Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Medan marak perampok sepeda motor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
  • print Cetak

MEDAN – Kendati gencar-gencarnya pihak Polsekta Medan Baru dalam menggelar razia di wilayah hukumnya, tetapi percuma saja. Dalam waktu semalaman tiga unit sepeda motor dirampok dari lokasi berbeda di wilayah hukum Polsekta Medan Baru.

Salah seorang korban perampokan sepeda motor,Tengku Indra Farouzi (19) bersama pamannya Ricky (29) keduanya warga Pasar V Tembung mengatakan, mereka harus kehilangan sepeda motor Suzuki Satria FU,BK 5269A ED, warna hitam akibat dirampok tiga pemuda bersajam di Jalan Mongonsidi Medan, tepatnya di depan RS Boloni sekira pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

Peristiwa tersebut bermula ketika pamannya Ricky usai menjemput keponakkannya Tengku pulang bekerja di Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto Medan, namun di tengah perjalanan kedua korban terkejut tiba-tiba melihat tiga pemuda tak dikenal melakukan penyetopan terhadap mereka.

“Saat distop laju kendaraan kami, satu diantara ketiga pemuda tersebut langsung mengeluarkan klewang sembari menodongkan ke leher saya, sedangkan yang dua lagi menodongkan kebagian perut paman kemudian mereka merampas kendaraan kami dan mengambil dompet berisikan KTP, STNK, SIM dan satu unit handphone Nexian,” ungkap Ricky.

Usai melakukan aksinya, ketiga pelaku dalam posisi berboncengan lalu melarikan diri. “Merasa kesal dan dirugikan kami berupaya mengejar para pelaku dengan berlari sejauh lima ratus meter, kemudian melintas pengemudi becak bermotor dan kami menumpang betor lalu berupaya mencari tau ke mana arah tujuan para pelaku tersebut,” jelasnya.

Setibanya di pemukiman rumah warga, kedua korban bertemu dan menanyakan kepada seorang pria saat itu. “Saat kami bertemu bapak yang mengaku Kepling setempat mengatakan tadi seorang anak muda mendorong sepeda motor masuk ke Gang .F Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia,” ungkap korban.

Kami pun langsung menghubungi petugas Polsek Medan Baru. Selanjutnya polisi turun ke lokasi kejadian dengan bersama-sama mengejar pelaku sekaligus melihat sepeda motor yang didorong pria tadi. “Ternyata kendaraan tersebut adalah milik kami,” terang korban, hari ini.

Petugas terlihat mengamankan lima pemuda yang sedang duduk-duduk di dekat sebuah warung pinggir Jalan Mongonsidi Medan tanpa alasan yang jelas serta langsung memboyong mereka ke komando. Begitu di hadapkan kedua korban satu diantara tiga orang adalah pelaku perampokan sepeda motor milik korban.

Di tempat yang sama juga, masih wilayah hukum Polsekta Medan Baru, satu setengah jam kemudian tepatnya sekira pukul 02.30 WIB, Masro Damanik (22) bersama Joni Haloho (37 )keduanya warga kawasan Padang Bulan,Pasar Lima, Gang Pardosi terpaksa harus merelakan kendaraan roda dua miliknya jenis Suzuki Satria, BK 5833, warna hitam abu-abu dan satu unit Hp Samsung Chaam mereka karena dirampas puluhan pemuda di Jalan Mongonsidi Medan, tepatnya di persimpangan KFC Jalan Monginsidi.

Menurut keterangan kedua korban kepada petugas SPKT di Polsek Medan Baru, keduanya berencana hendak belanja ke sentral pusat pasar, namun di tengah perjalanan korban dihadang para pelaku dan begitu sepedamotor korban berhenti dipepet seorang pejalan kaki dengan ditemani puluhan rekannya berada di posisi belakang.

“Salah seorang pelaku miminta agar korban menghentikan kendaraanya. Stop dulu kau dan pelan kau. Pelaku langsung merampas sepeda motor dan kemudian melarikan diri,” ujar korban menirukan ucapan pelaku.

Sementara itu dari lokasi berbeda di hari yang sama dan masih dalam wilayah hukum Polsekta Medan Baru juga, korban Nurul Putri (23 )warga Jalan Bersama/Padang No.236 Tembung dan Iksan (22 )warga Jalan Waringin Sekip saat mengendarai sepeda motor jenis Varrio Teqno, warna hitam tanpa nopol dirampok enam orang pelaku di Jalan Jenderal Sudirman Medan sekira pukul 04.15 WIB, tepatnya di jembatan dekat rumah Dinas Gubernur Sumut.

Informasi diperoleh, bahwa keenam pelaku satu diantaranya wanita tersebut mengendarai 3 sepeda motor roda dua beraksi dengan cara memepet dan menyuruh kedua korban berhenti, kemudian para pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan cara dipukuli dan ditendang.

Melihat kedua pasangan pria dan wanita tersebut sudah tak berdaya, para pelakupun bergegas cepat melarikan sepeda motor miliknya.

