Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Tiap malam geng motor harus diberantas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
  • print Cetak

MEDAN – Maraknya aksi geng motor atau geng kereta yang belakangan ini meresahkan masyarakat harus segera diantisipasi dan disikapi secara kolektif. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Medan telah bersikap melakukan kebijakan bersama untuk mengatasi geng kereta.

Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan penekanan terhadap peran guru di sekolah, untuk mengawasi berkembangnya kelompok-kelompok tersebut. “Setiap malam aparat kepolisian melakukan operasi terhadap geng motor. Kita menginginkan kota ini aman dan kondusif,” kata Kapolresta Medan Kombes Monang Situmorang, tadi malam. Monang mengimbau sekolah dan guru harus aktif mengawasi siswanya. Termasuk juga orang tua di rumah. “Ke depan kami akan masuk ke sekolah-sekolah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya telah melakukan langkah-langkah solutif dan tindakan tegas guna mengatasi masalah geng kereta. “Sebagai langkah solutif, kita akan menilang sepeda motor yang tidak lengkap surat-suratnya. Sepeda motornya ditahan sampai bisa menunjukkan suratsurat. Di samping itu setiap malam akan menggelar operasi di seluruh jajaran polsek yang berada di wilayah hukum Polresta Medan,” katanya.

Sementara itu, psikolog ahli remaja di Sumatera Utara, Irna Minauli menjelaskan meski belum ada data yang pasti, namun keterlibatan remaja dalam berbagai kelompok terutama dalam aksi geng motor yang menjurus pada kenakalan tampaknya semakin meningkat. Kegiatan yang dilakukan sudah menyangkut kriminal dengan menjarah beberapa toko dan mengganggu warga.

Menurutnya, para remaja ini mungkin merasa tidak mendapat tempat dalam keluarga ataupun di lingkungan sekolahnya. “Mereka seperti membawa kebencian dalam diri mereka. Dengan sengaja mereka seolah mengolok-olok petugas kepolisian dan figur otoritas lain. Nasihat dan pendapat orang tua sepertinya sudah tidak mengena lagi,” ujar Irna.

Irma mengatakan, kekerasan yang melibatkan pelajar menunjukan masih lemahnya sistem pengawasan masyarakat termasuk orang tua serta. Selain itu, ia juga menilai ini akibat ketidakmampuan aparat kepolisan menangkap sinyal gangguan keamanan. “Jadi, dalam kasus pelajar yang masih berada pada usia belia sangat rentan dengan pengaruh budaya dari luar termasuk lingkungan. Siswa biasanya langsung mencontoh budaya kekerasan yang terjadi di lingkungan,” ujarnya
(dat03/waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Kebakaran Kotanopan Tinggal di Tenda, Makan di Rumah Tetangga

    Korban Kebakaran Kotanopan Tinggal di Tenda, Makan di Rumah Tetangga

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Keluarga korban kebakaran di Desa Ujung Marisi Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal saat ini tinggal di tenda darurat. Sebanyak 9 tenda didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal. Jumlah mereka sebanyak 8 keluarga. Delapan unit rumah, satu unit mobil dan satu unit sepeda motor ludes terbakar di Desa Ujung Marisi, […]

  • Bupati Madina Didesak Sertakan 254 Desa di Pilkades 2022

    Bupati Madina Didesak Sertakan 254 Desa di Pilkades 2022

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara didesak menjadwalkan pemilihan kepala desa (pilkades) untuk 254 desa. Desakan ini muncul karena bulan  September 2022 seharusnya sudah memasuki tahapan pilkades di 254 desa sesuai amanah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Sebanyak 254 kepala desa defenitif di Mandailing Natal (Madina) akan berakhir masa […]

  • Minyak Tanah Langka di Panyabungan Timur

    Minyak Tanah Langka di Panyabungan Timur

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Masyarakat di Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini banyak yang terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk keperluan masak memasak akibat minyak tanah yang masih langka. Sementara, program konversi gas elpiji 3 kg di daerah ini belum berjalan. “Minyak tanah hingga kini masih langka di Panyabungan, warga pun kini banyak yang kembali menggunakan […]

  • Menunggu Perusahaan Daerah

    Menunggu Perusahaan Daerah

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pemerintah daerah terus didorong untuk mandiri dari sisi anggaran belanja dan secara berangsur meminimalkan ketergantungan dari pemerintah pusat. Dan, sudah lama pula diidamkan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) sebagai salah satu mesin pengisi pundi-pundi pendapatan asli daerah. Namun, dilema BUMD juga ada, setidaknya terdapat dua sisi. Pertama, dari sisi eksternal, UU No. 5 Tahun 1962 […]

  • 150 Babi Berhasil Ditangkap

    150 Babi Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Petani di Desa Tolang, Kecamatan Ulu Pugkut, Mandailing Natal berhasil menangkap 150 ekor babi dalam sebulan terakhir. Perburuan itu dalam upaya meminimalisir serangan hama babi terhadap persawahan petani di kawasan itu. Serangan hama pertanian belakangan ini, utamanya babi dan monyet semakin mengganas di wilayah ini. Seorang petani bernama Sarhan […]

  • Sekda dan Wakil Bupati Madina Dikabarkan Maju di Pilkada

    Sekda dan Wakil Bupati Madina Dikabarkan Maju di Pilkada

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pilkada Madina 2015 mulai memperlihatkan titik seru. Pasalnya, Sekda Madina Yusuf Nasution dikabarkan akan maju sebagai calon bupati. Pasangan calon wakil bupati-nya adalah Wakil Bupati Madina Imron Lubis. Konstlasi terbaru ini diperkirakan akan menghangatkan suhu politik di lingkup pemerintahan daerah Mandailing Natal. Sebab, kedua pejabat teras ini akan menjadi seteru Bupati […]

expand_less