Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Oknum Polisi Aniaya Karyawan Muka Disulut Rokok Rp50 Ribu Dirampas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Jan 2013
  • print Cetak

BELAWAN, (MO) – Perbuatan oknum polisi Bripka Hotma Tua Samosir, benar-benar kelewatan. Niatnya melerai keributan sepasang kekasih malah berujung tindakan kekerasan terhadap Lambok Simbolon (24), warga Pasar VII, Desa Pematang Johar.

Data dihimpun, setelah memukuli karyawan Growth Sumatra Industri (GSI) itu, Bripka Hotman Tua Samosir yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan, ini lalu menyulut wajah Lambok dengan api rokok. Selain itu uang Rp50 ribu korban juga dirampasnya. Perilaku kasar oknum polisi tersebut diungkapkan oleh Lambok Simbolon kepada wartawan, Minggu (27/1) siang.

Lambok menjelaskan, kejadian itu dialaminya Jumat (25/1) sekitar pukul 23.30 WIB saat dia berada di rumah pacarnya Yuni di Gang Sehati, Kebun Lada Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Sepasang kekasih ini saat itu bertengkar. Lambok tidak terima pacarnya kerja di rumah makan. Ternyata, larangan Lambok membuat Yuni tak terima, hingga terjadi perang mulut antar keduanya. Lambok yang emosi lalu menampar pacarnya.

Tamparan itu membuat Yuni kesal. Dia langsung pergi keluar rumah menuju depan lorong rumahnya sambil menangis. Saat itulah, Bripka Hotma Tua Samosir melintas dengan mengemudikan mobil Xenia. Hotma pun berhenti dan melihat Yuni menangis karena ribut dengan Lambok.

Hotma lalu turun dari mobil dan langsung memarahi Lambok sambil dirinya mengaku oknum polisi dari Polres Pelabuhan Belawan.
“Abang itu ( Hotma, red) tiba-tiba berhenti waktu kami berantam. Dia turun dari mobil langsung marah-marah. Dia bilang kau apain cewek ini dan mengancam aku jangan macam-macam sambil mengaku dia polisi dari Belawan,” kata Lambok memperagakan kemarahan Hotma pada malam itu.

Hotma lalu mengajak Lambok dan Yuni untuk naik ke mobilnya menuju rumah sakit. Tujuannya untuk mengobati wanita berusia 18 tahun itu. Setibanya di RSU Delima, Hotma membawa Yuni ke rumah sakit, sembari mengancam Lambok untuk tetap di dalam mobil. “Kami takut makanya ikut aja malam itu, karena dia ngaku polisi. Padahal cewek aku tidak ada luka,” cerita Lambok lagi.

Nah, ketika Yuni berada di rumah sakit, Bripka Hotma kembali ke mobilnya dan langsung memukuli Lambok sambil menyulutkan api rokok ke arah kiri bawah matanya. Tak hanya itu, uang Rp50 ribu di kantong Lambok pun diambil oknum Polres Pelabuhan Belawan itu. “Cewek aku tidak tahu aku dipukuli. Habis kami dari rumah sakit, kami dipulangkannya,” terang Lambok.

Setibanya mereka di rumah Yuni, Lambok menceritakan kepada kedua orang tuanya bahwa dia telah dipukuli Bripka Hotma. Mendengar itu kedua orang tua pacarnya tak terima dan meminta kepada Lambok untuk melaporkan kejadian itu.

“Keluarga pacar aku kenal ama abang itu. Dia memang polisi, karena rumahnya tak jauh dari rumah pacarku,” cerita Lambok masih trauma dengan kejadian malam itu. Lambok dan keluarganya, hingga saat ini masih memikirkan apakah akan membuat pengaduan atau tidak. Sebab Lambok masih trauma.

“Kami masih mikir mau melapor, saya masih takut Bang. Cuma saya tak terima saja dipukulinya. Padahal, aku sama pacarku mau menikah bentar lagi, masa dia yang ikut campur soal hubungan kami,” kesal Lambok di rumahnya.