Hasil patroli pantauan menyebutkan mulai pukul 01.00 dinihari hingga pukul 04.00 WIB menyebutkan ,di kawasan Jalan Monginsidi Medan tepatnya ditikungan KFC yang biasanya terdapat patroli kepolisian mangkal di kawasan tersebut, dinihari itu tak seorang pun polisi nampak. Sementara patroli polisi hanya terlihat parkir di depan kuburan Jalan Gajah Mada Medan. Sedangkan di seputaran wilayah hukum Medan Baru jika sudah masuk pukul 12.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB tak seorang pun petugas berpatroli di wilayah hukum tugasnya sehingga memberi peluang bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

Menanggapi maraknya aksi kejahatan di wilayah hukum Polsekta Medan Baru, aktifis Badan Investigasi Nasional (BIN) Korwil Sumatera Utara, R Sinaga menyebutkan, maraknya aksi kejahatan di wilayah hukum Medan Baru seperti beberapa hari lalu saat Diskotik LG diserang puluhan pria adah bukti kinerja yang buruk kapolsek di sana.

“Bayangkan, ada personil di lokasi tersebut namun tidak berani bertindak dan juga beberapa hari lalu tiga unit sepeda motor dalam waktu dua jam raib dalam wilkum Medan Baru. Maka dengan itu diminta kepada Kapolresta Medan untuk mencopot Kapolsek Medan Baru dari jabatannya, sebab, dalam beberapa hari saja entah sudah berapa banyak sepeda motor raib dirampok atau pun dicuri oleh pelaku kejahatan. Kinerja Kapolsekta Medan Baru diragukan dalam melaksanakan tugasnya,” tegas Sinaga.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tunjangan Guru di Labuhanbatu Rp 2,9 Miliar Diduga Diselewengkan

    Tunjangan Guru di Labuhanbatu Rp 2,9 Miliar Diduga Diselewengkan

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAUPRAPAT : Tunjangan untuk guru sebesar Rp2,9 miliar yang belum direalisasiakan terhitung sejak Juli 2010 lalu sampai Februari 2011 diduga disalahgunakan oknum Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu berinisial LM. Apalagi,setelah kabar tak sedap ini muncul, LM menghilang dan tidak pernah lagi masuk kantor. Hal ini terungkap ketika Kepala Dinas Pendidikan Kabuaten Labuhanbatu Iskandar menyampaikan persoalan […]

  • Tol Sumatera, pusat hanya janji

    Tol Sumatera, pusat hanya janji

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Soeharsojo, meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Ditegaskannya, bahwa selama ini masyarakat Sumatera hanya mendapatkan janji tentang rencana pembangunan jalan Trans Sumatera. “Rencana pembangunan Trans Sumatera harus direalisasikan dan jangan ditunda lagi, karena sejak 15 tahun yang lalu pemerintah […]

  • Festival Makkobar di Sidimpuan Perlu Dilakukan Saban Tahun

    Festival Makkobar di Sidimpuan Perlu Dilakukan Saban Tahun

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Warga berharap Pemko Sidimpuan tetap melaksanakan Festival Makkobar Marpantun Margondang dan Manortor di tahun-tahun mendatang. Festival Makkobar Marpantun Margondang dan Manortor yang berlansung tanggal 5 hingga 6 Oktober kemarin sangat diapresiasi warga Sidimpuan. Festival itu diikuti 29 grup peserta dari kalangan pelajar, Naposo/Nauli Bulung dan mahasiswa berusia 17-30 tahun. Festival yang […]

  • DPRD Tapsel Bisa Dipidana

    DPRD Tapsel Bisa Dipidana

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Sikap sejumlah anggota DPRD Tapanuli Selatan Periode 2004-2009 yang hingga kini masih membandel dan belum melakukan pengembalian atas tunjangan komunikasi intensif (TKI) dan dana operasional (DO) pimpinan dinilai merupakan perwujudan tindakan melawan hukum. “Pemberian TKI dan DO itu diatur dalam Peraturan Pemerintah 37 Tahun 2006 yang telah direvisi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun […]

  • Terbakar 2 Tahun Lalu, Murid SD di Sipaga-paga Belajar di Teras Rumah Penduduk

    Terbakar 2 Tahun Lalu, Murid SD di Sipaga-paga Belajar di Teras Rumah Penduduk

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua Tahun sudah setelah kebakaran, gedung SD Negeri 099 Proyek Batang Gadis Desa Sipaga-paga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal belum diperbaiki. Selama itu pula para murid harus belajar di teras rumah-rumah penduduk. Gedung sekolah itu terbakar  tanggal 3 Juni 2019 lalu. Sebanyak 5 ruangan hangus. Hanya tersisa 2 ruangan. “Belum ada perbaikan […]

  • CV Sumber Rezeki Terkesan Tinggalkan Masalah di Pasar Baru Panyabungan

    CV Sumber Rezeki Terkesan Tinggalkan Masalah di Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Pasar baru panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal sebentar lagi akan di tempati pedagang. Namun masih banyak pasilitas pendukung pasar yang belum memadai. Jalan keliling pasar contohnya, meski sudah selesai dikerjakan, namun kondisinya tergenang air ketika diguyur hujan. Pasilitas pendukung lainnya seperti paving blok banyak yang rusak. Kontraktor terkesan tinggalin masalah meski […]

expand_less