Global, Kapitalisme Gagal Wujudkan Kesejahteraan

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Fenomena krisis lapangan kerja kini tengah meningkat di beberapa negara. Pasalnya, krisis tersebut tidak hanya menimpa negara-negara berkembang, tetapi juga melanda negara-negara maju. Ekonomi pasar terbuka yang selalu diwacanakan sebagai solusi masyarakat global dalam arus pertukaran barang dan jasa tak terbatas, ternyata tidak bekerja ideal bagi semua orang […]

expand_less