Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

PT.PSU Serobot Lahan di Batang Natal, DPRDSU Diminta Turun Tangan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
  • print Cetak

BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga Desa Muara Parlampungan, Rantobi, Aek Manggis dan Adangkahan di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina) meminta DPRD Sumatera Utara turun lansung ke lokasi PT. Perkebunan Sumatera Utara (PT.PSU).

Pasalnya, masyarakat di empat desa itu saat ini kondisi resah atas penyerobotan lahan yang diduga dilakukan oleh PT.PSU.

Warga mengklaim perusahaan perkebunan plat merah milik Pemprovsu itu diduga telah menyerobot lahan warga sekitar 1.800 hektare yang didalamnya sebagian sudah memiliki sertifikat kepemilikan warga.

Kekhawatiran terjadinya konflik berkepanjangan antara masyarakat dengan pihak PT.PSU juga sudah muncul jika masalah ini tak ditangani pemerintah dan DPRD.

“Kita mendesak DPRD dan pemerintah agar secepatnya menyelesaikan persoalan masyarakat dengan PT.PSU ini,” ujar Marjan Tambunan, ketua Koperasi Perkebunan Saoloan, Senin (6/1/2014).

Harapan untuk tetap jadi tuan rumah di hutan desa bagi bagi penduduk serta berkebun dilahan mereka sendiri juga semakin sirna, sebab banyak lahan yang sudah lama dibuka warga masuk dalam peta yang diserobot perusahaan itu.

Kondisi ini memicu benih perlawanan penduduk untuk mempertahankan haknya terhadap hutan desa karena juga menyangkut masa depan ekonomi warga.

Latar penyerobotan ini diduga akibat ekspansi perusahaan yang melewati perbatas antar dua kecamatan.

Muhammad Tohir selaku tokoh masyarakat kepada wartawan menyatakan bahwa batas wilayah antara Kecamatan Lingga Bayu dengan Kecamatan Batang Natal telah dilakukan pengukuran tapal batas dan hasilnya telah disampaikan kepada DPRD dan Instansi terkait. Tetapi, mengapa PT.PSU masih menguasi lahan di Kecamatan Batang Natal, sementara izin yang mereka dapatkan berada di Kecamatan Lingga Bayu.

Kawasan yang diserobot berada di perbukitan Tor Sibading-ding. Perbukitan ini sebagian masuk ke dalam wilayah Lingga Bayu dan sebagian lagi berada di wilayah Batang Natal.

PT.PSU disebut-sebut telah melewati batas tersebut hingga mencapai 1.800 hektare. Oleh karenanya masyarakat meminta DPRD Sumut untuk menangani masalah ini.

Peliput: Muhammad Ali Hanafiah
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mula Kata “Indonesia” Diperkenalkan James Richardson Tahun 1869

    Mula Kata “Indonesia” Diperkenalkan James Richardson Tahun 1869

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada tahun 1869, kata “Indonesia” kali pertama muncul dalam tulisan James Richardson Logan. Kata “Indonesia” ini menunjukkan keberadaan kepulauan di lautan Hindia Pasifik. “Inde” yang artinya Hindia dan “nesos” artinya pulau. Demikian dikutip dari Swantara, majalah Triwulan Lemhanas RI No.03 Tahun I/Desember 2012. James Richardson Logan merupakan seorang pengacara. Lahir di Berwickshire-Skotlandia pada 10 April 1819. Dia […]

  • Anggota komisi E DPRD Sumut, Ahmad Hossen Hutagalung Reses ke Madina

    Anggota komisi E DPRD Sumut, Ahmad Hossen Hutagalung Reses ke Madina

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggota komisi E DPRD Sumut, Ahmad Hossen Hutagalung Reses ke Madina (photo ridwan hasan)

  • KPU Madina Distribusikan Logistik Pilkada

    KPU Madina Distribusikan Logistik Pilkada

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Madina mulai hari ini mendistribusikan logistik Pilkada. Pendistribusian itu dijadwal memakan masa selama 4 hari. Divisi Anggaran, Logistik dan Sumber Daya Manusia KPU Madina, Asrizal Lubis menyatakan, Jum’at (4/12) logistik yang didistribusikan meliputi perlengakapan pemungutan suara penghitungan suara. Untuk hari pertama, pendistribusian logistik akan difokuskan pada kawasan zona merah, yakni […]

  • Longat berduka, Jenazah Safrida Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

    Longat berduka, Jenazah Safrida Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Jenazah Safrida (19) berhasil ditemukan Selasa pagi (6/12) setelah hanyut Senin petang (5/12) di Sungai Aek Sarir, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal. Tubuh almarhumah ditemukan tersangkut di akar pohon oleh tim pencari sekira pukul 10.00 WIB. Safrida warga Kelurahan Longat hanyut bersama suaminya Rahmat (22) ketika menyeberangi sungai […]

  • Komisi  I  Akan Rekomendasikan Penggantian Kepala  SMA Negeri I Siabu

    Komisi I Akan Rekomendasikan Penggantian Kepala SMA Negeri I Siabu

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Terkait unjukrasa ratusan siswa SMA Negeri 1 Siabu yang menuntut kepala sekolah Drs. Aliruddin Nasution mundur dari jabatannya, Selasa kemarin, mendapat respon dari Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina). Sekretaris Komisi I DPRD Madina, M. Rahim Nasution menjawab Mandailing Online, Rabu (19/8) mengatakan bahwa Komisi I akan merekomendasikan penggantian kepala sekolah SMA […]

  • Penyaluran Bansos Terlambat, Pemprov Sumut Tegur Pemkab Madina

    Penyaluran Bansos Terlambat, Pemprov Sumut Tegur Pemkab Madina

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Finalisasi penyaluran bantuan sosial tahap I dari Pemprov Sumut di Madina terus molor. Pihak Pemprov Sumut pun sudah dua kali melayangkan Surat Teguran kepada Gugus Tugas Pemkab Madina. Akibatnya, Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH mengungkap rasa kecewa kepada Pemkab Madina selaku penyalur. “Pembaguan bansos Prov di Madina berlarut, dapat […]

expand_less