Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

Oleh: Nesty Laila Sari

Siswa korban perundungan atau bullying di Tangerang Selatan, MH (13), meninggal dunia setelah sepekan dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia)

Informasi meninggalnya korban bullying itu dibenarkan oleh kuasa hukum keluarga, Alvian Adji Nugroho. “Pada pukul enam pagi, keluarga yang ada di rumah mendapat kabar dari paman korban yang berada di rumah sakit,” ujar Alvian, Minggu (16/11). Setelah mendapat laporan tersebut, pihak keluarga langsung menuju RS Fatmawati untuk menjemput jenazah korban.

Peristiwa itu terjadi di SMP negeri di Tangerang Selatan pada 20 Oktober 2025, di ruang sekolah saat hendak jam istirahat. Saat itu korban dipukul menggunakan bangku besi di bagian kepala. Setelah kejadian itu, pada Selasa (21/10) korban mulai mengeluh rasa sakit akibat kejadian tersebut. Saat pihak keluarga melakukan proses perdamaian, ternyata korban mengaku sudah sering menerima bullying, mulai dari dipukul hingga ditendang.

Kakak korban, Rizki, menyebut adiknya sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Kota Tangsel karena kondisinya semakin parah. Ia kemudian dirujuk ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel, Deden Deni, mengatakan pihaknya sudah memediasi orang tua korban dan terduga pelaku. “Masing-masing orang tua sudah bertemu dengan pihak sekolah,” katanya.

Semakin maraknya bullying hingga berujung hilangnya nyawa terus berulang karena tidak adanya tindakan lanjut terhadap pelaku, termasuk sanksi dari sekolah yang mampu memberikan efek jera. Faktor penyebab lainnya adalah pengaruh media sosial yang memperparah aksi bullying, bahkan menjadikannya candaan. Hal ini menunjukkan terjadinya krisis adab dan hilangnya fungsi pendidikan.

Ini juga menunjukkan adanya masalah serius pada kepribadian generasi saat ini. Kepribadian yang rapuh merupakan hasil dari pendidikan yang terpengaruh  kapitalisme-sekuler, yaitu sistem yang memisahkan agama dari kehidupan.

Sistem ini terbukti gagal membentuk kepribadian remaja saat ini. Sistem sekuler hanya membuat generasi fokus mengejar prestasi fisik, sekaligus mengabaikan pengajaran agama dalam arti sesungguhnya. Agama dalam sistem sekuler hanya dijadikan teori tanpa aktualisasi; hanya sekadar diketahui sebagai pelengkap sehingga tidak memiliki pengaruh signifikan dalam pembentukan karakter generasi.

Di sisi lain, paradigma batas usia anak di Indonesia juga memengaruhi cara menerapkan sanksi dan solusi masalah. Indonesia yang berkiblat pada pandangan Barat menganggap seseorang dewasa pada usia 18 tahun. Paradigma ini menyebabkan anak yang sudah balig diperlakukan sebagai anak-anak, padahal mereka sudah dapat dibentuk menjadi generasi tangguh dengan pola pikir Islam. Sebaliknya, mereka justru tumbuh sebagai generasi rapuh dengan pola pikir sekuler.

Dalam Islam, tujuan utama pendidikan adalah membentuk pola pikir dan pola sikap Islam sehingga melahirkan kepribadian Islam pada diri generasi. Hal ini telah dibuktikan dalam sejarah Islam, sebagaimana Rasulullah SAW mendidik para sabiqūnal awwalūn dan bagaimana generasi setelahnya melahirkan pemuda-pemuda tangguh seperti Muhammad Al-Fatih, Usamah bin Zaid, Shalahuddin Al-Ayyubi, dan lainnya. Mereka telah mengukir sejarah besar bagi agama dan kehidupan ini.

Proses pendidikan dalam Islam dilakukan secara intensif. Pembentukan pola pikir dan pola sikap islami tidak hanya berfokus pada nilai materi, tetapi juga nilai maknawi dan ruhiyah.

Bullying akan selesai jika sistem pendidikan islam diterapkan secara paripurna. Tentu sistem pendidikan islam hanya bisa ditegakkan dalam naungan negara islam. Maka mari kita perjuangankan agar sistem islam ditegakan dalam bingkai negara.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sitaing Dua Sambong

    Sitaing Dua Sambong

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Muda adong horja disada huta di luat ni Mandailing marsiaben modelna mantong anak-anak gadis kehe manghadiri horjai, adong make upna songon moel ni anak gadis India sanga Pakistan doma tarida, sapala dung marlagut anak-anak gadis marnyanyi ma halai margonti-gonti, adong muse namambaca parzanji, marsitarik laguna mantong angke namarriang-riang karejoi tile. Naposo bulung pe sibukma patur […]

  • Madina Terima Penghargaan UHC

    Madina Terima Penghargaan UHC

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun. Penyerahan dilakukan pada acara Launching UHC Prioritas Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Senin (29/9/2025). Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution. […]

  • Mendiknas: Pendidikan Berbasis Pengembangan Berkelanjutan Penting

    Mendiknas: Pendidikan Berbasis Pengembangan Berkelanjutan Penting

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Yogyakarta : Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, pendidikan berbasis pengembangan berkelanjutan atau menghargai lingkungan dan alam penting untuk segera dilakukan. “Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berkomitmen menanamkan nilai-nilai pengembangan berkelanjutan pada semua jenjang pendidikan formal, informal, dan nonformal,” katanya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rabu [12/01]. Menurut dia pada konferensi Regional […]

  • PT Virco ‘Usir’ Anggota Dewan

    PT Virco ‘Usir’ Anggota Dewan

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tinjau Perusahaan, Tak Ada Pemberitahuan SIDIMPUAN Petugas keamanan PT Virco tidak memperbolehkan tujuh anggota DPRD Padangsidimpuan yang hendak masuk ke perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan karet tersebut, Jumat (25/3). Para wakil rakyat itu hendak melakukan tinjauan lapangan seputar bocornya pipa limbah PT Virco beberapa waktu lalu. Hal ini sontak membuat gerah tujuh anggota DPRD […]

  • Kontraktor Jembatan Gantung di Kampung Baru Ngeluh, Masyarakat Banyak Permintaan

    Kontraktor Jembatan Gantung di Kampung Baru Ngeluh, Masyarakat Banyak Permintaan

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN-( Mandailing Online ) : Pembangunan jembatan gantung sungai batang gadis di desa kampung baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal mulai berjalan, saat ini progres pembangunan jembatan gantung sendiri sudah dikisaran 10 persen, namun kontraktor mengaku banyak persoalan yang di hadapi salah satunya adanya warga meminta ganti rugi dan sewa lahan meski lokasi nya […]

  • Bupati Madina Diminta Tertibkan Kendaraan Dinas

    Bupati Madina Diminta Tertibkan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Penjabat (Pj) Bupati Mandailing Natal (Madina) Ir Aspan Sofyan diminta menertibkan penggunaan kendaraan dinas. Pasalnya, kendaraan dinas itu,baik roda dua maupun roda empat beroperasi di luar jam kantor, bahkan dipakai bukan orang yang berhak menggunakannya. Demikian dikatakan Wakil Ketua DPC PKB Madina Abdul Waris Ray kepada MedanBisnis, Senin (25/10), di Panyabungan. “Kita berharap agar […]

expand_less