Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan. Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) melayangkan surat panggilan kepada Kadis Pendidikan Musaddad Daulay terkait proses tender pengadaan barang dan jasa yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010. Pasalnya, proses tender itu diduga menyalahi undang-undang.
Ketua Komisi I M Jafar Rangkuty, Kamis (28/10), mengatakan, Kadis Pendidikan dinilai terlalu berani melaksanakan tender, padahal kondisi keuangan pemkab saat ini defisit hingga Rp 19 miliar. Apalagi, dewan sebelumnya belum pernah mendengar adanya proses tender di Disdik.

“Selama ini kita belum pernah mendengarkan pelaksanaan tender di Disdik, sehingga kita melakukan pemanggilan demi untuk mendengarkan keterangan resmi terkait pelaksanaan tender tersebut, setelah menyerap, menghimpun serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang saat ini menjadi pembicaraan,” sebutnya.

Ia juga menegaskan bahwa Komisi I belum ada menerima laporan bahwa pelaksanaan proses tender itu sudah mendapat izin prinsip dari ketua DPRD, sebagaimana dasar dilakukannya proses tender oleh Disdik.

“Dasar pelaksanaan tender karena telah mengatongi izin prinsip dari ketua dewan, kita belum tahu.

Tugas dan wewenang kita untuk mengawasi pelaksanaan APBN/APBD harus kita jalankan, sebab program untuk meningkatkan mutu pendidikan, baik fisik dan nonfisik adalah merupakan kewajiban kita sebagai komisi I yang antara lain membidangi pendidikan,” paparnya.

Dalam pertemuan dengan Kadisdik nantinya, terang Jafar, dewan juga akan mempertanyakan sejumlah hal, di antaranya pelaksanaan dana BOS yang diduga tidak sesuai prosedur, pemotongan dana insentif guru, pemotongan bantuan beasiswa terhadap mahasiswa dan penyaluran bantuan siswa miskin (BSM), serta pemotongan anggaran 20% setiap kegiatan yang dilakukan setiap bidang.

Ketua DPRD Madina AS Imran Khaitamy Daulay SH yang dikonfirmasi via SMS mengakui telah memberikan izin prinsip atas pelaksanaan proses tender di Disidik tersebut.

“Jika tidak diberikan, DAK tersebut akan dikembalikan ke pusat,” sebutnya singkat. (henri)
Sumber : medan bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Temukan 4 Ladang Ganja

    Polisi Temukan 4 Ladang Ganja

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim dari Polres Madina dan Brimob Poldasu menemukan 4 ladang ganja di kawasan perbukitan Tor Sihite, Panyabungan Timur. Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Rudi Rifani dalam siaran persnya, Rabu (5/4/2017) menyatakan tim melakukan penyisiran sejak hari Minggu (2/4). Tanaman ganja yang ditemukan di empat lokasi itu berjumlah total sekitar 2.000 […]

  • Jangan Salahgunakan Proses Marpangir

    Jangan Salahgunakan Proses Marpangir

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Bagi umat Islam sudah menjadi kebiasaan atau tradisi menggelar mandi taubat atau Marpangir istilah di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Namun, entah apa yang terjadi atau mungkin dampak kemajuan zaman atau semakin menurunnya akidah dan akhlak umat sehingga akhir-akhir ini banyak ditemui tradisi marpangir terkesan mengarah pada hura-hura bahkan […]

  • Dilema CPNS: Bupati Madina Ngotot Putra Daerah, KemenPAN Ngotot Secara Nasional

    Dilema CPNS: Bupati Madina Ngotot Putra Daerah, KemenPAN Ngotot Secara Nasional

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Perseteruan antara Bupati Madina dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN) soal tolak-menolak tanggungjawab mengumumkan hasil seleksi CPNS Madina 2013 mulai terungkap akar persoalannya. Ternyata Blt Bupati Madina ngotot yang harus dimenangkan adalah putra daerah berdomisili di kawasan kerjanya, bukan dari wilayah lain. Sementara KemenPAN-RB ngotot pada undang-undang bahwa pemenang tak harus […]

  • Tim Pemenangan Harun- Ichwan Dicurhati Warga Terkait Minimnya Perhatian Pemkab Madina

    Tim Pemenangan Harun- Ichwan Dicurhati Warga Terkait Minimnya Perhatian Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batang Natal ( Mandailing Online) : Bertandang ke dusun air putih di desa Hadangkahan, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina dicurhati warga desa. Mereka mengaku merasa terasing di Kabupaten Madina karena minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten. ” Kami di dusun air putih Desa Hadangkahan ini merasa […]

  • 900 guru non PNS menanti tunjangan

    900 guru non PNS menanti tunjangan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Sekitar 900-an guru non pegawai negeri sipil yang terdiri guru-guru madrasah di bawah lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal menanti realisasi dicairkannya dana tunjangan fungsional dari Kantor Perbendaharaan Negara ( KPN) yang akan ditrasfer ke rekening masing-masing. Keterangan diperoleh dari para guru non PNS ini di Panyabungan, siang tadi mengakui, pihak kantor […]

  • Tersangka  Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

    Tersangka Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) : Tersangka pelaku penikaman terhadap dua bocah di Desa Simangambat Tambangan, ditengarai mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan mengisap ganja. Kepala Desa Simangambat  Tambangan, Asrin menjawab wartawan, Rabu (18/11) menyatakan tersangka Syahril diduga stres karena sudah lama mengkonsumsi narkoba jenis ganja. “Sebab setahu kita, beberapa tahun lalu, kondisi tersangka masih sehat. Mungkin inilah salah […]

expand_less