Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Petani Desa Huraba Bangun Jalan Usaha Tani

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
  • print Cetak

 

Petani Desa Huraba yang tergabung dalam FKS Huraba Sejahtera saat bergotongroyong membangun jalan ke sawah

SIABU (Mandailing Online) – Jalan Usaha Tani (JUT) merupakan infrastruktur yang sangat urgen untuk memudahkan petani dari dan ke sawah.

Dan itu sangat didambakan oleh masyarakat Desa Huraba Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Sebagai sarana transportasi mengangkut material pertanian hingga hasil tani mereka.

Huraba termasuk desa yang memiliki luas lahan persawahan yang tinggi di Madina. Mayoritas penduduknya bergantung pada sawah.

Oleh karena itulah, petani membentuk Forum Keserasian Sosial (FKS) Huraba Sejahtera yang merupakan suatu wadah masyarakat petani dalam merumuskan berbagai dinamika pertanian.

Dan, Kementerian Sosial RI pun meresfon kebutuhan wadah itu.

Tahun ini, Kementerian Sosial mengucurkan dana bantuan gotong royong kepada wadah itu. Berupa pembangunan jalan ke sentra perswahan dengan sistem gotong royong.

Kegiatan gotong royong telah dimulai dalam beberapa pekan terakhir.

Masyarakat bersama-sama melaksanakan pembangunan fisik jalan.

“Kita masyarakat berterimakasih kepada Pemerintah melalui Kementerian Sosial yang telah mengkucurkan dana kepada FKS Huraba Sejahtera, dimana dana tersebut kami pergunakan untuk membangun JUT di desa kami ini,” ujar Maradotang Pulungan, Ketua FKS Huraba Sejahtera Desa Huraba 1 kepada Mandailing Online di desa itu, Senin (28/10/2019).

Dalam FKS tersebut masyarakat yang merencanakan dan masyarakat juga yang menentukan kegiatan fisik apa yang akan dilaksanakan. Sehingga dengan begitu masyarakat akan dapat bersatu di dalam membangun desanya sendiri.

Dan kekompakan akan sendirinya tercipta di tengah-tengah masyarakat.

“Kita pengurus FKS bersama masyarakat saling bahu membahu bergotong royong melaksanakan kegiatan fisik,” katanya.

Ditempat terpisah, Plt Kepala Desa Huraba 1, Muhammad Sukri Plt Kepala Desa Huraba 1 mengatakan dengan adanya kegiatan FKS Huraba Sejahtera tersebut, maka masyarakat terlihat kompak untuk melaksanakan pembangunan JUT tersebut.

“Pengurus FKS Huraba Sejahtera selalu mengedepankan kekompakan di tengah tengah masyarakat, hal ini terbukti mulai dari pembentukan forum hingga pelaksanaan kegiatan selalu mengacu kepada hasil musyawarah pengurus dan masyarakat,” sebutnya.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Muswil Sumut, PKS Gelar Jalan Sehat

    Sambut Muswil Sumut, PKS Gelar Jalan Sehat

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA Menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ke-2 pada 8-10 Oktober mendatang, DPD PKS Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar jalan sehat bersama 400-an warga, sekaligus membagi-bagikan hadiah kepada peserta yang beruntung, Minggu (3/10) pagi. Jalan sehat ini mengambil start dari sekretariat DPD PKS Madina, Jalan Willem Iskandar, […]

  • Miliaran Anggaran Dialokasikan, Ali Napiah Nilai RSU Husni Thamrin Natal Rasa Puskesmas

    Miliaran Anggaran Dialokasikan, Ali Napiah Nilai RSU Husni Thamrin Natal Rasa Puskesmas

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Rumah Sakitnya kumuh, kotor tak terawat, Pegawai tidak disiplin warga pantai barat Mandailing Natal ( Madina) menilai keberadaan RSU Husni Thamrin di Kecamatan Natal layaknya Puskesmas tidak pantas jadi Badan Layanan Umum ( BLU) kalau kualitas pegawai nya tidak disiplin. Hal ini diungkapkan tokoh masyarakat pantai barat Ali Napiah pada […]

  • Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

    Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) : Kebijakan bupati Madina menyurati polres untuk menangguhkan penahanan terhadap Kadis Perhubungan Madina Harlan Batubara tersangka korupsi, merupakan langkah keliru. “Seharusnya bupati bukan membuat surat permohonan penangguhan penahan, karena yang paling pas seharusnya bupati itu menonaktifkan Kadishub,” kata pengacara DR.H.Razman Arif Nasution, SH, S.Ag. MA (PHD) yang dilansir surat kabar Malintang Pos […]

  • PT SMGP Harus Beberkan Dampak Negatif Geothermal

    PT SMGP Harus Beberkan Dampak Negatif Geothermal

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang akan melaksanakan eksplorasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta melaksanakan sosialisasi secara terbuka terhadap masyarakat. Permintaan itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Keluarga Besar Mahasiswa Mandailing Natal (PP Gabema Madina) Agussalam Nasution kepada Tim Sosialisasi Pembangunan Sorik Marapi Geothermal saat pelaksanaan sosialisasi geothermal […]

  • “Harus Putus Jalannya Baru Diperbaiki?” Warga Pantai Barat Madina Geram Minta Pemekaran

    “Harus Putus Jalannya Baru Diperbaiki?” Warga Pantai Barat Madina Geram Minta Pemekaran

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online – Jalan menuju Pantai Barat Mandailing Natal rusak parah. Warga geram. Mereka menilai Pemkab Madina tak serius mengawal usulan perbaikan, sementara Pemprov Sumut dianggap tutup mata. “Apa harus putus dulu jalan ini baru ditindaklanjuti? Ataukah harus ada reaksi warga dulu baru Pemprov Sumut mau memperbaiki?” kata seorang warga saat ditemui di titik terparah […]

  • MAMBAYU YANG MAKIN SEDIKIT

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Omline) – Meski jumlahnya tak banyak, masa sekarang aktivitas “mambayu” (mengayam tikar) di kalangan kaum ibu di Mandailing masih dijumpai di beberpa desa. Faktor ekspansi produk-produk tikar pabrikan, aktivitas mambayu di kalangan wanita Mandailing juga berfaktor mulai berubahnya pola hidup dan pola pandang masyarakat Mandailing secara umum kepada hal-hal yang bersifat pragmatis. Berbeda […]

expand_less