Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Tewasnya Jenderal Spoor Diseminarkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
  • print Cetak

SIPIROK- Sejarah telah mencatat tewasnya Jenderal Spoor sangat berkaitan dengan upaya penembakan atau pembunuhan yang dilakukan tentera Belanda terhadap salah seorang pejuang asal Sipirok, Sahala Muda Pakpahan yang merupakan dalang utama dalam menghadang konvoi tentara Belanda di Jembatan Aek Kamibiri Simagomago.
“Jenderal Spoor merupakan panglima Belanda di Indonesia. Berdasarkan laporan, wilayah Sumut ketika itu sepenuhnya telah dikuasai Belanda, maka Jenderal Spoor ingin memastikan dengan menggunakan jalan darat. Namun, kenyataannnya, rakyat yang mengetauinya berupaya mengahadang dan terjadilah pertmpuran di jembatan itu lantas salah seorang petinggi yakni Jenderal Spoor terkena tembakan, dan akhirnya tewas,” katanya.
Hal ini dikatakan Ketua Umum pantia Seminar tentang tewasnya Jenderal Spoor di Aek Kambiri, Simago-mago, Sipirok, DR Fhilosopi Dharma Indra Siregar gelar Beginda Raja Gorga Pinayungan Jasomalap Sipirok Godang, Jumat (17/2) di Tor Sibohi Nauli Hotel Sipirok, Tapsel.
Katanya, tujuan seminar untuk mengenang jiwa patriotisme para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa dan mematrikannnya kembali dalam semangat generasi muda untuk menyongsong hidup ke depan. Juga sekaligus menggugah berbagai pihak untuk pentingnya mengenang sejarah perlawanan rakyat ketika itu dan setidaknya dijadikan bukti sejarah untuk anak cucu kelak.
“Duta besar Belanda untuk RI mendukung sepenuhnya pelaksanaan Seminar ini dan rencana yang setelah seminar ini,” kata Dharma Indra.
Seminar dibuka oleh tokoh masyarakat asal Tabagsel yang juga anggota DPR RI Chairuman Harahap. “Atas ijin Tuhan Yang Maha Kuasa, seminar ini saya buka. Kiranya ide seminar strategis dalam mengungkap sejarah atas perlawanan rakyat terhadapa kolonialis ketika itu,”akatanya.
C hairuman juga berharap melalui seminar, kiranya memberikan arti dan makna perjuangan para pahlawan, agar sejarah mencatat dengan tinta emas perlawanan rakyat Sipirok dalam menghadang konvoi bersenjata lengkap sebagai bentuk perlawanan atas penjajah.
Direncanakan Seminar akan berlangsung selama 2 hari dengan nara sumber antara lain, DR Fhilosopi Dharma Indra Siregar, Drs H Muhammad TWH LVRI Sumut, Wara Sinuhaji Dosen Fakultas Ilmu Budaya USU, Sopyan Pakpahan (adik Kandung Sahala Muda Pakpahan).
Hadir dalam seminar itu utusan Hayono Isman dari Kosgoroi Pusat, Sekretaris Daerah Pemkab Tapsel, Legium Veteran, Dosen, Mahasiswa, TNI, Kepolisian dan masyarakat. (ran/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

    Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Dua investor akan menanamkan modal di Mandailing Natal. Yakni sektor energi dan industri kelapa. Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan Kadin Madina bersama Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis telah melakukan rangkaian pembicaraan dengan kedua investor. Ketua Kadin (Kamar dagang dan Industri) Madina, Sobir Lubis menjawab Mandailing Online […]

  • Pemkab Madina Lamban Pemicu Warga Batahan I Panen Sawit di Lahan Sengketa

    Pemkab Madina Lamban Pemicu Warga Batahan I Panen Sawit di Lahan Sengketa

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelambanan pemerintah daerah menyelesaikan konflik antara warga Batahan I dengan PT. Pamaris diduga memicu aksi pemanenan buah sawit yang berujung penangkapan 12 warga Batahan I. Di hadapan anggota Komisi II DPRD Madina, Senin (18/4/2014), Kepala Desa Batahan I, Sobirin menjelaskan bahwa aksi pemanenan buah sawit oleh warga Batahan I di lahan […]

  • Bupati Madina Buka Acara Madina Ekspo Ekraf 2022

    Bupati Madina Buka Acara Madina Ekspo Ekraf 2022

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka Ekspo Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2022 di Pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan, Jumat (12/8). Kegiatan ini dalam rangka semarak HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengatakan bahwa HUT RI Kemerdekaan RI tahun 2022 ini diselenggarakan di Kabupaten […]

  • RPJM Madina Tahap Konsultasi Publik

    RPJM Madina Tahap Konsultasi Publik

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Mandailing Natal saat ini berada di tahap konsultasi publik. Kegiatan konsultasi berlangsung di aula hotel Madina Sejahtera, Kamis (23/9/2021) dibuka Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution. Dalam pidatonya, Atika menekankan bahwa kebijakan publik yang dilahirkan pemerintah daerah harus berdasarkan data yang relevan. […]

  • Himbauan Agar Anak-Anak Tetap Riang Belajar dari Rumah, Mungkinkah?

    Himbauan Agar Anak-Anak Tetap Riang Belajar dari Rumah, Mungkinkah?

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Pandemi belum juga landai yang menunjukkan situasi sudah bisa bersahabat kembali. Pasien terinfeksi hingga meninggal terus berjatuhan. Baik yang dirawat di RS maupun yang hanya isolasi mandiri (isoman). Sehingga membuat pemerintah harus memberlakukan PPKM, bahkan memperpanjangnya. Meskipun terjadi pro-kontra dengan kebijakan tersebut, tetap saja diberlakukan. Walhasil, rakyat […]

  • Kasus CPNS mutlak salah BKD

    Kasus CPNS mutlak salah BKD

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Hasil pengumuman calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2010 di lingkungan Pemerintah Kota Medan menuai masalah. Pasalnya, awalnya calon itu lulus di website, namun hilang di pengumuman media massa. Kondisi ini menuai protes dari para pelamar dan menyerahkan gugatannya ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan. Akhirnya, nama-nama yang menggugat itu kembali lulus. Menyikapi kondisi […]

expand_less