Minggu, 7 Jun 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal di Madina Kembali Renggut Nyawa Pekerja

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • print Cetak

MADINA ( Mandailing Online ): AK (25), warga Desa Ampung Siala, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ditemukan tidak bernyawa setelah material tanah menimbun sekujur tubuhnya saat melakukan aktifitas  penambangan emas ilegal di dusun pulau padang desa simpang durian Kecamatan Linggabayu pada Minggu, 25 Mei 2025.

Korban tewas akibat tambang emas ilegal ini menambah catatan panjang pembiaran praktek tambang emas ilegal di Kabupaten ini.

Peristiwa tewasnya AK penambang emas ilegal tersebut diketahui bekerja pada pemilik tambang yakni Tomok warga Desa Simpang Durian, dan lahan lokasi aktivitas tambang ilegal itu ada milik Aidir Ali.

Camat Lingga Bayu Edi Ikhsan yang dikonfirmasi membenarkan bahwa tambang tersebut ada milik Tomok dan pemilik lahan Aidir Ali.

“Benar, Tomok pemilik dongfeng, dan pemilik lahan Aidir Ali” Jelasnya, Minggu (25/05/25).

Edi Ikhsan menambahkan bahwa sebelumnya telah dilakukan himbauan terhadap pelaku tambang di Kecamatan Lingga Bayu untuk segera menghentikan segala bentuk aktivitas penambangan emas tanpa izin sebagaimana telah di surati oleh Bupati Mandailing Natal.

“Sering kita beri himbauan, baik melalui kades dan turun ke lapangan” jelasnya

Dari catatan sebulan terakhir sudah 3 orang pelaku tambang yang tewas karena tertimbun material tanah saat beraktifitas

sebelumnya pada 15 Mei 2025, Ahmad Mudo Harahap (48) warga Desa Suka Makmur, meninggal dunia akibat tertimpa material di lahan tambang emas di wilayah Aekorsik, Desa Tagilang Julu.

Lalu pada 22 Mei 2025, Maradongan (55) warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Lingga Bayu, juga tewas tertimbun material longsor di lokasi tambang emas dan terakhir AK ( 25 ) tahun juga ditemukan tidak bernyawa tertimbun material tanah saat melakukan aktifitas yang sama.

Praktek pembiaran oleh berwenang menjadi salah satu paktor tingginya angka kematian dilokasi tambang emas ilegal. Selain itu tidak adanya standar keselamatan juga menjadi penyebab utama.

Aktifitas tambang emas ilegal di Kabupaten ini memang menjadi salah satu mata pencaharian warga khusus nya yang berada di lokasi lokasi yang tanahnya mengandung emas. Selain menggunakan mesin dongpeng, para pelaku tambang emas ilegal juga sering ditemukan menggunakan alat berat jenis excavator sebagai alat penunjang kegiatan ilegal tersebut. Selain itu ada juga dengam sistem lobang yang kedalaman nya mencapai ratusan meter kesalam perut bumi. Meski ilegal dan kerap memakan korban nyawa aktifitas itu tetap berjalan tanpa ada tindakan tegas daei otoritas serempat.( * )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silangitkoi Pengejawantahan Green Economy

    Silangitkoi Pengejawantahan Green Economy

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Silangitkoi merupakan pengejawantahan dari green economy seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada pertemuan Group of Twenty (G20) beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) H. Ivan Iskandar saat berkunjung ke Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan, Jumat (4/2). “Saya melihat apa yang dilakukan oleh owner […]

  • DCS Dapil 2 PBB Madina

    DCS Dapil 2 PBB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PBB Madina

  • Jalur Jembatan Merah-Simpang Gambir Menyedihkan

    Jalur Jembatan Merah-Simpang Gambir Menyedihkan

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan jalur Jembatan Merah – Simpang Gambir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di beberapa titik kondisinya sangat menyedihkan. Di banyak titik badan jalan terdapat lubang besar, sehingga sangat menyulitkan bagi pengguna jalan, bahkan rawan terjadi kecelakaan. Kondisinya yang paling parah antara lain mulai dari titik Desa Tano Bato Kecamatan Panyabungan Selatan hingga […]

  • Basyrah Lubis Tidak Dapat Diberhentikan

    Basyrah Lubis Tidak Dapat Diberhentikan

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS- Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) cabang Padangsidimpuan yang mewilayahi Tabagsel H Ridwan Rangkuti SH MH menegaskan Basyrah Lubis tidak dapat diberhentikan sebagai Bupati Palas berdasarkan putusan MA Nomor 1021 K tahun 2009 yang telah berkekuatan hukum tetap. Sebab, diktum MA tersebut masih memerlukan penafsiran lebih lanjut. Alasannya, hukuman percobaan yang ditetapkan ke Basyrah Lubis, […]

  • Tolak Bergabung ke Kecamatan Baru

    Tolak Bergabung ke Kecamatan Baru

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perwakilan 6 Desa Curhat ke DPRD PADANGBOLAK- Sejumlah warga, tokoh masyarakat, dan kepala desa dari Desa Siunggam Jae, Siunggam Tonga, Siunggam Julu, Tangga-tangga Hambeng, Aek Bayur dan Aek Tolong, mendatangi DPRD Paluta, Senin (9/1). Mereka menolak jika enam desa itu bergabung dengan Kecamatan Padang Bolak Tenggara. “Kami datang ke DPRD untuk bertemu Tim Pansus Pemekaran […]

  • Siswi SMP Negeri 1 Sinunukan Dihamili Abang Kandung

    Siswi SMP Negeri 1 Sinunukan Dihamili Abang Kandung

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Siswi Kelas II SMP Negeri 1 Sinunukan, YS (15) warga Dusun Batang Lobung, Desa Simpang Durian, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), melahirkan di belakang sekolah tepatnya di kebun sawit warga yang hanya berjarak 25 meter dari sekolah, Jumat (18/02/2011) siang lalu. Kapolsek Linggabayu AKP R Siregar ketika dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (23/02/2011) mengatakan, […]

expand_less