Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal di Madina Kembali Renggut Nyawa Pekerja

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • print Cetak

MADINA ( Mandailing Online ): AK (25), warga Desa Ampung Siala, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ditemukan tidak bernyawa setelah material tanah menimbun sekujur tubuhnya saat melakukan aktifitas  penambangan emas ilegal di dusun pulau padang desa simpang durian Kecamatan Linggabayu pada Minggu, 25 Mei 2025.

Korban tewas akibat tambang emas ilegal ini menambah catatan panjang pembiaran praktek tambang emas ilegal di Kabupaten ini.

Peristiwa tewasnya AK penambang emas ilegal tersebut diketahui bekerja pada pemilik tambang yakni Tomok warga Desa Simpang Durian, dan lahan lokasi aktivitas tambang ilegal itu ada milik Aidir Ali.

Camat Lingga Bayu Edi Ikhsan yang dikonfirmasi membenarkan bahwa tambang tersebut ada milik Tomok dan pemilik lahan Aidir Ali.

“Benar, Tomok pemilik dongfeng, dan pemilik lahan Aidir Ali” Jelasnya, Minggu (25/05/25).

Edi Ikhsan menambahkan bahwa sebelumnya telah dilakukan himbauan terhadap pelaku tambang di Kecamatan Lingga Bayu untuk segera menghentikan segala bentuk aktivitas penambangan emas tanpa izin sebagaimana telah di surati oleh Bupati Mandailing Natal.

“Sering kita beri himbauan, baik melalui kades dan turun ke lapangan” jelasnya

Dari catatan sebulan terakhir sudah 3 orang pelaku tambang yang tewas karena tertimbun material tanah saat beraktifitas

sebelumnya pada 15 Mei 2025, Ahmad Mudo Harahap (48) warga Desa Suka Makmur, meninggal dunia akibat tertimpa material di lahan tambang emas di wilayah Aekorsik, Desa Tagilang Julu.

Lalu pada 22 Mei 2025, Maradongan (55) warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Lingga Bayu, juga tewas tertimbun material longsor di lokasi tambang emas dan terakhir AK ( 25 ) tahun juga ditemukan tidak bernyawa tertimbun material tanah saat melakukan aktifitas yang sama.

Praktek pembiaran oleh berwenang menjadi salah satu paktor tingginya angka kematian dilokasi tambang emas ilegal. Selain itu tidak adanya standar keselamatan juga menjadi penyebab utama.

Aktifitas tambang emas ilegal di Kabupaten ini memang menjadi salah satu mata pencaharian warga khusus nya yang berada di lokasi lokasi yang tanahnya mengandung emas. Selain menggunakan mesin dongpeng, para pelaku tambang emas ilegal juga sering ditemukan menggunakan alat berat jenis excavator sebagai alat penunjang kegiatan ilegal tersebut. Selain itu ada juga dengam sistem lobang yang kedalaman nya mencapai ratusan meter kesalam perut bumi. Meski ilegal dan kerap memakan korban nyawa aktifitas itu tetap berjalan tanpa ada tindakan tegas daei otoritas serempat.( * )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BANJIR BANDANG KEMBALI TERJADI DI MADINA
    Tak Berkategori

    BANJIR BANDANG KEMBALI TERJADI DI MADINA

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Belasan Luka, 180 Penduduk Mengungsi, Sejumlah Rumah Hanyut PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Banjir bandang kembali menerjang Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (28/4/2013) pukul 18.30 WIB. Banjir bandang akibat meluapnya Sungai Aek Mata dan Aek Rantopuran, menyebabkan tiga belas desa berdampak langsung. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasioanal Penaganggulangann Bencana (BNPB), […]

  • KPK Tahan Gubernur Sumut Syamsul Arifin

    KPK Tahan Gubernur Sumut Syamsul Arifin

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Syamsul Arifin. Syamsul ditahan sebagai tersangka korupsi kasus penyalahgunaan APBD Langkat tahun 2000-2007. Pantauan detikcom, Syamsul keluar dari Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/10/2010) pukul 20.50 WIB. Dia langsung masuk ke mobil Kijang kapsul silver bernopol B 2040 […]

  • Antisipasi Banjir, Warga Minta Sungai Aek Mata Panyabungan di Dikeruk

    Antisipasi Banjir, Warga Minta Sungai Aek Mata Panyabungan di Dikeruk

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Diawal  musim penghujan ini, warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai aek mata mulai khawatir banjir, kekawatiran itu akibat terjadinya pendangkalan dan tunpukan sampah di sungai aek mata. Memang ketika musim penghujan tiba, sejumlah pemukiman warga di sepanjang sungai aek mata selalu menjadi langganan banjir. Ini yang membuat Sobir warga pasar […]

  • Gula Aren Sipapaga Tembus Pasar Sumut

    Gula Aren Sipapaga Tembus Pasar Sumut

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gula aren buatan Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah lama menembus pasaran di kawasan Sumatera Utara. Kepala Desa Sipapaga, Zulkarnaen Nasution, SP, Senin (24/6) menyatakan, para pedagang pengumpul selalu datang menjemput langsung ke desa itu. Sehingga para pengrajin gula aren di desa ini tak repot-repot mencari pembeli. “Biasanya […]

  • Jalan Menuju 3 Desa di Kecamatan Tambangan Kembali Tertimbun Longsor

    Jalan Menuju 3 Desa di Kecamatan Tambangan Kembali Tertimbun Longsor

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Meski beberapa kali Dinas PUPR Mandailing Natal ( Madina) melakukan pembersihan material longsor perbukitan yang menutup badan jalan menuju 3 Desa di Kecamatan Tambangan, namun longsor tetap terjadi. Pagi ini material longsor kembali menimbun badan jalan. Ada tiga desa yang terisolir akibat longsor itu yakni Desa Rao Rao Dolok, Rao […]

  • Dendak Tanah Ulu Meriahkan HUT ke-23 Madina

    Dendak Tanah Ulu Meriahkan HUT ke-23 Madina

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pagelaran kreativitas seni budaya sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Rabu (9/3) malam menampilkan dendak dari Tanah Ulu, Muara Sipongi. Dendak (dendang) ini menyajikan penampilan silat dan penari yang menggunakan sapu tangan dengan iringan musik gendang dan biola. Uniknya para penari seluruhnya adalah […]

expand_less