Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Mei 2017
  • print Cetak

Logo PPNI

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) lahir pada tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah /organisasi profesi perawat Indonesia.

Pada masa itu sebelum tahun 1974 organisasi perawat di Indonesia sudah berkembang pesat sesuai dengan zamannya. Sejak zaman penjajahan, perawat Indonesia sudah ada seiring dengan adanya Rumah Sakit, yaitu:  Residen Vpabst (1819) di Batavia saat itu berubah menjadi Stadsverband (1919) dan berubah menjadi CBZ (Central Burgerlijke Zieken Inrichting) di daerah Salemba yang saat ini menjadi RSCM.

Saat itu perawat sudah memiliki perkumpulan-perkumpulan sebagai wadah organisasi perawat dan dapat menjalankan pergerakan dalam  menentukan martabat profesi perawat.

Ketika itu terdapat beberapa organisasi diantaranya; Perkumpulan Kaum Verpleger fster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Organisasi-organisasi perawat saat itu mengadakan pertemuan yang diantranya dihadiri oleh IPI, PPI dam PDKI dan diantaranya yang hadir adalah Ojo Radiat, HB. Barnas dan Drs. Maskoed Soerjasumantri sebagai pimpinan sidang dan sepakat untuk melakukan fusi organisasi dan menyatukan diri dalam satu wadah organisasi yang saat itu masih bernama Persatuan Perawat Nasional.

Pengabungan atau fusi organisasi perawat tersebut dilakukan di Ruang Demontration Jl. Prof Eykman Bandung No.34 Bandung Jawa Barat, sejak saat itu Tanggal 17 Maret 1974 disetujui dan dilakukan pernyataan bersama terbentuknya Persatuan Perawat Nasional Indonesia, serta membentuk suatu kepanitian untuk mempersiapkan Kongres Pertama yang dilangsungkan pada tahun 1976.

PPNI berkomitmen untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat dan profesi keperawatan dengan menyusun RUU keperawatan yang saat ini terus diperjuangkan untuk disyahkan menjadi undang-undang.

Dalam usianya yang tergolong usia produktif, PPNI telah tumbuh untuk menjadi organisasi yang mandiri.

PPNI saat ini berproses pada kematangan organisasi dan mempersiapkan anggotanya dalam berperan nyata pada masyarakat dengan memperkecil kesenjangan dalam pelayanan kesehatan, mempermudah masyarakat dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan, serta mendapatkan kesamaan pelayanan yang berkualitas (closing the gap; increasing acces and equity).

Sumber : http://www.inna-ppni.or.id

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh dan Masyarakat Mandailing Julu Deklarasi Dukung SAHATA

    Tokoh dan Masyarakat Mandailing Julu Deklarasi Dukung SAHATA

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Dukungan kepada pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah-Atika (SAHATA) terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kini pernyataan dukungan kepada Paslon SAHATA disampaikan oleh tokoh Mandailing Julu, H. Burhanuddin gelar Mangaraja Datuk Rimambang dalam pertemuan dengan calon Bupati Madina nomor urut 2 Saipullah Nasution […]

  • GENTA BIROKRASI DALAM TUJUAN GOOD GOVERNANCE

    GENTA BIROKRASI DALAM TUJUAN GOOD GOVERNANCE

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN Oleh : Muklis Nasution* Birokrasi adalah sebuah system dimana setiap warga Negara akan selalu berhubungan dengan aktivitas Pemerintahan. Bahkan pada saat sesorang masih berada dalam kandungan ibunya ia sudah berhubungan dengan system ini, seperti saat sang ibu akan memeriksakan kandungannya baik itu di Puskesmas atau Rumah Sakit atau setelah lahir ia […]

  • Pospedasu VI di Madina, Diikuti 23 Kabupaten/Kota

    Pospedasu VI di Madina, Diikuti 23 Kabupaten/Kota

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pospedasu Sumatera Utara  ke-VI diikuti diikuti sebanyak 908 peserta dari 23 kabupaten/kota di Sumut. Popedasu (Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren) itu dilaksanakan di Kabupaten Mandailing Natal selabagai tuan rumah dari tanggal 29 Maret sampai 4 Juni 2016.  Dibuka oleh Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, Minggu (29/5). Ketua Panitia Pelaksana, […]

  • Kursi Kosong DPRD Madina Akan Diisi Ludfan Nasution

    Kursi Kosong DPRD Madina Akan Diisi Ludfan Nasution

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu kursi DPRD Mandailing Natal (Madina) akan diisi oleh Ludfan Nasution,S.Sos. Kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu kosong setelah ditinggalkan Muhammad Jafar Sukhairi Nasution yang mengundurkan diri karena mencalon sebagai calon wakil bupati Madina pada Pilkada Madina 2015. Kepastian Ludfan Nasution yang akan mengisi kursi kosong itu berdasarkan surat Ketua DPRD […]

  • Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mitra kerja pengelola dana kredit revitalisasi perkebunan KUD Maju bersama Natal salah satunya yang disebutkan Bupati Mandailing Natal,bahwa tidak akan diperpanang sebelum ianya melakukan ganti rugi atas lahan warga yang diusahai oleh Perusahaan BUMN PT.Perkebunan Nusantara IV. Demikian antara lain hal itu disampaikan Rusdi Batubara, Jumat sore (3/12) selaku koordinator Tim LIRA Madina yang […]

  • Pecatur Cilik Madina Raih Juara II O2SN Sumatera Utara

    Pecatur Cilik Madina Raih Juara II O2SN Sumatera Utara

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Abdul Aziz pelajar kelas IV SD Negeri 108 Desa Aek Mata, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) meraih juara II turnamen catur pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasiona (O2SN) tingkat Provinsi Sumataera Utara. Ini membuktikan Madina memiliki bibit-bibit pecatur yang potensial. Raihan juara II itu disabet Abdul Aziz pada laga final melawan pecatur dari […]

expand_less