Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Sekda Palas meringkuk di sel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 15 Jul 2012
  • print Cetak

korupsi

MEDAN – Direktorat Rerserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian DaeraH Sumatera Utara (Polda Sumut) terus melakukan pemeriksaan terhadap Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas Gusnar Hasibuan yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan tiga unit mobil fiktif senilai Rp 933.639.000.

Sekda Palas tersebut akhirnya dimamsukkan sel oleh penyidik Subdit III/Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Ditreskrimsus Polda Sumut, setelah dijemput paksa dari RS. Haji, Medan, Jumat kemarin.

“Sebelumnya tersangka mengaku sakit dan dirawat di Rumah Sakit Haji Medan. Namun setelah kita koordinasi dengan dokter yang menangani tersangka, ternyata penyakitnya sudah sembuh. Kemudian kita jemput dan diboyong ke Mapoldasu sekitar pukul 14.00 WIB untuk diperiksa dan dilakukan penahanan serta berkoordinasi dengan Bidokkes Poldasu apakah di bantarkan atau ditahan di sel tahanan,” terang Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu, Kompol Juda Nusa Putra malam ini.

Menurut Juda, dari hasil medical record tim dokter, tersangka memiliki riwayat penyakit jantung, empedu dan ipertensi. “Sudah sembuh makanya kita bawa ke Polda. Ada riwayat jantung, terus ada riwayat empedu dan hipertensi juga,” sebutnya.

Dikatakanya, dalam pendalaman dugaan korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Palas tahun 2010. Pengadaan tersebut untuk pembelian dua mobil sampah dan satu unit bus dinas Pemda. “Untuk pemeriksaan saksi dalam kasus ini sudah 8 orang. Pada kasus ini terbukti, adanya pengeluaran anggaran pengadaan namun barangnya tidak ada. Ini fiktif,” jelasnya.

Ditegaskan Juda, dalam kasus ini, pihaknya sudah menetapkan tersangka lainnya. “Ada satu tersangka lain yakni, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Muhammad Pangihutan Hasibuan. Beliau sudah dipanggil namun tidak datang. Nanti kita panggil lagi,” jelasnya.

Dijelaskan, Muhammad Pangihutan Hasibuan merupakan pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Palas di bagian Pekerjaan Umum (PU). “Dalam waktu dekat ini tersangka kita panggil dan langsung ditahan,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Sadono Budi Nugroho menyebutkan, pemanggilan kedua terhadap Sekda Kab. Padang Lawas Gusnar Hasibuan tersebut dilayangkan pada Jumat (29/6) lalu. Pada pemanggilan kedua tersebut tersangka tidak hadir, karena alasan sakit. “Mendapat kabar sakitnya tersangka kita juga terkejut. Sebelumnya tersangka masih mengikuti pertemuan Sekda se Indonesia. Saat di layangkan pemanggilan kedua, keesokan harinya kita mendapatkan kabar tersangka sakit dan tidak bisa ngomong,” tandas Sadono.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak ada THR untuk PNS

    Tak ada THR untuk PNS

    • calendar_month Senin, 30 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampit, Kalteng (MO)- Pemerintah Kabupatan Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah memastikan pegawai negeri sipil (PNS) tidak mendapat Tunjangan Hari Raya (THR). “Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor. 13 Tahun 2005, tentang tunjangan bagi PNS pemerintah di larangan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR),” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kotim Kusdinata di […]

  • 7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina 1 Orang Diantaranya Pemilik

    7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina 1 Orang Diantaranya Pemilik

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Polres Mandailingnatal ( Madina) telah menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus tambang emas ilegal di Kecamatan Kota Nopan. Ke 7 tersangka itu 1 diantaranya sebagai pemilik alat berat. Mereka saat ini di tahan di Mapolres Madina. Ketujuh tersangka adalah SB sebagai pemilik alat berat, JH ( 33 th) warga desa […]

  • Pentingnya Menjaga Lisan

    Pentingnya Menjaga Lisan

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Suatu hari, perawi hadits, Abdullah bin Mubarak, menunaikan ibadah haji. Ketika berziarah ke makam Rasulullah SAW, Dia bertemu dengan wanita tua. Setiap kali Abdullah bertanya selalu dijawab wanita itu dengan ayat-ayat Alquran. Abdullah, Assalamualaikum. Wanita tua, Salamun qaulan min rabbi rohim (salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih. QS Yasin 58). Abdullah, ”Semoga Allah merahmati […]

  • Juara Cerdas Cermat Itu Ternyata Jalan Kaki 3 Km ke Sekolah

    Juara Cerdas Cermat Itu Ternyata Jalan Kaki 3 Km ke Sekolah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Juara I cerdas-cermat tingkat Kecamatan Batang Natal dan Juara Harapan III tingkat Kabupaten Madina ternyata pergi-pulang ke sekolah dengan berjalan kaki sepanjang tiga kilometer setiap hari. Murid SDN 277 bernama lengkap Saifullah tidak punya pilihan lain. Dia bersama 30-an murid lain dari Desa Lubuk Bondar harus menempuh jalan berlumpur […]

  • Islam Mewujudkan Kemerdekaan Hakiki

    Islam Mewujudkan Kemerdekaan Hakiki

    • calendar_month Minggu, 15 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurhabibah, S.Pd Tinggal di Padangsidempuan Tak terasa beberapa hari lagi  bangsa Indonesia merayakan kembali hari kemerdekaan negeri ini untuk yang ke-76 kalinya. Di tengah suasana perayaan kemerdekaan itu, bangsa ini tentu layak bertanya: Apa sebetulnya arti kemerdekaan yang hakiki itu? Betulkah kita telah benar-benar merdeka? Betulkah kita telah sungguh-sungguh terbebas dari segala bentuk penjajahan? […]

  • Pecinta Alam Madina Bersihkan Sungai Aek Mata Panyabungan

    Pecinta Alam Madina Bersihkan Sungai Aek Mata Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sugai Aek Mata yang melintasi kota Panyabungan, sangat kotor penuh sampah dan bau busuk. Terpanggil demi kebersihan ibukota kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kelompok Pecinta Alam Kabupaten Mandailing Natal  melakukan pembersihan sepanjang bantaran sungai itu, Sabtu (27/8). “Saya merasa senang, kegiataan ini bisa dilakukan,” kata Ketua Pelaksana, Abdul Aziz didampingi Ketua […]

expand_less