Selasa, 14 Apr 2026
light_mode

Dinas Perdagangan Madina dan Mahasiswa Akan Mendata di Pasar Tradisional dan Pasar Rakyat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
  • print Cetak

Parlin Lubis (kiri) dan para mahasiswa di ruang kepala Dinas Perdagangan Madina, Kamis (23/1), berdiskusi dan pengarahan.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 10 mahasiswa dari dua perguruan tinggi melakukan magang dan praktikum di Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Para mahasiswa akan melakukan pendataan pluktuasi jumlah pedagang di seluruh pasar tradisional dan pasar rakyat yang ada di Madina.

Dua perguruan tinggi itu adalah STAIN Madina yang mengirim 6 mahasiswa smester 8 untuk praktikum, terdiri 3 perempuan dan 3 laki-laki.

Kemudian UIN Syahada Padangsidimpuan mengirim 4 mahasiswa smester 8 untuk magang, terdiri 1 perempuan dan 3 laki-laki.

Jurusan para mahasiswa dari dua perguruan tinggi ini sama, yakni Ekonomi Syariah.

Praktikum dan magang ini akan terhitung selama 40 hari, dimulai besok, Jum’at (24/1/2025).

Kepala Dinas Perdagangan Madina Parlin Lubis menjawab Mandailing Online, Kamis (23/1) menyatakan bahwa sebelumnya dia meminta izin kepada otoritas dua perguruan tinggi itu agar dapat mengizinkan mahasiswanya membantu Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melakukan pendataan jumlah pedagang di seluruh pasar tradisional dan pasar rakyat di Madina.

Parlin berharap hasil pendataan ini akan diperoleh gambaran umum fluktuasi jumlah pedagang di seluruh pasar tradisional dan pasar rakyat di Madina. Dari data itu diharapkan bisa menggambarkan potensi besaran retribusi dari dua spesifikasi pasar itu di tahun 2025.

Jumlah pedagang di dua spesipikasi pasar itu bersifat fluktuatif, karena ada pedagang tetap dan ada yang tidak tetap.

Adapun biaya operasional untuk mahasiswa tersebut, sejauh ini tidak tertampung di APBD Madina. Namun, Dinas Perdagangan memiliki SPPD yang bisa berbagi dengan mahasiswa sebagai stimulus saat melakukan pendataan.

Dia melihat sisi positif keikutsertaan mahasiswa dalam pendataan.

“Mahasiswa adalah insan independen, jujur, energik serta kritis,” kata Parlin yang juga Kandidat Doktor Ilmu Lingkungan di Universitas Negeri Padang dan saat ini tengah menyusun disertasi S3.

Selain itu, mahasiswa juga dapat berperan sebagai sosial kontrol terhadap kinerja pemerintah, serta diharapkan dapat berkontribusi dalam memberikan pemikiran guna menyusun kebijakan pemerintah sesuai dengan keilmuan masing-masing. Kolaborasi ini merupakan bagian dari manajemen strategi yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan pada tahun 2025 untuk mendapatkan atau menghasilkan data yang valid. Mahasiswa dapat menerapkan dan mempraktekkan langsung metode penelitian yang mereka pelajari selama perkuliahan dalam kegiatan ini. Hasil pendataan ini tentunya bisa dijadikan sebagai pedoman karena mereka mendata secara independen sehingga secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Sementara itu, Raja Martua Ritonga mahasiswa UIN Syahada menyatakan bahwa dia sangat senang mengikuti kegiatan pendataan itu. Dia berharap bisa menambah skill karena melakukan praktek langsung, tidak teori saja. Bisa mengetahui potensi pasar. Kelak memperoleh kemampuan membaca mekanisme dan dinamika retribusi pasar.

Sedangkan Azizah Rahmah Nasution mahasiswa dari STAIN Madina juga memiliki pendapat senada. Komunikasi langsung dengan para pedagang, menurutnya, memiliki nilai output tersendiri dalam memahami dinamika perdagangan maupun menyangkut retribusi pasar. Sehingga kelak ketika sarjana sudah memiliki wawasan saat memasuki dunia kerja. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polwan Kenakan Jilbab, Sanksi Menanti

    Polwan Kenakan Jilbab, Sanksi Menanti

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Para Polwan muslim di Indonesia tampaknya masih harus menunggu untuk bisa mengenakan jilbab. Pasalnya, hingga kini aturan pakaian tersebut belum dibuat. Alhasil, hingga kini polwan yang beragama Islam belum diperbolehkan mengenakan jilbab sebagai bagian dari pakaian dinasnya. Aturan jilbab bagi polwan muslim hanya ada di Nangroe Aceh Darussalam. Itu pun bukan berasal dari […]

  • Inilah harta yang wajib dizakati

    Inilah harta yang wajib dizakati

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diantara beragam harta benda yang kita miliki, sebagai umat Islam kita wajib mengeluarkan zakat terhadap 8 jenis harta yang kita miliki. Sehingga, harta kita ‘dicuci’ dari harta yang haram dan kemungkinan-kemungkinan harta dari hasil riba. Berikut delapan jenis harta yang wajib kita zakati; 1. Zakat Perdagangan Setiap harta hasil berniaga atau berdagang wajib dizakatkan meliputi […]

  • Tegaskan Belum Ada Pengumuman Hasil Tes CPNS

    Tegaskan Belum Ada Pengumuman Hasil Tes CPNS

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Seluruh peserta tes CPNS baik pelamar umum maupun tenaga honorer kategori dua (K2) yang telah mengikuti tes 3 November lalu, sampai saat ini belum ada yang dinyatakan lulus atau tidak lulus. Hingga hari ini panitia pelaksana nasional (Panselnas) CPNS masih melakukan pemeriksaan lembar jawaban komputer dan belum ada hasilnya. “Sampai saat ini, rencana […]

  • YATIM KINI GELARNYA

    YATIM KINI GELARNYA

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Rina Youlida Nurdina Siang jelang sore, di keramaian pasar tardisional di kotaku, masih terasa terik meski waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 WIB. Para pedagang masih banyak yang sibuk dengan dagangannya masing-masing. Namun ada pula yang mulai menyusun rak-rak kayu tempat sayuran karena sudah mulai kosong karena terjual. Terlihat pula pedagang yang membersihkan kulit bawang […]

  • Masyarakat Gunung Baringin Bingung Soal Renovasi Parit

    Masyarakat Gunung Baringin Bingung Soal Renovasi Parit

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Pembangunan sangat diharapkan semua warga, tetapi jika ada proyek pembangunan tak memakai plang merek, alamat akan menimbukan kebingungan di kalangan warga. Ini yang terjadi di Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina). Warga terheran-heran karena tiba-tiba sejumlah pekerja langsung kasak-kusuk mengerjakan pemolesan dinding-dinding parit dengan semen. “Kami heran, […]

  • Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (3)

    Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (3)

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : BASYRAL HAMIDI HARAHAP (In Memorial) Sejarahwan Mandailing Syekh Abdul Manan Siregar lahir di Sipirok pada tahun 1894 dan wafat pada tahun 1989 di Padangsidimpuan. Pada usia mudanya ia bercita-cita menjadi ulama. Ia pun meningkalkan desanya, Sipirok, berjalan kaki selama berhari-hari menempuh jarak hampir 300 kilometer menuju Basilam di Tanjungpura. Untuk belajar agama pada […]

expand_less