Jumat, 1 Mei 2026
light_mode

Longsor di Silaiya, 2 Tiang Listrik Tumbang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
  • print Cetak


Listrik Padam 20 Jam di Sayurmatinggi

SIDIMPUAN-Hujan yang mengguyur Desa Silaiya, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan sejak beberapa hari belakangan ini mengakibatkan pinggiran Sungai Batang Angkola di Silaiya, Selasa (16/11) sekitar pukul 16.10 WIB tergerus air sungai yang meluap dan menumbangkan dua tiang listrik. Akibatnya, listrik di Sayurmatinggi, dan sebagian besar di Kabupaten Mandailing Natal pun padam selama 20 jam lebih.

Informasi yang dihimpun METRO, Rabu (17/11), hujan yang turun di Desa Silaiya, Kecamatan Sayurmatinggi, mengakibatkan air Sungai Batang Angkola di Silaiya yang memiliki lebar sekitar 20 meter meluap. Luapan air sungai hingga ke pinggir badan Jalinsum yang hanya setengah meter dari pinggir sungai, dan membuat tanah di pinggir badan jalan longsor sekitar setengah meter.

Satu tiang listrik yang letaknya di pinggir badan jalan tersebut pun tumbang karena tanahnya terkikis air sungai. Tumbangnya tiang listrik ini juga mengakibatkan satu tiang listrik lainnya yang jaraknya sekitar 10 meter ikut tumbang. Aliran listrik di daerah itu pun dan sejumlah kecamatan di Kabupaten Madina seperti Siabu, Panyabungan, Kotanopan, dan Natal seketika langsung padam.

Maswar (22), salah seorang warga Silaiya kepada METRO, kemarin (17/11) mengatakan, hujan sudah melanda Kecamatan Sayurmatinggi selama beberapa hari belakangan ini.”Beberapa hari ini hujan terus turun meskipun tidak deras. Akibatnya dua tiang listrik yang berada di Jalinsum Psp-Madina atau persis di pinggir aliran Sungai Batang Angkola, tumbang karena pinggiran jalan tanah longsor karena hujan dan air sungai,” ujar Maswar melalui telepon selulernya. Ditambahkannya, listrik di daerahnya padam pada Selasa (16/11) sejak pukul 16.20 WIB, dan kembali menyala Rabu (17/11) sekitar pukul 13.00 WIB.

Arifin Siregar, warga Pasar Sayur Matinggi, Kecamatan Sayur Matinggi, memperkirakan listrik PLN mulai padam Selasa (16/11) sekira pukul 18.00 WIB sampai Rabu (17/11) sekira pukul 15.00 WIB. Sementara itu, listrik di sejumlah daerah di Kabupaten Madina, sejak Selasa sore (16/11) pukul 17.00 WIB hingga Rabu (17/11) pukul 15.30 WIB padam. Akibatnya penyambutan hari raya kurban tahun ini relatif sunyi tanpa suara takbir bergema seperti tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan sejumlah warga Madina kepada METRO, kemarin (17/11).

Ardi (32), warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu kepada METRO mengatakan, hari raya Idul Adha tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena tahun ini tidak terdengar kumandang takbir akibat padamnya listrik sehari semalam. Amatan METRO, waktu nyalanya listrik di Madina berbeda antara suatu desa dengan desa lain. Semisal di Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu, sesuai amatan METRO, listrik baru menyala sekira pukul 13.00 WIB. Namun di Kelurahan Simangambat, listrik menyala sekitar pukul 16.00 WIB atau sama dengan di Panyabungan. Sedangkan untuk wilayah Kotanopan ketika METRO mengonfirmasi salah seorang warga menyebutkan, di Kecamatan Kotanaopan listrik menyala sekira pukul 17.00 WIB.

Humas PLN Cabang Padangsidimpuan (Psp) yang membawahi wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Untung kepada METRO, Rabu (17/11), meminta maaf sebesar-besarnya atas padamnya listrik kepada seluruh masyarakat Kecamatan Sayurmatinggi dan Madina, khususnya umat muslim yang merayakan malam takbiran pada malam hari raya Idul Adha. “Padamnya listrik itu akibat gangguan alam. Kami meminta maaf kepada seluruh umat muslim yang merayakan hari raya Idul Adha,” ujarnya.

