Minggu, 20 Sep 2026
light_mode

Peluang Budidaya Ikan di Sidimpuan Menjanjikan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
  • print Cetak

Sidimpuan – Peluang untuk membudidayakan ikan di Padangsidimpuan masih menjanjikan. Sebab, dari produksi sektor periakanan pada tahun 2014 baru 401 ton dari 430,8 ton yang ditargetkan. Berdasarkan data statistik Tahun 2014 luas potensi perikanan kota Padangsidimpuan 61,6 Ha. Hampir 40% perikanan melalui budidaya ditambah kolam rakyat dan lubuk larangan.

"Bila ditambah dari produksi lubuk larangan 37,5 ton per tahun maka target tersebut dapat dicapai," kata Kepala Bidang Perikanan dan Peternakan Kota Padangsidimpuan, Bambang S kepada MedanBisnis di kantornya, Selasa (13/1).

Dikatakan, peta wilayah perikanan Sidimpuan difokuskan pada Kecamatan Batunadua, Hutaimbaru dan Angkola Julu. Data asli kolam rakyat lebih kurang 23 Ha berada di Kecamtan Batunadua Hutaimbaru dan Angkola Julu sementara lubuk larangan luasnya lebih kurang 35 km tersebar di seluruh kecamatan yang ada.

Usaha meningkatkan produksi yang dilakukan pihak pertanian yaitu mengadakan pengadaan induk ikan mas, lele dan nila setiap tahunnya. "Dengan memunculkan bibit unggul maka hasil produksi perikanan juga akan semakin baik artinya perikanan ini sama saja dengan tanaman yang juga mengandalkan bibit unggul," kata bambang. Kemudian pihaknya juga mengoptimalkan 10 Unit Pembenihan Rakyat (UPR) dan juga mengoptimalkan Health Sciences Reasoning Test (HSRT).

Sampai pada tahun 2014 sudah ada HSRT sebanyak 20 unit, kemudian pada tahun 2015 ini akan ditambah 15 unit. "Dengan mengadopsi teknologi perkembangan ikan sama dengan perkembangan tanaman pangan yang setiap saat butuh perkembangan," katanya.

Dikatakan, konsumsi per kapita nasional 40,1 kg/kapita, provinsi 38,9 kg/kapita. "Dikota Padangsidimpuan konsumsi kita ditargetkan 35,7 kg/kapita dari 200.000 jiwa penduduk kota P Sidimpuan atau harus terpenuhi 7.140 ton/tahun. Sementara hasil produksi hanya 438,5 ton/tahun.

"Berarti kita hanya menyumbang 6,14 persen, selebihnya konsumsi ke ikan laut. Peluang untuk mencapai target 20% saja masih terbuka luas budidaya ikan tawar di Padangsidimpuan," kata Bambang.(medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hutan Lindung Madina Bakal Direvisi 50.000 Ha

    Hutan Lindung Madina Bakal Direvisi 50.000 Ha

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluas 50.000 hektare hutan lindung di Mandailing Natal (Madina) bakal dirubah statusnya menjadi hutan desa. Perubahan ini merupakan kebijakan Kementerian Kehutanan RI atas inisiatif Bupati Madina, Hidayat Batubara. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Maraondak Harahap kepada wartawan, pekan lalu mengatakan saat ini draf revisinya sedang diproses di Kemenhut melalui Direktorat Jenderal […]

  • Pemprovsu Siapkan Perda Kemudahan Investasi

    Pemprovsu Siapkan Perda Kemudahan Investasi

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tengah menyiapkan penerbitan peraturan daerah (perda) yang mengatur pemberian insentif dan kemudahan investasi. Penerbitan Perda untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi di Sumut. Draf Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Sumut Hj R Sabrina dan Kepala Badan […]

  • Banyak Desakan Produksi Film “Biola Namabugang 2”

    Banyak Desakan Produksi Film “Biola Namabugang 2”

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Film “Senandung Willeam” Butuh Setting Asli Tahun 1800-an Panyabungan (MO) – Sutradara film “Biola Na Mabugang”, Askolani Nasution, Jum’at (17/2) mengakui bahwa saat ini banyak desakan untuk lebih dulu meluncurkan film “Biola Namabugang II” dan membelakangkan produksi film film “Senandung Willeam”. Desakan itu berdasar banyaknya publik yang menunggu lanjutan kisah hidup Maliki dan Hanapi. Selain […]

  • Lagi, Mitra Manindo Bedah Rumah Warga

    Lagi, Mitra Manindo Bedah Rumah Warga

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Koperasi Mitra Manindo (KMM) kembali melakukan bedah rumah milik warga. Rumah yang dibedah adalah milik Sahronia, warga Lingkungan V, Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Peletakan batu pertama berlangsung Senin (24/10/2022). Sahronia anggota KMM. Ia menjadi anggota sejak tahun 2014 lalu hingga saat ini. Berdasarkan proses […]

  • Simpang Pining Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Madina

    Simpang Pining Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Kepala Desa Simpang Pining Ahmad Hasan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution yang datang menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat di dua desa terdampak benaca alam. Simpang Pining di Kecamatan Ulupungkut dan Batahan di Kecamatan Kotanpan sempat terisolasi akibat longsor menimbun badan jalan sejak 25 November 2025). Bupati […]

  • Siboru Deak Parujar dan Tanah Mandailing

    Siboru Deak Parujar dan Tanah Mandailing

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution (in memorial) *Dikutip dari artikel “Mandala Holing”   Meskipun kelompok etnik (suku-bangsa) Mandailing memiliki aksara tradisional yang disebut Surat Tulak-tulak, dan biasa digunakan untuk menuliskan kitab-kitab kuno yang dinamakan Pustaha, namun Pustaha itu umumnya bukan berisi tentang ‘cacatan sejarah’ orang Mandailing, melainkan tentang hal-hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan pengobatan tradisional, ilmu-ilmu […]

expand_less