Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Direktur CV.Sinar Pakantan Adukan Kadis PU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
  • print Cetak

Pemenang Tender Paket APBN P Dinas PUPE Madina Direkayasa
PANYABUNGAN (Berita): Direktur CV.Sinar Pakantan Arnold Nego Nasution akan mengadukan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan Dan Energi Kabupaten Mandailing Natal Ir.H.Abdollah Dalimunthe ke Kajaksaan Negeri terkait dengan Pemenang Tender Proyek Rehablitasi Jaringan Pada Bondar Saba Rimba Desa Bonan Dolok dengan Pagu Anggaran Rp 140.000.000,- yang bersumber dari anggaran APBN P yang proses pemenangannya di duga di rekayasa oleh Kadis PUPE meskipun telah di usulkan oleh panitia tender.

“ Kita telah menempuh presedur dan melakukan upaya sanggahan dan sanggahan banding yang sampai sekarang ini pihak Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan Dan Energi Madina tidak peduli dengan tuntutan kita,” ujar Direktur CV. Sinar Pakantan Arnold Nego Nasution kepada Berita Selasa ( 5-10 ) di Kota Panyabungan dengan harapan Pjs.Bupati Madina Ir.Aspan Sofyan Batubara.MM dapat mengambil langkah positif terkait pengaduan kontraktor.

Menurut Arnold, paket proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Pada Bondar Saba Rimba Desa Lumban Dolok yang pengumumannya No.78/PAN/PU-PE/2010 tanggal 3 September 2010 ada empat (4) Perusahaan yang memasukkan penawaran yaitu CV. Todina menawar Rp 139.500.000,- CV. Sinar Pakantan Rp 133.150.000,- CV. Cipta Utama Rp 139.000.000,- dan CV.Galaxi Rp 139.300,000,- dan di menangkan oleh CV.Cipta Utama dengan penawaran Rp 139.000.000,- dan pemenang Cadangan CV.Galaxi Rp 139.300.000,-.

Padahal, ujar Arnold, pada pembukaan dokumen tanggal 20 Agustus 2010 pukul 14.00 Wib perusahaan kami telah memenuhi syarat yang diminta panitia pengadaan dan kami turut menjadi saksi dari peserta lelang atas pembukaan berkas dokemen di ruang BIdang Program.

Begitu juga dengan paket proyek Peningkatan Jalan Sigalapang – sopo Batu dengan Pagu Anggaran Rp 450.000.000,-yang mana dalam paket itu ada 4 perusahaan yang melakukan penawaran yaitu CV. Putra Jaya dengan menawar Rp 447.500.000,- CV.Sinar Pakantan Rp 427.500.000,- CV. Kesuma Jaya Rp 448.200.000,- dan CV. Mandy Bersaudara Rp 447.800.000,- yang di menangkan oleh Perusahaan CV. Putra Jaya Rp 447.500.000,- sehingga membuat kita menjadi heran dengan langkah yang dibuat oleh Kadis PU-PE Madina.

Pengakuan Arnold, kedua paket proyek yang telah di tawar CV.Sinar Pakantan tersebut oleh pnitia telah mengusulkan CV.Sinar pakantan dan dengan berbagai alas an dan jawaban sanggahan dari kadis PU-PE Madina Ir.H.Abdolah Dalimunthe sesuai dengan surat nya No. 600/1072/PU-PE/2010 dengan jelas dikatakan karena CV.Sinar Pakantan tidak aktif selama dua (2) tahun dan atas dasar itulah pihaknya menilai perusahaan itu tidak memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai pemenang.

“ Lucunya, kita melakukan penawaran dua paket dan alas an yang dibuat untuk menjawab sanggahan CV.Sinar Pakantan jawabannya sama dan terkesan pemenang paket tersebut telah di rekayasa oleh Kadis PU-PE tanpa memperdulikan ke dudukan panitia yang paling berwenang,” ujar Direkatur CV.Sinar Pakantan Arnold Nego Nasution kepada sejumlah wartawan.

Bahkan ujar Arnold, sebagai Kontraktor yang merasa haknya di kebiri oleh Kadis PU-PE Madina telah menyurati Bupati Madina beberapa kali dengan melakukan anggahan sekaligus mempertegas kedudukan Kadis PU-PE Madina Ir.H.Abdollah Dalimunthe yang mana dalam persoalan paket proyek yang sumber dananya APBN P terlihat dengan jelas bahwa Kadis menjadi Pengguna Anggaran sekaligus menjadi Panitia Pengadaan dan tidak melakukan jawaban sesuai dengan usulan panitia sesuai hasil evaluasi panitia ( Kepres RI No. 80 Tahun 2003 Tentang Pedoman Palksanaan Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah.

Oleh karena itu, ujar Arnold Nasution, sebagai masyarakat yang memahami hokum dan peraturan dalam waktu dekat ini akan mengadukan persoalan ini ke Kejaksaan Negeri Panyabungan, Kajatisu , BPKP dan KPK di Jakarta guna untuk meluruskan persoalan secara benar dan juga akan mengadukan penyalah gunaan wewenang ini ke Polres, Poldasu dan juga Kapolri nantinya.

Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Dinas PU_PE Madina yang sumber dananya APBN P Tahun 2010 Jehan Lubis.BE yang di hubungi Via Ponsel sampai tiga kali tidak memberikan jawaban dan bahkan setiap di hubungi mematikan ponselnya.

Sementara itu anggota DPRD Madina dari PDI Perjuangan Iskandar Hasibuan yang di minta komentarnya, mendesak pihak Panitia agar meneliti kembali pemenang tender karena berdasarkan pengaduan yang telah sampai ke Fraksi bahwa CV.Sinar Pakantan lebih layak keluar sebagai pemenang tender sesyuai dengan adanya usulan dari panitia ketika dibuka penawaran.

Selain itu, mengharapkajn kepada Direktur CV.Sinar Pakantan untuk tidak behenti memperjuangkan haknya dan menghimbau dan sekaligus mengharapkan kepada pihak Kejaksaan dan Inspektorat Madina, BPKP, Kajaksaan dan pihak lainnya untuk dapat melakukan pemeriksaan kepada panitia dan Kadis PU-PE Madina agar kejadian serupa tidak terulang di belakang hari.

Kata dia, PJs.Bupati Madina juga kita harapkan untuk berlaku arif dan bijaksana dan untuk meneyelasikan persoalan tersebut di harapkan kepada Pjs.Bupati untuk dapat memanggil Kadis PU-PE dan panitia guna untuk meluruskan dan memahami apa yang telah di lakukan oleh instansi tersebut yang telah mengakibatkan keluhan dari kontraktor. (Isk)
sumber:beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syamsul Hilal Imbau Mantan Wali Kota Binjai Ali Umri Penuhi Panggilan Polda Sumut

    Syamsul Hilal Imbau Mantan Wali Kota Binjai Ali Umri Penuhi Panggilan Polda Sumut

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Mantan Wali Kota Binjai, Ali Umri, dinilai pengecut jika tidak berani memenuhi panggilan polisi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga dan operasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Binjai pada 2007. “Kenapa mesti takut? Kan dipanggil sebagai saksi.Kalau terus menghindar seperti ini, akan timbul dugaan masyarakat bahwa dia terlibat dalam kasus ini,”ujar anggota Komisi […]

  • Kabar Gembira, Kurir Belanja Buka Lowongan Kerja Wilayah Panyabungan

    Kabar Gembira, Kurir Belanja Buka Lowongan Kerja Wilayah Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabar gembira bagi yang belum punya pekerjaan. Kurir Belanja yang berkantor di Panyabungan, Mandailing Natal membuka lowongan kerja bagi warga Panyabungan sebagai kurir pesan antar. “Masyarakat umum dan mahasiswa bisa memanfaatkan lowongan kurir ini sebagai lapangan kerja. Apalagi mahasiswa karena sifatnya paruh waktu,” ujar Irwansyah Nasution pimpiman manajemen Kurir Belanja kepada […]

  • Polisi Minta Warga Sorik Marapi Tidak Langgar Hukum

    Polisi Minta Warga Sorik Marapi Tidak Langgar Hukum

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Polres Madina dan PT SMGP Sosialisasi Panas Bumi di Sibanggor Tonga PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Pro dan kontra di kalangan masyarakat merupakan hak warga soal wacana panas bumi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina). Namun tugas kepolisian juga melindungi seluruh warga yang pro dan kontra supaya tidak dimasuki oleh pihak […]

  • Situs Islam di Barus dihantam banjir

    Situs Islam di Barus dihantam banjir

    • calendar_month Senin, 3 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Salah satu situs bersejarah, yakni makam para aulia (ulama) pengembang Agama Islam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengalami rusak dihatam arus Sungai Sirahar, akibat banjir yang melanda daerah tersebut. “Makam aulia berlokasi di Desa Kinali, Kecamatan Barus tergerus banjir sepanjang 386 meter, dan rubuh,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) […]

  • Gaji Anggota KPPS Gunung Barani Disunat Alasan Pajak

    Gaji Anggota KPPS Gunung Barani Disunat Alasan Pajak

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan Kota, Mandailing Natal diduga sunat Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS). Diketahui gaji anggota KPPS Sendiri sesuai dengan ketentuan PKPU Rp. 1.100.000 setiap anggota yang bekerja di setiap TPS dan Ketua PPS Rp. 1.200.000. Namun, Salah seorang anggota KPPS di […]

  • Sabtu Depan Bandara Abdul Haris Buka Penerbangan

    Sabtu Depan Bandara Abdul Haris Buka Penerbangan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bandara Abdul Haris Nasution di Mandailing Natal (Madina), Sumut akan membuka penerbangan pada Sabu depan (11/1/2025). Kepastian itu disampaikan Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution di aula kantor bupati Madina, Senin (6/1/2024) didampingi Kepala Dinas Perhubungan Madina Adi Wardana Hasibuan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Madina Ahmad Duroni Nasution. Hadir juga Kepala […]

expand_less