Rabu, 16 Sep 2026
light_mode

Semua Pihak Harus Proaktif Tuntaskan Bandara Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 25 Sep 2012
  • print Cetak

Hidayat Batubara 250912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara menekankan kepada semua pihak agar tahapan pembangunan bandara Madina tidak melorot lagi dari yang dijadwalkan.

Apabila ada lagi kendala harus dituntaskan dengan segera dan baik, dan jika tak ada kendala agar proses pelaksanaan pembangunan bandara segera dilaksanakan.

Itu ditegaskan Hidayat Batubara ketika meninjau areal lahan Bandara Madina di Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang didampingi Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Madina, Harlan Batubara SH, Jumat (21/9).

Bupati menyatakan, bandara ini sangat dibutuhkan demi percepatan pembangunan di Madina, contoh para investor akan mau ke daerah bila dilihat dari segi transportasinya bagus.

“Bayangkan infrastruktur dari Kota Medan ke Madina sangat sulit dilalui. Nah, bandara inilah yang diyakini bisa membantu percepatan proses pembangunan daerah ini,” ungkap bupati.

“Saya meminta semua administrasi secepatnya diselesaikan agar pelaksanaan pembangunan bisa dimulai,” imbuh bupati.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Madina, Harlan Batubara menyatakan pembangunan fisik bandar udara Madina diproyeksikan dibangun tahun 2014. Pemkab Madina saat ini tengah melobi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menyerahkan lahan yang dibutuhkan bagi landasan pacu bandar udara di Kecamatan Bukit Malintang.

Bupati menambahkan, nantinya akan banyak akses usaha masyarakat yang akan terbuka atas keberadaan bandara. Misalnya, dari segi jasa angkutan, penginapan, wisata kuliner, kerajinan dan budaya daerah, objek wisata, serta usaha lainnya yang berpeluang maju dan berkembang.

”Target kita sebenarnya, nantinya yang menggunakan bandara ini adalah dari Sumatera Barat (Sumbar) khususnya Pasaman, karena dari Pasaman ke Padang masih butuh waktu tempuh yang lama. Nantinya mereka akan memilih menggunakan bandara Madina. Nah di sinilah peluang besar bagi masyarakat Madina untuk mengembangkan usaha,” tambahnya.

Kata Hidayat, pembangunan Bandara ini akan berjalan baik bila didukung seluruh elemen masyarakat dan stake holder yang ada. Hidayat juga meminta Camat Bukit Malintang agar bekerja sama dengan kepala desa sekitar lokasi untuk membentuk tim mencari fakta, apakah masih ada kendala sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

”Saya tidak ingin ketika nanti proses pembangunan berjalan ada masalah. Saya minta camat dan kades-kades sekitar lokasi, untuk mendata apakah masih ada kebun atau tanaman warga yang terkena apabila pembangunannya dimulai. Kalau masih ada selesaikan,” pesannya. (idw)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Merah di Tanjungbalai dan Panyabungan Naik

    Harga Cabai Merah di Tanjungbalai dan Panyabungan Naik

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Harga cabai merah dalam beberapa hari terakhir ini yang diperdagangkan di Kota Tanjungbalai dan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan. Di Tanjungbalai misalnya, harga cabai merah lokal kini seharga Rp12.000 per kg dari sebelumnya Rp10.000 per kg, sementara cabai merah keriting diperdagangkan seharga Rp18.000 per kg dari sebelumnya Rp14.000 per kg. Sedangkan di Kota […]

  • Terpaksa Tinggal di Bawah Tenda Darurat

    Terpaksa Tinggal di Bawah Tenda Darurat

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      DI BAWAH TENDA – Beberapa anak-anak keluarga korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal saat ini harus tinggal di bawah tenda darurat bersama kelarga mereka, Senin (8/6). Mereka berharap kepada pemerintah dan masyarakat luas turut membantu menyumbangkan bahan bangunan bagi pembangunan kembali rumah yang sudah rata dengan tanah, paska kebakaran 8 unit […]

  • Presiden Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

    Presiden Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Presiden Joko Widodo melarang ekspor bahan baku minyak goreng/ crude palm oil (CPO) dan minyak goreng dalam rapat bersama menterinya. Larangan yang mulai berlaku pada Kamis (28/4/2022) itu dimaksudkan supaya harga minyak goreng di dalam negeri murah dan pasokan kembali melimpah. “Dalam rapat saya putuskan melarang ekspor bahan baku minyak goreng […]

  • Nakes Sempat Mogok Kerja, Bupati: ASN Jangan Mengambil Langkah yang Merugikan Masyarakat

    Nakes Sempat Mogok Kerja, Bupati: ASN Jangan Mengambil Langkah yang Merugikan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tenaga kesehatan (Nakes) bagian laboratorium di RSUD Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) kemarin, Selasa (14/12) sempat melakukan aksi mogok kerja karena insentif yang diterima tidak sesuai. Aksi mogok yang berlangsung sekitar 3 jam tersebut sempat membuat pelayanan sedikit terganggu. Akibatnya hal tersebut pada Rabu (15/12) pagi Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution […]

  • Atika Pantau Korve ASN

    Atika Pantau Korve ASN

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution memantau secara langsung pelaksanaan pekan kedua korve ASN di Kompleks Perkantoran Pemkab Madina, Jumat (13/2/2026). Korve atau kerja bakti kebersihan yang dilaksanakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowk Subianto dan hasil Rapat Koordinasi Kepala Daerah di […]

  • Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (2-selesai)

    Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Budayawan/Sutradara   Pemanfaatan tanah kerajaan di Mandailing, Saba Bolak misalnya, diberikan kepada masyarakat yang tidak memiliki tanah. Sewa sawah tidak berbentuk satuan mata uang atau emas, tetapi berupa bagi hasil produksi. Selain itu, luas tanah Saba Bolak pun tidak lebih luas dari sawah penduduk desa. Saba Bolak diberikan kepada rakyat sebagai […]

expand_less