Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Tiap malam geng motor harus diberantas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
  • print Cetak

MEDAN – Maraknya aksi geng motor atau geng kereta yang belakangan ini meresahkan masyarakat harus segera diantisipasi dan disikapi secara kolektif. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Medan telah bersikap melakukan kebijakan bersama untuk mengatasi geng kereta.

Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan penekanan terhadap peran guru di sekolah, untuk mengawasi berkembangnya kelompok-kelompok tersebut. “Setiap malam aparat kepolisian melakukan operasi terhadap geng motor. Kita menginginkan kota ini aman dan kondusif,” kata Kapolresta Medan Kombes Monang Situmorang, tadi malam. Monang mengimbau sekolah dan guru harus aktif mengawasi siswanya. Termasuk juga orang tua di rumah. “Ke depan kami akan masuk ke sekolah-sekolah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya telah melakukan langkah-langkah solutif dan tindakan tegas guna mengatasi masalah geng kereta. “Sebagai langkah solutif, kita akan menilang sepeda motor yang tidak lengkap surat-suratnya. Sepeda motornya ditahan sampai bisa menunjukkan suratsurat. Di samping itu setiap malam akan menggelar operasi di seluruh jajaran polsek yang berada di wilayah hukum Polresta Medan,” katanya.

Sementara itu, psikolog ahli remaja di Sumatera Utara, Irna Minauli menjelaskan meski belum ada data yang pasti, namun keterlibatan remaja dalam berbagai kelompok terutama dalam aksi geng motor yang menjurus pada kenakalan tampaknya semakin meningkat. Kegiatan yang dilakukan sudah menyangkut kriminal dengan menjarah beberapa toko dan mengganggu warga.

Menurutnya, para remaja ini mungkin merasa tidak mendapat tempat dalam keluarga ataupun di lingkungan sekolahnya. “Mereka seperti membawa kebencian dalam diri mereka. Dengan sengaja mereka seolah mengolok-olok petugas kepolisian dan figur otoritas lain. Nasihat dan pendapat orang tua sepertinya sudah tidak mengena lagi,” ujar Irna.

Irma mengatakan, kekerasan yang melibatkan pelajar menunjukan masih lemahnya sistem pengawasan masyarakat termasuk orang tua serta. Selain itu, ia juga menilai ini akibat ketidakmampuan aparat kepolisan menangkap sinyal gangguan keamanan. “Jadi, dalam kasus pelajar yang masih berada pada usia belia sangat rentan dengan pengaruh budaya dari luar termasuk lingkungan. Siswa biasanya langsung mencontoh budaya kekerasan yang terjadi di lingkungan,” ujarnya
(dat03/waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cahaya Islam di Timor Leste

    Cahaya Islam di Timor Leste

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Dakwah pada masa sekarang justru lebih mudah dibandingkan dulu. Timor Leste pernah menjadi bagian dari Indonesia. Meski dari dulu di daerah ini umat IsLam menjadi minoritas, saat masih menjadi bagian Indonesia, banyak perhatian dan peningkatan aktivitas dakwah di sana. Timor Leste, dulu bernama Timor Timur,  juga sebagian daerah Nusa Tenggara Timur lainnya mayoritas penduduknya adalah […]

  • Warna-warni Karnaval Curi Perhatian Warga

    Warna-warni Karnaval Curi Perhatian Warga

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Padangsidimpuan menggelar karnaval, Sabtu (15/3). Karnaval yang digelar menjelang kampanye terbuka ini, mengambil start dari Alaman Bolak. Kemudian para caleg dari partai politik peserta pemilu berarak mengelilingi kota salak. Ketua KPUD Psp Ahmad Rasid SPd, kepada wartwan beberapa waktu lalu mengatakan, kegiatan karnaval ini merupakan tahapan pemilu […]

  • Adik Ali Umri Diduga Terlibat

    Adik Ali Umri Diduga Terlibat

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kasus Penipuan Honorer Dishub Binjai BINJAI- Terkait kasus penipuan 18 honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Binjai, Polresta Binjai menetapkan mantan Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Dishub Binjai Anto menjadi tersangka, Senin (25/7). Keterangan yang dihimpun wartawan Sumut Pos di Polres Binjai, menyebutkan, berkas perkara penipuan ini, sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, bersama tersangka dan barang […]

  • Program Pendidikan Gratis

    Program Pendidikan Gratis

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Program Pendidikan Gratis untuk tingkatan SLTA di Kabupaten Mandailing Natal akan berjalan pada Tahun 2012. Untuk program ini perlu dukungan dari semua elemen masyarakat mulai dari pihak kepolisian, lsm, DPR, dan segenap unsur masyarakat.*MOL*

  • SIAP MENANG SIAP KALAH

    SIAP MENANG SIAP KALAH

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution Otak kita belakangan ini disuguhi dengan pemberitaan tentang para balon Bupati Madina yang digadang-gadang akan turut meramaikan pentas demokrasi pemilihan kepala daerah. Perbincangan tentang tagline masing-masing bakal calon ini juga tidak kalah serunya. Pun juga dengan pembahasan tentang kriteria yang semakin mengemuka dikalangan masyarakat. Iya inilah hiruk pikuk dunia demokrasi dengan […]

  • Video: Perayaan HUTRI di Siabu Diisi Berbagai Perlombaan

    Video: Perayaan HUTRI di Siabu Diisi Berbagai Perlombaan

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia, forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Siabu menggelar beberapa perlombaan seperti tari kreasi, lomba lari, kaligrafi, dan lainnya. Ragam perlombaan itu mulai diselenggarakan sejak 29 Juli sampai dengan 17 Agustus 2020. Perlombaan ini menyasar siswa berbagai tingkatan dan masyarakat.  

expand_less