Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Hindari Wajah Usang Pimpin KY

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


Medan, Komisioner Komisi Yudisial (KY) periode 2010-2015 telah terpilih. Otoritas penentuan ketua dan wakil ketua pimpinan KY memang ada di tangan anggota terpilih. Idealnya pemilihan Ketua KY dilatarbelakangi pada integritas moral dengan dilandasi kehidupan relijius.

Hal ini dikatakan Direktur Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Farid Wajedi di Medan, Ahad (19/12/2010).

“Apalagi tugas pokok Komisi Yudisial sebagai lembaga independen yang utama ialah menegakkan kehormatan dan keluhuran martabat serta menjaga perilaku hakim. Dengan begitu, diperlukan sosok Ketua KY yang dapat menghindari penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) dalam pengawasan hakim nantinya,” ungkapnya.

Hal dimaksud dapat dicapai manakala figur yang muncul terbebas dari pengaruh campur tangan Mahkamah Agung atau kekuasaan lainnya. KY perlu dipimpin sosok yang memang memiliki komitmen, bersikap konsisten dan punya kompetensi moral dan intelektual untuk memulihkan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap citra dan upaya reformasi peradilan.

“Jangan sampai Ketua KY justru dihuni wajah usang dan tidak kebal dari potensi campur tangan atau tekanan dari Mahkamah Agung. Selain itu, sosok ketua KY harus dipilih berdasarkan prestasi yang mereka ukir selama berkiprah di dalam pengawasan perilaku dan martabat hakim. Menelusuri rekam jejak calon secara detail merupakan keniscayaan,” papar Dekan Fakultas Hukum UMSU ini.

Wajah KY ke depan lanjutnya, sangat ditentukan dan bergantung pada moralitas dan intelektual figur Ketua KY. Faktor pengalaman, kecerdasan intelektual dan kekuatan jaringan penting dalam mengelola otoritas pengawasan perilaku dan martabat hakim. Tetapi faktor keberanian dan ketegasan untuk menerobos sekat-sekat kekakuan hukum, jauh lebih penting.

Karena itu diperlukan sosok Ketua KY yang dapat bekerja penuh disiplin, memiliki dedikasi, bertanggungjawab, bermoral dan berani tegas tanpa diskriminasi dalam menjatuhkan sanksi. Sekali lagi komisioner terpilih KY harus benar-benar mempertimbangkan rekam jejak, kemandirian, dan integritas moral kandidat Ketua KY.

Jangan sampai KY terbelenggu akibat salah pilih nakhoda dalam memimpin KY lima tahun ke depan. Ekses yang timbul yakni KY bakal tersandera di bawah bayang-bayang campur tangan Mahkamah Agung. Proses reformasi sistem peradilan yang bebas dari belitan mafia hukum dipastikan terhambat. Atau bahkan reformasi sistem peradilan di Indonesia berpotensi gagal total. (BS-024)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPUK, RIWAYATMU KINI

    OPUK, RIWAYATMU KINI

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Moehctar Nasution
    • 0Komentar

    Oleh: Moechtar Nasution Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)     … Akhir tahun 2024 yang lalu, langkah saya bersama teman-teman dari tim kearsipan daerah sempat terhenti di sebuah sudut desa di Kecamatan Panyabungan Barat. Tujuan awal perjalanan kami hari itu sebenarnya sangat sederhana, yaitu menyusuri jalanan desa untuk mencatat, merekam, dan menyelamatkan serpihan-serpihan peninggalan […]

  • Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014

    Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014. (Sumber : http://www.madina.go.id/pengumuman-peserta-ujian-dan-jadwa…/) untuk nama peseta clik : http://www.madina.go.id/…/Jadwal-Ujian-TKB-Test-Kompetensi-…

  • Bupati Pasaman Tertarik Gabung di KEK Batahan

    Bupati Pasaman Tertarik Gabung di KEK Batahan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menyatakan ingin bergabung dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan di Mandailing Natal (Madina). Itu diungkap Bupati Pasaman, M Yusuf Lubis di Panyabungan dalam satu pembicaraan dengan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution serta Ketua Komisi 1 DPRD Madina Sobir Lubis usai menghadiri peringatan HUT Kabupaten Madina […]

  • Kapolres Mandailing Natal Jenguk Korban Penganiayaan

    Kapolres Mandailing Natal Jenguk Korban Penganiayaan

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kapolres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan menjenguk warga Tabuyung korban penganiayaan di RS Panyabungan, Kamis (07/04/2011). Empat orang warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal dianiaya OTK pada Kamis (07/04/2011) sekira pukul 02.00 WIB. (Ist) Sumber : Beritasumut

  • Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Episentrum Mandailing   Di banyak daerah, bandara sering dipahami sebagai simbol kemajuan. Runway dibangun, terminal diresmikan, dan harapan pun ikut lepas landas. Namun, ada satu kenyataan yang kerap datang belakangan: pesawat tidak otomatis mengikuti. Bandara bisa berdiri megah, tapi tetap sunyi. Ketika satu rute saja masih sepi, apalagi tambah dua-tiga trayek maskapai […]

  • 3 Kandidat Bertarung Rebut Ketua BEM di BLU-STAI Madina

    3 Kandidat Bertarung Rebut Ketua BEM di BLU-STAI Madina

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sebanyak tiga kandidat, masing-masing Nisman, Jureid, dan M Ihsan Matondang, akan bertarung merebut kursi ketua BEM Badan Layanan Umum Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal, pada pemilihan rakyat, Sabtu (29/1). Ketiga kandidat dan pasangannya sudah menerima nomor urut. Untuk nomor urut 1 dipegang Nisman-Hamidun Ari, pasangan nomor urut 2 Jureid-Sartika Nasution, disusul M Ihsan Matondang- […]

expand_less