Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

4.000 mahasiswa Unimed terima beasiswa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Lebih dari 4.000 mahasiswa jenjang pendidikan S-1 maupun D-3 Universitas Negeri Medan mendapat beasiswa dari berbagai instansi dan lembaga pemerintah maupun swasta.

Pembantu Rektor III Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Biner Ambarita di Medan, mengatakan beberapa jenis beasiswa tersebut di antaranya Supersemar, Bidik Misi, PTP 4, VDMS, Toyota Astra, BNI, BBM, PPA dan pemkab/pemkot.

Beberapa Pemkab/Pemkot tersebut misalnya Kabupaten Serdang Bedagai, Pakpak Bharat dan Bengkalis, dengan besaran bervariasi. Baru-baru ini juga ada bantuan beasiswa Business Plan sebesar Rp.200 juta kepada 20 orang mahasiswa perguruan tinggi tersebut.

Pemberian beasiswa Business Plan tersebut salah satunya bertujuan untuk membantu para mahasiswa guna menambah modal usaha, sekaligus mendorong agar mahasiswa lebih mengembangkan jiwa kewirausahaan.

“Dengan adanya bantuan beasiswa dari beberapa lembaga tersebut, tentunya sangat besar artinya bagi mahasiswa terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kedepan kami juga berharap lebih banyak lagi lembaga terutama BUMN yang menyisihkan CSR untuk beasiswa,” katanya, hari ini.

Kabag Humas Unimed Tappil Rambe mengatakan, pihaknya menyadari bahwa mahasiswa yang sedang dalam proses pendidikan di perguruan tinggi itu berasal dari latar belakang sosial yang berbeda.

Untuk itulah diperlukan bantuan biaya pendidikan atau beasiswa yang merupakan capaian skala prioritas bagi pengembangan dan kelancaran proses pendidikan.

Dewasa ini bila dicermati potensi dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan di Indonesia, jumlahnya cukup signifikan.

Artinya bila sebagian saja dari angka tersebut dialokasikan dalam bentuk dana CSR untuk bidang pendidikan tentu akan memberikan dampak yang positif dan menggembirakan.

Bila diprogram dengan baik terkait dengan pemberdayaan masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya pendidikan, tentu akan mampu meningkatkan persentase angka partisipasi kasar pendidikan.

“Kami tentunya memberikan apresiasi yang setingginya kepada lembaga dan perusahaan yang telah menyisihkan sebagian dana CSR untuk beasiswa, sebagai bentuk perhatian akan pendidikan anak bangsa untuk lebih memacu prestasi akademiknya,” katanya.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalisasi Dana Desa Madina: Dari Alokasi Konsumtif ke Investasi Produktif

    Optimalisasi Dana Desa Madina: Dari Alokasi Konsumtif ke Investasi Produktif

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Pembangunan Daerah   Sudah lebih dari satu dekade Dana Desa mengalir ke seluruh pelosok Nusantara. Namun, di banyak daerah, manfaatnya masih jauh dari optimal. Alih-alih menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi desa, Dana Desa lebih sering habis untuk kegiatan seremonial, upah proyek infrastruktur kecil, atau bahkan menjadi bancakan mafia proyek desa. Waktunya […]

  • Mengenal Partanian Organik di Jepang Metode Bangau Putih

    Mengenal Partanian Organik di Jepang Metode Bangau Putih

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bangau putih hilang dari langit Jepang sejak tahun 1970-an. Sekarang ratusan bangau berhasil kembali ke alam. Sangat jarang dimanapun di dunia ini spesies yang pernah hilang hidup harmonis dengan manusia di lingkungan manusia. Keajaiban ini terjadi karena melalui efford yang kuat dari mereka yang ingin hidup berdampingan dengan bangau lagi. Kota Toyooka sedang berusaha untuk […]

  • 2 Calhaj Tabagsel Meninggal

    2 Calhaj Tabagsel Meninggal

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    . SIDIMPUAN- Dua jamaah calon haji (calhaj) asal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meninggal dunia di tanah suci. Musa Nasution (70), calhaj asal Padangsidimpuan (Psp) menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (1/11) usai pulang salat subuh dari Masjid Nabawi, Madinah. Satu calhaj lainnya, Nurbaek Siregar (49), warga Kecamatan Halongonan, Padang Lawas Utara, wafat di Mekkah, Rabu (3/11) siang […]

  • Mendiknas: UN Acuan Masuk PTN pada 2012

    Mendiknas: UN Acuan Masuk PTN pada 2012

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Surabaya, Mendiknas, M Nuh (tengah), menyapa sejumlah siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), usai peresmian Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di kompleks Rumah Sakit Islam (RSI) Wonokromo, Surabaya, Minggu (12/12). TBM di ruang publik yang diprakarsai pihak RSI Wonokromo tersebut, bertujuan untuk menyediakan sarana belajar masyarakat yang bermutu dengan mengedepankan kepentingan komunitas dan memunculkan kreatifitas masyarakat. […]

  • Petugas Kebersihan Dipecat, Inspektorat Sumut Surati Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektorat Provinsi Sumut atas nama Gubsu memerintahkan Bupati Mandailing Natal melakukan penyelidikan kebenaran informasi pemberhentian sekitar 20 petugas kebersihan secara sepihak oleh Kabid Kebersihan Badan LHKP, Firman Lubis. Perintah itu melalui Surat Inspektorat Sumut bernomor 605/R/2013 tertanggal 16 Mei 2013 dan ditandatangani Kepala Inspektorat Sumut Ir H Djalil Azwar MSi. Surat […]

  • Lynette Wehner: Alquran Seperti Ditulis Untukku

    Lynette Wehner: Alquran Seperti Ditulis Untukku

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kisah Lynette Wehner memeluk Islam bermula ketika ia bekerja di sebuah sekolah Islam. Sikap profesionalnya itu menafikan kekhawatiran keluarganya. “Anda pasti akan menjadi Muslim,” ungkap Wehner, menirukan pandangan mertuanya, seperti dilansir onislam.net, Senin (25/11). Perkataan mertuannya itu memang membekas dipikirannya. Namun, ia tidak memungkiri memiliki sebuah kelas lebih penting ketimbang harus khawatir soal mertuannya. Sejak […]

expand_less