Menyikapi itu, Kasi Propam Polres Pelabuhan Belawan Iptu Ilham Harahap membenarkan ada anggota Polres Pelabuhan Belawan bernama Hotma Tua Samosir. Mengenai peristiwa yang dialami korban, dia mengarahkan agar korban melapor. “Silahkan saja laporkan, biar kita cek nanti polisi itu,” katanya singkat. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko Perekonomian Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    Menko Perekonomian Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Jumat, 11 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri Perekonomian RI, Darmin Nasution menyatakan industri salah satu upaya mendongkrak perekonomian daerah. Itu dikatakannya saat mengunjungi Kampoeng Kaos Madina di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Jum’at (11/5/2018). Kampoeng Kaos merupakan industri kreatif yang memproduksi berbagai jenis kaos, batik Mandailing, Gordang Sambilan serta banyak ragam pernak pernik khas Mandailing. Darmin menyatakan, industri […]

  • Gadis Suku Tuareg Bebas Berzina Dengan Pria Mana Saja

    Gadis Suku Tuareg Bebas Berzina Dengan Pria Mana Saja

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama berabad-abad lamanya, Suku Tuareg hidup secara semi nomaden. Mereka berjalan menyusuri Gurun Sahara dan menyebar, mulai dari Aljazair Tenggara, Niger, Libya Barat Daya, Burkina Faso Utara, Nigeria Utara, hingga Mali. Tak diketahui dari mana munculnya Suku Tuareg, yang jelas mereka pertama kali ditemukan di Gurun Sahara. Mereka berbicara menggunakan Bahasa Tamacheq, salah satu Bahasa […]

  • Cok Simbara Dukung Sofwat-Beir

    Cok Simbara Dukung Sofwat-Beir

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dukungan dari para perantau untuk kemenangan pasangan H.M. Sofwat Nasution dan Ir. H. Zubeir Lubis terus berdatangan. Kali ini, aktor senior Cok Simbara bersuara. “Au Sofwat Nasution do u dukung,” katanya. Dihubungi melalui telpon seluler, Kamis pagi (24/9-2020), Cok Simbara yang lahir dan besar di Pasar Jonjong, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), […]

  • Ketua Kadin Sumut Apresiasi Keberadaan Tenun di Silangitkoi

    Ketua Kadin Sumut Apresiasi Keberadaan Tenun di Silangitkoi

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) H. Ivan Iskandar Batubara mengapresiasi keberadaan Kampung Tenun di wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan. Ivan menyebutkan, keberadaan tenun di Silangitkoi yang pengerajinnya merupakan warga sekitar sangat layak dikembangkan dan didukung untuk mendorong ekonomi masyarakat. “Tenun merupakan salah satu kerajinan yang […]

  • Sedikitnya 6 Rumah Rusak Akibat Banjir dan Angin Beliung di Mompang

    Sedikitnya 6 Rumah Rusak Akibat Banjir dan Angin Beliung di Mompang

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Banjir dan angin puting beliung yang melanda Desa Mompang Julu, Mompang Jae hingga Desa Sukaramai (dahulu Sibaung-baung), Selasa (7/2) menyebabkan banyak rumah penduduk rusak. Data sementara yang dihimpun Mandailing Online di Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Madina, Rabu (8/2) menyebutkan selain rumah, sawah dan kilang padi juga menjadi korban, yakni. Desa Mompang Julu: Rumah milik […]

  • Ketika Fir’aun Berkuasa

    Ketika Fir’aun Berkuasa

    • calendar_month Jumat, 18 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ketika Fir’aun berkuasa, dirinya dikelilingi pemuka agama, konglomerat, dan juga para penjaga keamanan. Ketika Fir’aun berkuasa, di sisi kanannya ada Bal-am bin Ba’ura. Bal-am adalah seorang pemuka agama, yang dengan penguasaannya atas dalil-dalil agama di zamannya, dia memutar-mutar lidahnya demi membenarkan semua tindakan Fir’aun dan dengan kejinya menuding orang-orang yang memperjuangkan kebenaran sebagai penjahat […]

expand_less