Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Polri Bina Hacker Peretas Situs Presiden

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2013
  • print Cetak

peretas web6312

JAKARTA, (MO)  – Masih ingat ‘Jember Hacker’ Wildan Yani Ashari? Aksi pemuda berusia 22 tahun asal Jember mengusili situs presidenSBY.info berbuah penahanan oleh Polri. Lulusan SMK Bangunan ini pun disidik atas tindakan usilnya itu. Sejak akhir Januari lalu, dia mendekam di tahanan Polri.

”Saat ini sedang tahap penyelesaian perkara,” jelas Direktur Eksus Mabes Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto saat berbincang, Selasa (5/3).

Kasus Wildan memang masih bergulir. Tapi pihak kepolisian juga melakukan pendekatan kemanusiaan. Wildan yang diamankan dari sebuah warnet di Jember pada Jumat (25/1) selama ini juga diperlakukan dengan baik di tahanan Bareskrim.

Bahkan Polri juga berencana melakukan pembinaan pada Wildan. Rencana itu masih digodok. Kabarnya Wildan akan disekolahkan. ”Tidak menutup kemungkinan hal itu untuk dilakukan dalam rangka pembinaan hacker supaya kegiatannya positif dan mendukung pengamanan cyber space di Indonesia,” terang Arief.

Anggota DPR Setuju Peretas Dibina

Penangkapan terhadap Wildan, peretas situs Presiden SBY, mendapat perhatian dari Anonymous dan menuai beragam respon. Anggota komisi I DPR, Mardani Ali Sera, menuturkan Wildan selayaknya diberi beasiswa agar kemampuannya dalam bidang IT dapat berguna bagi negara.

”Penanganan terhadap hacker muda Wildan harus memiliki pendekatan yang arif dan bijaksana. Saya sarankan dia dibina dan diberi beasiswa,” kata anggota komisi I FPKS, Mardani Ali Sera, usai rapat dengan Kemenkominfo ruang rapat komisi I di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh sang peretas bisa jadi maksudnya adalah baik. Maka pemberiaan beasiswa atau memfasilitasi ke perusahan informatika global adalah jalan yang baik. ”Saya apresiasi beasiswa yang digunakan perusahaan informatika perusahan yang tinggi perkembangannya,” sambung Mardani.

”Kami menyarankan memberikan beasiswa dan mencari bakat yang dimiliki orang indonesia untuk diberi peluang pemberian beasiswa ke publik,” lanjut politisi PKS itu. Sebagaimana diketahui, penangkapan Wildan, peretas situs Presiden SBY, mendapat perhatian dari Anonymous. Selain mengeluarkan pernyataan keras, beberapa situs pemerintahan pun mereka retas sebagai bentuk protes.

”Government of Indonesia, you cannot arrest an idea NO ARMY CAN STOP US #Anonymous #OpFreeWildan #FreeAnon,” demikian tulis Anonymous melalui akun Twitternya.

Sontak tweet ini mendapat respons dari tweeps. Berdasarkan informasi yang berseliweran di situs mikroblogging tersebut, situs yang mereka lumpuhkan antara lain Kemenkum HAM, Kemenparekraf dan Indonesia.go.id.

Di akun Twitter Anonymous Indonesia (@anon_indonesia), sejumlah pengguna Twitter pun menyuarakan pendapat mereka. Pada intinya, mereka menilai apa yang dilakukan Wildan justru seharusnya membuat pemerintah berkaca mengenai lemahnya sistem keamanan di sejumlah situs pemerintahan.(metrosiantar.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Siap Akomodir Usulan Larang Pelanggar HAM Berat Nyapres

    KPU Siap Akomodir Usulan Larang Pelanggar HAM Berat Nyapres

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyambut baik usulan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak kekerasan (Kontras) yang berharap penyelenggara pemilu mengedepankan isu-isu hak azasi manusia (HAM) dalam penetapan calon Presiden pada pemilu 2014. “Nanti kita akan lihat dan kaji lagi persyaratan capres. Bagaimana mengimplemetasikan HAM dalam persyatan capres,” kata Ketua KPU Husni Kamil […]

  • Kantor DPRD Dibobol Maling

    Kantor DPRD Dibobol Maling

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Walau merupakan hari kerja, namun seluruh PNS yang bertugas di Bagian Umum Sekretariat DPRD Tapanuli Selatan pada Senin (24/01/2011) tidak masuk kantor usai jam istirahat siang. Akibatnya ruang kerja bagian umum menjadi sasaran maling. Maling disebut merusak dan menggasak uang jutaan rupiah dari laci kerja salah seorang staf. Konon kabarnya, uang jutaan rupiah itu […]

  • Gerombolan Kera Beraksi di Padang Bolak

    Gerombolan Kera Beraksi di Padang Bolak

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jagung dan Kacang Ludes Digasak PADANG BOLAK- Sejumlah petani jagung dan palawija di Desa Gunung Tua Tonga, dan sekitarnya, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara diresahkan dengan ulah sekelompok kera yang mencuri tanaman mereka. Serangan kera ini cukup merepotkan petani. Sebab, mereka muncul dan melahap jagung-jagung dan kacang-kacangan petani saat matahari terbenam. Bahkan, kera-kera […]

  • Pendaftaran CPNS Dibuka Akhir Agustus

    Pendaftaran CPNS Dibuka Akhir Agustus

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, – Para pencari kerja yang bercita-cita menjadi PNS, siap-siap saja melengkapi berkas. Direncanakan, pendaftaran CPNS dari jalur umum bakal dibuka akhir Agustus dan paling lambat September, tergantung kesiapan anggaran masing-masing daerah. “Rencananya memang setelah Lebaran pendaftaran CPNS dibuka. Bisa akhir Agustus dan bisa juga September tergantung kesiapan anggaran masing-masing daerah,” ungkap Karo Hukum dan […]

  • Inalum Gandeng Pers Promosikan Budaya

    Inalum Gandeng Pers Promosikan Budaya

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kualatanjung  – PT Inalum turut memiliki perhatian pada bidang pelestarian budaya. Salah satu upaya ini diwujudkan dengan mengadakan lomba karya tulis tentang budaya, wisata dan kuliner Batubara sejak Juli hingga November 2014 lalu, bekerja sama dengan PWI Batubara. Puncaknya, peluncuran buku "Budya, Wisata dan Kuliner Batubara: Tak Lekang Sepanjang Zaman" pada 7 Januari 2015 di […]

  • Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

    Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) melayangkan surat panggilan kepada Kadis Pendidikan Musaddad Daulay terkait proses tender pengadaan barang dan jasa yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010. Pasalnya, proses tender itu diduga menyalahi undang-undang. Ketua Komisi I M Jafar Rangkuty, Kamis (28/10), mengatakan, Kadis Pendidikan dinilai terlalu berani melaksanakan tender, padahal […]

expand_less