Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Usai Mandalika, Produk KOPINTA Kembali Tampil di Pameran Nasional

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usai tampil mewakili produk UMKM Mandailing Natal (Madina) pada pagelaran Planogram di Mandalika, kini produk KOPINTA Mandheling Coffee kembali tampil di pameran tingkat nasional.

Produk KOPINTA menjadi salah satu produk yang ditampilkan pada puncak acara Planogram to Business Matching dan Pameran Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada 22-23 April 2022 mendatang.

Business Matching ini sendiri berlangsung sejak 11 April kemarin dengan berbagai pameran barang dan jasa, seperti alat kesehatan, wellnes, K3, alat berat, manufaktur, pertanian, dan ekonomi kreatif.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan business matching belanja produk dalam negeri tahap II merupakan pasar khusus (captive market) yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menkop mengaku sudah berbicara dengan sejumlah pelaku importir yang diharapkan dapat bermitra dengan UKM untuk memproduksi berbagai produk di dalam negeri.

“Kami coba menghadirkan produk unggulan dalam negeri dan yang bisa digunakan untuk substitusi impor,” ungkap Menkop.

Sementara itu pemilik KOPINTA Mandheling Coffee Palit Hanafi Lubis kepada Mandailing Online mengatakan, keberhasilan produk KOPINTA menembus pameran seperti ini merupakan komitmen dalam mengenalkan produk Madina ke daerah lain maupun luar negeri.

“Kopi Mandailing terus kita agung-agungkan di sini, tapi upaya untuk mencapai pasar nasional dan internasional masih terbatas. Kita ingin berkontribusi untuk itu,” katanya, Rabu (20/4).

Palit menilai pameran seperti ini penting untuk diikuti oleh pelaku UMKM di Madina.

“Ini peluang bagi kita para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif agar produk kita dikenal di luar sana,” ujarnya ketika dihubungi di lopo KOPINTA, Pidoli Lombang, Panyabungan.

“Apalagi kita tahu bahwa pemerintah telah mewajibkan 40 persen belanja kementerian, lembaga, pemda, dan BUMN untuk produk koperasi UKM,” lanjutnya.

Palit menilai, pemerintah daerah tidak akan melirik produk daerah yang tidak terbukti kualitasnya.

“Kita juga para pengusaha tidak boleh hanya menunggu bola. Harus jemput bola. Siapkan produk yang bisa bersaing baik secara kualitas maupun standar yang berlaku,” katanya.

Pengusaha muda ini berharap pemerintah terus menjadikan produk lokal sebagai tuan di rumah sendiri.

“UMKM ini tulang punggung ekonomi, pemerintah harus hadir memberikan dukungan konkret bagi pelaku usaha agar produk kita bisa jadi tuan di rumah sendiri,” harapnya.

Untuk diketahui, kopi Mandailing yang telah menjadi primadona sejak prakemerdekaan belum bisa menjadi tuan di rumah sendiri. Justru kopi dari daerah lain masih begitu dominan dikonsumsi oleh masyarakat.

“Sampai hari ini saya yakin masih banyak masyarakat kita yang penikmat kopi belum sekali pun mencicipi Kopi Mandailing,” tutupnya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Penduduk Tewas Dibantai Harimau Sejak Tahun 2006

    6 Penduduk Tewas Dibantai Harimau Sejak Tahun 2006

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), terror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis sudah berlangsung sejak tahun 2006. Hingga Maret 2013 jumlah manusia tewas dikalangan penduduk mencapai sekitar 5 orang. Dan bertambah satu orang lagi di Juni 2013. Pada tahun 2006 […]

  • Koridor Timur Terus Digenjot

    Koridor Timur Terus Digenjot

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Jalur Panyabungan-Pagur menjadi salah satu prioritas karena akan menjadi koridor timur bagi Mandailing Natal menuju kawasan Padang Lawas. Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bertetangga dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas), dua kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Koridor timur ini diproyeksi menjadi jalur ekonomi bagi dua kawasan itu. Oleh karenanya, peningkatan ruas […]

  • Tiga koruptor PLN disidang

    Tiga koruptor PLN disidang

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online)- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), menyidangkan tiga dari lima pejabat Perusahaan Listrik Negara ( PLN) Sumatera Utara (Sumut ) yang menjadi terdakwa korupsi pengadaan GT12 di Belawan pada 2007 menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Medan. Ketiganya, Albert Pangaribuan (mantan General Manajer PT PLN Pembangkit Sumatera Bagian Utara), Edward Silitonga (mantan manajer […]

  • Jelang Idulfitri, Bupati dan Wakil Bupati Silaturahmi dengan Insan Pers

    Jelang Idulfitri, Bupati dan Wakil Bupati Silaturahmi dengan Insan Pers

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang Idulfitri 1443 H Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution bersilaturahmi dengan insan pers di aula kantor Bupati, Desa Parbangunan, Kamis (28/4). Bupati Sukhairi di hadapan jurnalis yang bertugas di wilayah Madina menyampaikan pers merupakan elemen penting bagi Pemkab Madina dalam […]

  • Dua Lansia Warga Desa Sopo Batu Dapat Vaksin Door to Door Polres Madina

    Dua Lansia Warga Desa Sopo Batu Dapat Vaksin Door to Door Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua warga lanjut usia (Lansia) Desa Sopo Batu mendapat vaksin program door to door dari  Polres Mandailing Natal (Madina) pada Selasa (26/10) kemarin. Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Kepala Desa Sopo Batu Usri Lubis kepada Mandailing Online di kantor Camat Panyabungan, Rabu (27/10). Usri menyampaikan pada awalnya ada tiga lansia yang […]

  • Mendikbud: penerbit tak perlu khawatir kurikulum baru

    Mendikbud: penerbit tak perlu khawatir kurikulum baru

    • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Surabaya, (MO) – Mendikbud Mohammad Nuh meminta penerbit untuk tidak khawatir dengan kurikulum baru pada tahun ajaran 2013/2014, karena pergantian buku tidak akan dilakukan secara langsung, melainkan bertahap. “Misalnya, SD itu mungkin saja buku kelas satu yang diganti terlebih dulu, bukan langsung buku kelas satu sampai enam, tapi nanti saya akan bicara dengan mereka (penerbit),” […]

expand_less