Senin, 15 Jun 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal di Siulang Aling Buat Resah Warga. Ada Oknum Aparat Desa Diduga Terlibat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
  • print Cetak

Photo ini diambil warga saat alat berat milik penambang emas ilegal beroperasi bebas di sungai siulang aling kawasan Sininjon Desa Ranto Panjang.( photo warga )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aktivitas Pertambangan emas tanpa izin (Peti) di desa Ranto Panjang, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) yang beroperasi sebulan terakhir membuat warga resah. Pasalnya alat berat yang beroperasi mencari butiran emas di sungai sulangaling sininjon desa ranto panjang itu selin merusak ekosistem sungai, juga mengancam nyawa manusia.

Gegara adanya tambang ilegal tersebut Kata Warga Desa Ranto Panjang, warga yang bermukim di wilayah Desa Hutaimbaru, Desa Lubuk Kapundung, Desa Lubuk Kapundung II dan Desa Ranto Panjang takut akan adanya bencana alam seperti longsor dan banjir. Apalagi musim penghujan sekarang.

“Tambang ilegal yang beroperasi di wilayah sekitar sungai sulangaling sininjon desa ranto panjang sudah beroperasi sudah hampir satu bulan, dan ironisnya lagi tambang yang beroperasi di diduga masuk kawasan TNBG di hulu parlampungan sulangaling sininjon, kami masyarakat sudah resah terhadap tambang ilegal itu,” Kata warga yang meminta identitasnya di sembunyikan.

Tak hanya itu, dari pengakuan warga diduga ada 4 oknum BPD Desa Wilayah sulangaling yang merima persenan atau hasil dari hasil tambang emas ilegal tersebut. Salah diantara nya diduga kuat adalah S BPD Desa Ranto Panjang.

“Barang kali pemilik alat berat itu orang luar yang tidak bertempat tinggal di wilayah sulangaling,” Tambah warga.

Warga berharap pada Kepolisian dan pihak berwenang untuk menindak tegas dugaan tambang emas ilegal di wilayah Siulangaling tersebut.

“Harapannya kepada pihak berwenang seperti polisi atau pemerintah daerah agar segera menertibkan tambang ilegal itu, karena kami khwatir terhadap hal hal yang tak di inginkan,” Tutup Warga.

Diketahui Polres Madina dan Brimob kemaren baru menertipkan tambang emas ilegal di daerah Kota Nopan.sejumlah alat pendukung pertambangan ranpa izin tersebut dibakar petugas dilokasi. (fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seluruh Bank di Aceh Wajib Sistem Syariah di Tahun 2022

    Seluruh Bank di Aceh Wajib Sistem Syariah di Tahun 2022

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Sesuai dengan qanun yang berlaku di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) seluruh bank sudah bersistem syariah sejak Januari 2022. Sejumlah cabang bank nasional di NAD sudah mempersiapkan diri sejak 2019 menuju bank syariah itu. Sejauh ini bank yang akan menerapkan sistem syariah itu antara lain bank BRI, BNI, Mandiri, CIMB Niaga. Sedangkan […]

  • Harga Cabai di Madina Mulai Pedas

    Harga Cabai di Madina Mulai Pedas

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Harga cabe merah naik Rp. 3.000 dari harga sebelumnya Rp. 12.000 sampai Rp13.000. Naiknya harga cabai akibat kurangnya pasokan cabai yang masuk dari luar daerah ke pasar pasar tradisonal di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina). Selain cabai merah, harga cabe hijau dan cabe rawit juga ikut naik, cabe rawit yang awalnya […]

  • Lagi Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun Galian Saat Aktifitas Kerja

    Lagi Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun Galian Saat Aktifitas Kerja

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ( Mandailing Online ): Praktek pembiaran terhadap pelaku tambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terus membawa korban. Kali ini seorang pekerja tambang ditemukan tidak bernyawa tertimbun material longsor di areal pertambangan. ” pak ini ada korban longsor di lokasi tambang emas. Dia ditemukan sudah meninggal tertimbum material […]

  • Soal Kelangkaan Pupuk, Ternyata Akibat Pengurangan Kuota

    Soal Kelangkaan Pupuk, Ternyata Akibat Pengurangan Kuota

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengakui kebenaran kelangkaan pupuk bersubsidi di daerah ini. Penyebabnya, terjadi pengurangan kuota oleh pemerintah. Kepala Bdang Agribisnis Dinas Pertanian Peternakan Madina, Latifa Hannum menjawab wartawan, Jum’at (25/10/2013) mengungkapkan jenis kuota pupuk yang dikurangi adalah ZA, Ponska dan SP36. Penyebab kekurangan pupuk subsidi ini akibat kelengahan kelompok […]

  • HUT ke-77 RI, 370 Narapidana Lapas Panyabungan Dapat Remisi

    HUT ke-77 RI, 370 Narapidana Lapas Panyabungan Dapat Remisi

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka HUT ke-77 RI sebanyak 370 narapidana di Kapas Kelas II B Panyabungan mendapat remisi atau pemotongan masa tahanan. SK remisi tersebut langsung diserahkan oleh Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution didampingi Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution dan Kapolres AKBP H. M. Reza CAS. Penyerahan SK berlangsung di aula […]

  • Sales Beras Terkapar Dibacok di Tanjung Morawa

    Sales Beras Terkapar Dibacok di Tanjung Morawa

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    T Morawa, Seorang sales beras, Subari (45) warga Pasar III, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, ditemukan terkapar dengan luka bacok di bagian kepala di Gang Rasmi, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (05/07/2011) malam pukul 19.00 WIB. Informasi diperoleh, sebelumnya Subari mendatangi Gang Rasmi untuk menagih […]

expand_less