Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

SK 44 Hambat Pertumbuhan Ekonomi Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Feb 2012
  • print Cetak

peta tnbg
Panyabungan (MO) – SK Menhut 44 Tahun 2005 dinilai merampas prospek pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperlambat laju ekonomi kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Demikian disampikan Kordinator ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) wilayah Sumut dan Aceh (NAD) Syahrir Nasution SE kepada Mandailing Online, melalui telpon selulernya, Minggu (19/2).
SK 44 tentang perubahan tata ruang hutan di Sumut itu, termasuk Madina, menurutnya telah menyebabkan sekitar 144 desa menjadi hutan lindung, termasuk perumahan, sawah, kebun rakyat hingga kantor-kantor camat.
Perubahan ini menyebabkan status tanah, sawah dan kebun rakyat tak bisa disertifikatkan oleh Badan Pertanahan Nasional. Kondisi ini jelas menyebabkan matinya upaya peningkatan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat akibat tanah sebagai agunan untuk akses pinjaman ke bank akan sirna.
Pria kelahiran Batang Natal ini mengatakan, banyak laporan masyarakat yang merasa resah dengan terbitnya SK yang diterbitkan oleh MS Kaban itu. SK 44 dinilai hanya menguntungkan pada konglomerat hitam yang tidak berpihak kepada masyarakat.
“ Dampak terbitnya SK Menhut No 44 itu, akan terjadi penganguran besar-besaran, pasalya lahan masyarakat yang sudah diusahai secara turun temurun akan terrampas dengan terbitnya SK 44 tersebut, sehingga akan timbul konflik sosial ditengah-tengah masyarakat penghuni 144 desa tersebut,” katanya.
Saat ini proses revisi SK 44 memang sedang berjalan akibat desakan arus bawah. Dia mendesak Bupati Madina dan DPRD menyelamatkan hajat hidup seluruh masyarakat Madina dengan memperjuangkan kembalinya status lahan masyarakat ke titik normal. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Polisi Aniaya Karyawan Muka Disulut Rokok Rp50 Ribu Dirampas

    Oknum Polisi Aniaya Karyawan Muka Disulut Rokok Rp50 Ribu Dirampas

    • calendar_month Senin, 28 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BELAWAN, (MO) – Perbuatan oknum polisi Bripka Hotma Tua Samosir, benar-benar kelewatan. Niatnya melerai keributan sepasang kekasih malah berujung tindakan kekerasan terhadap Lambok Simbolon (24), warga Pasar VII, Desa Pematang Johar. Data dihimpun, setelah memukuli karyawan Growth Sumatra Industri (GSI) itu, Bripka Hotman Tua Samosir yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan, ini lalu menyulut wajah […]

  • Sidang Sengketa Pilkada Madina Batal Demi Hukum

    Sidang Sengketa Pilkada Madina Batal Demi Hukum

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sidang penyelesaian sengketa Pilkada Madina yang dilaksanakan Panwaslih Madina di aula kampus STAIIM, Panyabungan, Kamis (20/8) dinilai KPU Madina sudah kadaluarsa dari sisi batas waktu sebagaimana yang ditetapkan Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Serta Walikota Dan […]

  • Di Panyabungan Timur, Anggota DPRD Pembaca Proklamasi

    Di Panyabungan Timur, Anggota DPRD Pembaca Proklamasi

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal, Sahriwan Nasution menjadi pembaca teks proklamasi di upacara peringatan HUT RI di Kecamatan Panyabungan Timur, Senin (17/8). Upacara yang dipusatkan di halaman SMP Negeri Gunung Baringin ini, selain dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Panyabungan Timur, juga dihadiri  para guru-guru, pegawai puskesmas, aparat kepolisian dari Polpol Panyabungan Timur, […]

  • Soal Panyabungan Macet, Akibat Keterbatasan Terminal

    Soal Panyabungan Macet, Akibat Keterbatasan Terminal

    • calendar_month Selasa, 12 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kemacetan di depan Pasar Baru Panyabungan, diduga akiat lemahnya Pemkab Madina melakukan penertiban angkutan umum yang parkir di badan jalan. “Tiap hari itu bang, angkutan umum parkir di badan jalan. Ya, macetlah. Kayaknya Pemkab tak berani sama pengusaha angkutan,” kata Leman Lubis, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Selasa (12/6/2018). Jalan raya […]

  • Objek Wisata Sampuraga Mengecewakan, Perlu Perhatian Pemerintah

    Objek Wisata Sampuraga Mengecewakan, Perlu Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 30 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Tokoh masyarakat Kecamatan Panyabungan Barat, Salamuddin mendesak Pemkab Madina, Kamis (30/8) untuk lebih memperhatikan kesinambungan objek wisata Sampuraga yang terletak di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat. Kondisi fisik objek wisata Sampuraga sudah bertahun-tahun memprihatinkan akibat kurang penanganan menyebabkan banyak pengunjung kecewa dan tak mau kembali mengunjunginya. “Lokasinya bersemak, becek, tempat untuk duduk-duduk […]

  • Tata Batas Gunung Manaon-Adian Jior Berpotensi Picu Konflik

    Tata Batas Gunung Manaon-Adian Jior Berpotensi Picu Konflik

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Gunung Manaon Kecamatan Panyabungan mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) menuntaskan tata batas Desa Gunung Manaon dengan Desa Adian Jior. Sebab, persoalan tata batas kedua desa itu sudah memicu konflik antar warga dua desa yang sewaktu-waktu dapat meledak pemicu bentrok fisik yang membahayakan. Itu dikatakan Nasution bersama warga Gunung […]

expand_less