Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Dampak Kelangkaan Gas 3 Kg di Panyabungan, Sejumlah Pedagang Makanan Tutup

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
  • print Cetak

Grobak pedagang nasi di pinggir jalan kota Panyabungan ini terpaksa tutup karena gas LPG 3 kg sulit di dapat

PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Langkanya tabung LPG 3 kilogram di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal beberapa minggu terakhir membuat sejumlah pedagang makanan tutup dari biasanya. Seperti warung makan, penjual gorengan, sate, warung kopi, dan mie ayam. Seminggu belakangan, mereka mengaku masih bisa mengirit penggunaan gas agar bisa memperpanjang durasi penjual. Sekarang mereka justru tidak bisa lagi ngirit gas, karena memang gas LPG 3 kg yang biasa mereka gunakan tidak lagi di dapat di pengecer. Walaupun ada, harga nya sudah mencapai 25 ribu per tabung nya.

Beberapa minggu terakhir pasokan LPG 3 kilogram, sulit didapat.  Jika didapat harganyapun cukup tinggi, berkisar dari 23 ribu rupiah hingga 25 ribu per tabung nya.

Tumpukan tabung gas LPG 3 kg yang kosong ditingkat pengecer

dampak kelangkaan gas LPG 3 kg ini cukup merepotkan pedagang, khususnya pedagang kecil.

Siti, salah satu pedagang mengaku sudah 3 hari belakangan ini ia dan suaminya sudah mencari gas ke sejumlah pangkalan dan pengecer gas 3 kilo, namun belum berhasil mendapatkannya.

“Sudah tiga hari kami cari gas belum dapat, tunggu nanti lah karena sudah janji sama penjualnya, kalau ada besok gasnya kita jualan kembali,” ucapnya. Sabtu (29/7/2023).

Tak hanya itu, sejumlah Pangkalan dan Pengecer tabung gas 3 kilo di seputaran Panyabungan mengaku ikut kecewa karena sudah beberapa hari belakangan ini pasokan gas yang masuk dikurangi jatahnya dari agen tempat mereka berlangganan.

Parlin Lubis Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Madina yang dimintai keterangannya terkait masalah gas kelangkaan gas 3 kg mengatakan,  kemungkinan masyarakat kita yang dapat jatah gas lebih dari yang semestinya.

Seharusnya kata Parlin, pemilik Pangkalan maupun Pengecer jangan memberikan lebih, artinya setiap masyarakat yang berhak dapat jatah tidak lebih dari satu tabung.

Selain masalah adanya jatah yang lebih dari satu tabung bagi masyarakat. Parlin juga menghimbau para pemilik Pangkalan dan Pengecer agar jangan melayani warga diluar dari wilayahnya.

“Diharapkan kepada para pemilik Pangkalan dan Pengecer agar selalu konsisten, dan jangan pernah memberikan kepada warga diluar areanya, agar semua masyarakat pengguna tabung gas diwilayahnya dapat kebagian.” Tutupnya. (Dedek)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI Tawarkan Beasiswa

    TNI Tawarkan Beasiswa

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Markas Besar Tentara Nasional Indonesia memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri dan PT Swasta atau PT Binaan TNI untuk menjadi Perwira Karier melalui Beasiswa TNI. Dalam siaran pers Pendam I/BB yang diterima beritasumut.com di Medan, Jumat (03/12/2010), dijelaskan bagi mahasiswa dan mahasiswi yang berminat menjadi perwira karir melalui Beasiswa TNI dapat […]

  • Bupati Madina Perintahkan Pencopotan Kadis Kesehatan

    Bupati Madina Perintahkan Pencopotan Kadis Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 9 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution memerintahkan Sekretaris Daerah menyiapkan berkas pencopotan Drg.Ismail Lubis dari jabatan Kepala Dinas Kesehatan Madina. Itu ditegaskan Dahlan Hasan di acara peresmian kios UMKM program Bank Indonesia di Taman Raja Batu, Rabu (9/5/2018). “Hari ini saya perintahkan kepada Sekdakab Madina dan Bagian Kepegawaian agar menerbitkan […]

  • Potensi Banjir dan Longsor di Madina Untuk September-Nopember

    Potensi Banjir dan Longsor di Madina Untuk September-Nopember

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecamatan Panyabungan dan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) berpotensi mengalami bencana banjir tingkat menengah dan rendah di bulan September 2013. Sementara pada bulan Oktober potensi banjir tingkat rendah berada di Kecamatan Siabu, Panyabungan dan Muara Batang Gadis. Di bulan Nopember, lagi-lagi Kecamatan Panyabungan, Muara Batang Gadis dan Siabu berpotensi banjir […]

  • Mahasiswa Minta Poldasu Usut PT. Capital Mining Hutana

    Mahasiswa Minta Poldasu Usut PT. Capital Mining Hutana

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Kapolda Sumut didesak mahasiswa mengusut aktivitas tambang PT. Capital Mining Hutana (PT.CMH) di Linggabayu, Mandailing Natal. Desakan itu disuarakan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan saat berunjukrasa di Poldasu, Kamis (7/11/2019). Mahasiswa menyatakan perusahaan itu diduga merusak lingkungan dan diduga belum mengantongi izin penambangan emas. Poldasu […]

  • Pesantren Pertanyakan Pendidikan Gratis

    Pesantren Pertanyakan Pendidikan Gratis

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kotanopan (MO) – Program pendidikan gratis yang sudah berlangsung untuk tingkat SLTA di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menuai protes dari kalangan pesantren. Pasalnya program pasangan Hidayat-Dahlan ini tak mengikutkan pesantren dan Madrastah Aliyah. Pimpinan Pesantren Subulussalam, Kotanopan, Esmin Pulungan, S. Ag menilai Pemkab Madina tidak adil dalam memberlakukan program pendidikan gratis tersebut karena hanya diperuntukkan […]

  • Tak Beraturan, Spanduk Bikin Inti Kota Semrawut

    Tak Beraturan, Spanduk Bikin Inti Kota Semrawut

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALAS – Hampir di sepanjang jalan di Sibuhuan banyak spanduk terpasang tidak beraturan. Spanduk yang bertebaran dengan berbagai merk dan ukuran tersebut tampak semrawut ketika melewati inti kota pemerintahan Kabupaten Palas. Artinya, belum ada ketegasan Pemkab Palas akan ketentuan tata tertib pemasangan spanduk di sepanjang jalan. Hanya terkesan asal pasang sesuka hati. Mahmud Ramadan Harahap, […]

expand_less