Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Pemkab dan DPRD Madina Akan Bahas Perubahan Sewa Pasar Baru Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • print Cetak

Bupati Madina Saipullah Nasution saat berdialog dengan pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (30/9/2025). (Foto: Mandailing Online/Dahlan Batubara)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) dan DPRD akan duduk bersama mengevaluasi peraturan daerah tentang Pasar Baru Panyabungan terutama poin peluang penurunan besaran sewa kios.

Itu dikatakan bupati Madina Saipullah Nasution menjawab wartawan usai melakukan dialog dengan pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (30/9/2025).

Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis serta wakil ketua Miftahulfalah dan anggota DPRD lainnya hadir di acara dialog itu.

Rencana duduk bersama itu akan membahas celah bagi perubahan besaran sewa kios dan los. Juga poin tentang rentang waktu cicilan pembayaran.

Dalam dialog itu para pedagang berharap pemerintah daerah menurunkan besaran sewa kios dan los. Permintaan pedagang itu berdasar kesulitan yang dihadapi pedagang akibat tren melemahnya daya beli masyarakat akibat kelesuan perekonomian.

Biaya sewa selama ini diatur oleh peraturan daerah (perda). Oleh karena itu, perubahan besaran sewa juga harus dengan perda.

“Sebagian dari yang menyewa kios di dalam pasar baru ini mengharapkan adanya penurunan sewa, ya. Itu wajar karena merasakan mungkin saat ini daya beli masyarakat turun,” ujar bupati.

“Nah, untuk menurunkan itu, tentu saya harus bersama dengan pak ketua dewan dan anggota dewan untuk membahas itu karena ada perda-nya, ya,” imbuh bupati.

​”Apakah ada ruangnya kita untuk menurunkan atau tadi kita bisa ringankan, bagaimana bisa dicicil, bisa dibayar secara per termin, sehingga nanti bisa mengurangi beban mereka,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis menyatakan bahwa perubahan perda adalah sebuah solusi.

“Kita akan meminta pemerintah daerah secepat mungkin mengajukan usulan (perubahan perda) ke DPRD”, katanya.

“​Itu kan menjadi satu solusi bahwa kalau ada permintaan dari pemerintah untuk mengevaluasi kembali tentang  kebijakan yang telah ditetapkan, ya, itu harus kita lakukan,” imbuhnya.

“​Selama itu tidak menabrak aturan yang ada dan tidak menimbulkan permasalahan yang baru, ya, tidak ada ceritanya bahwa itu tidak bisa dilakukan. Itu pasti akan kami lakukan,” ujar Erwin.

Karena, menurutnya, perda yang berhubungan dengan Pasar Baru Panyabungan dulunya usulan dari pemerintah daerah.

Erwin menyatakan bahwa tidak etis DPRD mengajukan inisiatif perubahan perda Pasar Baru Panyabungan, karena perda itu dulunya diusulkan pemerintah daerah.

“Ya, kita harus tetap menghargai itu, dan tidak boleh kita membuat perbedaan antara perda yang diusulkan oleh pemerintah atau inisiatif DPRD,” lanjut Erwin.

“Ini kan untuk kepentingan masyarakat, maka kita akan duduk bersama dan insyaallah dalam waktu yang tidak terlalu lama itu akan kami lakukan,” kata Erwin.

Di sisi lain, bupati juga menegaskan bahwa akan mengupayakan dalam dua bulan ke depan para pedagang yang berada di lokasi relokasi (belakang komplek Pasar Baru Panyabungan) akan pindah ke komplek pasar baru Panyabungan.

Bupati sudah memerintahkan Disperindag Madina mempercepat penyediaan lapak di komplek pasar Baru Panyabungan bagi pemindahan pedagang itu. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produksi dan Harga Kakao Turun, Petani Madina Kelimpungan

    Produksi dan Harga Kakao Turun, Petani Madina Kelimpungan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Petani kakao di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa bulan terakhir mengalami masa sulit, selain produksi menurun, harga biji kakao juga menukik. Penurunan produksi tersebut diakibatkan musim danga, penurunan produksi mencapai hingga 50 %. “Musim danga itu akibat musim penghujan yang berkepanjangan melanda daerah ini sejak bulan September 2014 hingga […]

  • POLISI MACAM PREMAN Di NAGA JUANG

    POLISI MACAM PREMAN Di NAGA JUANG

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DI BINANGA 1 TEWAS, 6 LUKA-LUKA PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pola yang diperlihatkan polisi di Naga Juang, Mandailing Natal, mengarah pada gaya preman terhadap para penambang emas di bukit Sihayo, Jum’at (22/3) lalu. Ini bertolak belakang dengan pencanangan Kapolri di awal tahun 2013 yang bersemangat pemberantasan premanisme yang dimulai dari Jakarta terbukti dengan penangkapan Hercules […]

  • Inkubator Bisnis Pendukung Percepatan Ekonomi Madina

    Inkubator Bisnis Pendukung Percepatan Ekonomi Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Upaya mewujudkan percepatan pembangunan ekonomi Mandailing Natal (Madina) membutuhkan kehadiran inkubator bisnis. Upaya percepatan pembangunan ekonomi Madina harus diimbagi dengan kelahiran wirausahawan-wirausahawan, sehingg rencana strategis itu memiliki multi efek. Itu ditegaskan pengusaha muda, Irwan Daulay kepada Mandailing Online di perumahan Raja Batu Residence, Parbangunan, Panyabungan, Madina, Selasa (28/5/2019). Diungkapknnya, data […]

  • Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

    Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) lahir pada tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah /organisasi profesi perawat Indonesia. Pada masa itu sebelum tahun 1974 organisasi perawat di Indonesia sudah berkembang pesat sesuai dengan zamannya. Sejak zaman penjajahan, perawat Indonesia sudah ada seiring […]

  • Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Jasad dua petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, yang tewas dalam kericuhan, Kamis (11/7/2013), ditemukan di kamar mandi Lapas. Pada Jumat (12/7/2013) pagi tadi, jenazah keduanya dipindahkan anggota TNI dan Polri. Kedua petugas Lapas yang tewas ini diketahui sebagai Kasi Registrasi LP Tanjung Gusta Bona Situngkir dan stafnya, Richardo […]

  • Sambut Milad 90, Al Wasliyah Madina Gelar Berbagai Kegiatan

    Sambut Milad 90, Al Wasliyah Madina Gelar Berbagai Kegiatan

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pimpinan Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan berbagai kegiatan yang ditujukan untuk penajaman peran dan fungsi Washliyah di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan itu dalam rangka Milad Al Jam’iyatul Washliyah Ke-90 yang jatuh pada 30 November 2020. Program ini sesuai dengan instruksi PW Al Jam’iyatul Washliyah Provinsi Sumatera Utara guna. “Eksistensi […]

expand_less