Minggu, 25 Okt 2026
light_mode

Harga Kakao di Madina Bertahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan. Semenjak pemerintah menerapkan Bea Keluar (BK) kakao (coklat–red), harga komoditas ini pada tingkat petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tak lagi bisa menyentuh level Rp 20.000/kg seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Harganya kini hanya mampu bertahan pada level Rp 15.000 hingga Rp 17.000/kg.
Menurut pemhakuan sejumlah petani, sebelum BK kakao diberlakukan, harga jual kakao di tingkat petani paling rendah berkisar Rp 20.000/kg. Bahkan harganya pernah mencapai Rp 27.000/kg.

Sehingga, turunnya harga kakao saat ini dan tak lagi pernah beranjak naik tentunya sangat dikeluhkan petani. Petani menduga, BK kakao adalah biang keladinya, sebab pabrik pengolahan kakao dan juga para eksportir telah membebankan penerapan tariff BK kakao itu pada petani dengan menekan harga pembelian kakao dari petani.

Seperti diungkapkan Ali Arhan (35), petani kakao di Panyabungan, Madina. Kepada MedanBisnis, Minggu (24/10) ia mengatakan, sejak Juli 2010 kemarin, harga kakao ditingkat petani yang awalnya sekitar Rp 22.000/kg terus turun setiap bulannya.

“Harga kakao kering saat ini paling mahal hanya Rp 17.000/kg, itupun dengan kualitas yang bagus. Kalau kurang bagus paling dihargai Rp 15.000/kg. Sementara kalau kita kalkulasikan dengan biaya yang dikeluarkan dari memetik buah, mengupas sampai menjemur hingga kering, harga itu sangat tidak sepadan, bahkan bisa merugi” jelasnya.

Pengakuan senada juga disampaikan Nasruddin Matondang (42). Menurutnya, karena merosotnya harga kakao membuat ia tak lagi dapat melakukan perawatan kebun secara intensif. “Jadi mau tak mau kita mengurangi perawatan sampai 75% dari sewaktu harga kakao masih Rp 24.000/kg.

Saya tidak tahu kenapa harga kakao terus menurun seperti ini, sementara harga karet terus membaik. Kami para petani ini hanya bias berharap agar pemerintah bias membuat kebijakan yang berpihak pada petani, supaya harga kakao bias membaik kembali seperti harga sebelumnya karena dari sinilah sumber penghidupan kami,” harapnya.

Sebelumnya, Ali Mutiara Rangkuti anggota DPRD Madina kepada MedanBisnis, mengatakan, pemerintah harus bisa mencari solusi atas masalah harga kakao yang terus merosot saat ini. “BK kakao itu yang nanggung seharusnya kan para eksportir, tapi kenyataannya yang menanggungnya adalah para petani. Jadi dengan adanya kebijakan ini yang dirugikan itu malah petani, bukan para eksportir,” ujarnya. (zamharir rangkuti)
sumber:medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenangan Hidayat-Dahlan Kemenangan Rakyat Madina

    Kemenangan Hidayat-Dahlan Kemenangan Rakyat Madina

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kemenangan Calon Bupati-Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution adalah kemenangan seluruh rakyat Madina. Itulah sorakan ribuan masyarakat Madina yang melakukan konvoi, Ahad (24/04/2011) sore sekitar pukul 17.00 WIB setelah mengetahui pasangan Hidayat-Dahlan, unggul. Luapan kegembiraan mereka tunjukkan dengan meneriakkan lapaz Allahu Akbar dan Sholawat Badar diiringi Gordang Sambilan. Saat itu, ekpresi […]

  • Pemerintah Indonesia Tetap Pertahankan PT.SMGP

    Pemerintah Indonesia Tetap Pertahankan PT.SMGP

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia tetap mempertahankan PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT.SMGP) melanjutkan eksplorasi panas bumi bagi pembangkit listrik di Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakan Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Tisnaldi menjawab wartawan usai menghadiri Forum Diskusi Bersama Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sorikmarapi […]

  • Pekan Akhir Ramadan, Pasar Panyabungan Membludak

    Pekan Akhir Ramadan, Pasar Panyabungan Membludak

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kawasan Pasar Baru dan Pasar Lama Panyabungan, Mandailing Natal, dibanjiri pembeli sejak Selasa. Lorong-lorong Pasar Baru penuh sesak manusia menyebabkan situasi sangat pengab dan padat kerumunan. Pantauan Mandailing Online sejak Kamis hingga Jum’at (29/4/2022) sasaran konsumen umumnya toko dan lapak pakaian baru. Selain itu penjual sandal, perhiasan imitasi hingga peralatan rumah […]

  • Burhanuddin Siregar Sosok Pengusaha dan Politisi PKS Calon Bupati Madina

    Burhanuddin Siregar Sosok Pengusaha dan Politisi PKS Calon Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tak dapat dipungkiri, Kabupaten Mandailing Natal membutuhkan pemimpin dari figur pengusaha, yang memahami cara menggerakkan ekonomi rakyat, pun perekonomian daerah. Karena persoalan yang dihadapi rakyat Madina adalah masalah ekonomi. Dan akan kian mendekati sempurna jika figur pengusaha itu juga memiliki pengalaman sebagai politisi yang memahami belantara birokrasi daerah. Apalagi politisinya dari PKS (Partai Keadilan […]

  • Job Fair Madina Dibuka, Saipullah Imbau Pemuda Tingkatkan Kompetensi

    Job Fair Madina Dibuka, Saipullah Imbau Pemuda Tingkatkan Kompetensi

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Dahlan Batubara
    • 0Komentar

      … PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution membuka Job Fair (bursa kerja) di Gedung Serba Guna Amru Daulay, Panyabungan, Rabu (23/9/20206). Dia menyatakan apresiasi yang tinggi kepada 15 perusahaan yang menyediakan lowongan kerja di Job Fair itu. Saipullah berharap dunia usaha dan pemerintah daerah bisa melanjutkan kerja sama pelaksanaan Job Fair […]

  • Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): seolah tidak takut pada Polisi, pelaku penambang emas ilegal di ujung kampung desa sipogu tepatnya berbatas dengan desa ampung siala Kecamatan Batang Natal terus beroperasi. Pelaku tambang ini leluasa menggunakan alat berat jenis excavator padahal lokasi aktifitas tidak jauh dari jalan lintas provinsi Panyabungan-Natal. Informasi dari warga menyebut, aktifitas penambang […]

expand_less