Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Hindari Wajah Usang Pimpin KY

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


Medan, Komisioner Komisi Yudisial (KY) periode 2010-2015 telah terpilih. Otoritas penentuan ketua dan wakil ketua pimpinan KY memang ada di tangan anggota terpilih. Idealnya pemilihan Ketua KY dilatarbelakangi pada integritas moral dengan dilandasi kehidupan relijius.

Hal ini dikatakan Direktur Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Farid Wajedi di Medan, Ahad (19/12/2010).

“Apalagi tugas pokok Komisi Yudisial sebagai lembaga independen yang utama ialah menegakkan kehormatan dan keluhuran martabat serta menjaga perilaku hakim. Dengan begitu, diperlukan sosok Ketua KY yang dapat menghindari penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) dalam pengawasan hakim nantinya,” ungkapnya.

Hal dimaksud dapat dicapai manakala figur yang muncul terbebas dari pengaruh campur tangan Mahkamah Agung atau kekuasaan lainnya. KY perlu dipimpin sosok yang memang memiliki komitmen, bersikap konsisten dan punya kompetensi moral dan intelektual untuk memulihkan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap citra dan upaya reformasi peradilan.

“Jangan sampai Ketua KY justru dihuni wajah usang dan tidak kebal dari potensi campur tangan atau tekanan dari Mahkamah Agung. Selain itu, sosok ketua KY harus dipilih berdasarkan prestasi yang mereka ukir selama berkiprah di dalam pengawasan perilaku dan martabat hakim. Menelusuri rekam jejak calon secara detail merupakan keniscayaan,” papar Dekan Fakultas Hukum UMSU ini.

Wajah KY ke depan lanjutnya, sangat ditentukan dan bergantung pada moralitas dan intelektual figur Ketua KY. Faktor pengalaman, kecerdasan intelektual dan kekuatan jaringan penting dalam mengelola otoritas pengawasan perilaku dan martabat hakim. Tetapi faktor keberanian dan ketegasan untuk menerobos sekat-sekat kekakuan hukum, jauh lebih penting.

Karena itu diperlukan sosok Ketua KY yang dapat bekerja penuh disiplin, memiliki dedikasi, bertanggungjawab, bermoral dan berani tegas tanpa diskriminasi dalam menjatuhkan sanksi. Sekali lagi komisioner terpilih KY harus benar-benar mempertimbangkan rekam jejak, kemandirian, dan integritas moral kandidat Ketua KY.

Jangan sampai KY terbelenggu akibat salah pilih nakhoda dalam memimpin KY lima tahun ke depan. Ekses yang timbul yakni KY bakal tersandera di bawah bayang-bayang campur tangan Mahkamah Agung. Proses reformasi sistem peradilan yang bebas dari belitan mafia hukum dipastikan terhambat. Atau bahkan reformasi sistem peradilan di Indonesia berpotensi gagal total. (BS-024)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desa Laru Dolok Terima BLT DD Tahap I

    Warga Desa Laru Dolok Terima BLT DD Tahap I

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Desa Laru Dolok Kecamatan Tambangan,  Mandailing Natal (Madina) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap I Tahun 2021. Penyaluran berlangsung pada Senin (24/05/21) di desa itu dihadiri Pendamping Kecamatan, Pendamping Lokal Desa (PLD), tokoh masyarakat, tokoh agama serta jajaran Pemdes Laru Dolok. Pada kesempatan itu Kepala Desa Laru […]

  • PB IMSU Gelar Seminar Budaya Ulos dan AI

    PB IMSU Gelar Seminar Budaya Ulos dan AI

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Merajut Warisan, Menenun Peradaban di Era Kecerdasan Buatan   MEDAN (Mandailing Online) – Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU) menggelar Seminar Budaya Ulos & Artificial Intelligence (AI). Seminar itu bertema “Merajut Warisan, Menenun Peradaban di Era Kecerdasan Buatan.” Kegiatan ini dilaksanakan di Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Medan, Sabtu (7/3/2026). Dihadiri mahasiswa […]

  • Hidayat: Ini Amanah

    Hidayat: Ini Amanah

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pasangan Hidayat-Dahlan sukses mendulang suara hingga 70 persen lebih. Ini sesuai quick count sementara versi desk pemilukada Madina dan Panwaslu. Melihat hasil ini Hidayat menganggap semua suara yang diperoleh merupakan amanah. “Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat, baik pendukung, tim pemenangan maupun simpatisan yang telah memercayakan amanah kepemimpinan ini kepada kami melalui perolehan suara,” kata […]

  • BANJIR BANDANG KEMBALI TERJADI DI MADINA
    Tak Berkategori

    BANJIR BANDANG KEMBALI TERJADI DI MADINA

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Belasan Luka, 180 Penduduk Mengungsi, Sejumlah Rumah Hanyut PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Banjir bandang kembali menerjang Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (28/4/2013) pukul 18.30 WIB. Banjir bandang akibat meluapnya Sungai Aek Mata dan Aek Rantopuran, menyebabkan tiga belas desa berdampak langsung. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasioanal Penaganggulangann Bencana (BNPB), […]

  • Akibat Banjir, Pelajar di Hutabargot Terlambat Masuk Sekolah 

    Akibat Banjir, Pelajar di Hutabargot Terlambat Masuk Sekolah 

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online)- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan meluapnya Sungai Aek Mata mengakibatkan ruas jalan penghubung antara Kecamatan Hutabagot dengan Kecamatan Panyabungan tergenang air. Jumat (14/7/2023). Diketahui, ruas jalan Manyabar Gunung Manaon ini merupakan akses utama bagi warga Kecamatan Hutabargot menuju Kota Panyabungan, banjir ini juga mengakibatkan sejumlah pelajar yang hendak […]

  • Inilah Rumah Orangtua Mochtar Lubis di Kotanopan, Mandailing, Sumut

    Inilah Rumah Orangtua Mochtar Lubis di Kotanopan, Mandailing, Sumut

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Selama ini publik Indonesia mengatahui Mochtar Lubis lahir di Padang, Sumatera Barat. Tak banyak yang tahu bahwa sastrawan dan jurnalis pejuang ini berdarah bangsawan Mandailing. Pun, sangat sedikit yang tahu rumah orangtua Mochtar Lubis. Ternyata rumah itu berada di Kotanopan, Mandailing Julu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. “Kaget ketika akhirnya saya berada di rumah […]

expand_less