Dijelaskan Untung, akibat tumbangnya dua tiang listrik itu, listrik padam Selasa (16/11) sejak pukul 16.30 WIB dan kembali menyala Rabu (17/11) pukul 13.00. “Ketika kita dapat info ada dua tiang listrik tumbang di Silaiya, tim tekhnis langsung turun ke lapangan saat itu juga. Beruntung material yang dibutuhkan ada di kantor cabang, sehingga pengerjaan bisa dilangsungkan meskipun hujan pada malam itu (Selasa malam, red). Namun karena tidak selesai juga malam itu, maka kita lanjutkan hari ini (Rabu, red). Alhamdulillah berkat dukungan dan doa seluruh masyarakat, akhirnya selesai juga dan listrik kembali menyala,” ucapnya. (phn/wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solat Gaib dan Bantuan Dana dari Madina Untuk Korban Wamena

    Solat Gaib dan Bantuan Dana dari Madina Untuk Korban Wamena

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Solat gaib dilaksnakan di masjid agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (4/10/2019) untuk korban kemanusiaan di Wamena, Papua. Solat gaib dilaksanakan usai solat Jum’at. Nazir masijd, Amru Rangkuti menyatakan, solat gaib ini dilakukan untuk memohon kepada Allah SWT melimpahkan rahmat bagi penduduk Papua yang mengalami korban agar terhindar […]

  • Akri “Patrio” dan Henky Tornado Jadi Kandidat Wakil Bupati Bogor

    Akri “Patrio” dan Henky Tornado Jadi Kandidat Wakil Bupati Bogor

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bogor, (Mandailingonline) – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 8 September 2013 mendatang, dua artis ibu kota turut meramaikan bursa calon Bupati dan calon Wakil Bupati Bogor. Mereka adalah Muhammad Akri Falak atau yang akrab disapa Akri Patrio dan Henky Tornando. Mereka masing-masing direkrut birokrat setempat untuk bersaing sebagai kandidat wakil […]

  • Sistem Islam Yang Mampu Menyelesaikan Pandemi

    Sistem Islam Yang Mampu Menyelesaikan Pandemi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd   Akhir-akhir ini masyarakat dicengangkan dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut negara-negara yang menganut pemerintahan otokrasi atau oligarki lebih efektif menangani pandemi virus corona (Covid-19). (CNNIndonesia.com) Tito menyebut negara dengan pemerintahan seperti itu mudah mengendalikan perilaku masyarakat dalam menghadapi pandemi karena kedaulatan negara dipegang oleh satu atau […]

  • Busyro Dituntut Segera Ungkap Kasus Korupsi Besar

    Busyro Dituntut Segera Ungkap Kasus Korupsi Besar

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Harapan besar ada di pundak Ketua KPK yang baru Busyro Muqoddas. Sebagai bukti komitmennya untuk pemberantasan korupsi, Busyro harus segera mengungkap kasus besar. “Oleh karena itu, KPK di bawah Busyro agar memberi fokus lebih pada kasus-kasus menarik perhatian publik yang kini kesannya lamban tersebut,” kata Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor, Edy Suandi Hamid dalam […]

  • Jalur Panyabungan Pantai Barat Longsor

    Jalur Panyabungan Pantai Barat Longsor

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Jalur Panyabungan Pantai Barat Longsor : Meterial batu dan tanah serta pohon tumbang menutupi badan jalan penghubung Panyabungan Pantai Barat Madina. Longsor di Wilayah Desa Tanobato Kecamatan Panyabungan Selatan ini terjadi kemarin mengakibatkan antrian panjang baik yang dari dan menuju Pantai Barat Madina.(MO/Mar)

  • 6.000 Ton Beras Segera Masuk ke Sumut

    6.000 Ton Beras Segera Masuk ke Sumut

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – 6.000 ton beras Public Service Obligation (PSO) asal Jawa Timur akan segera memasuki Sumatera Utara untuk memperkuat stok beras Bulog. “Dengan akan masuknya beras dari Jatim sebanyak 6.000 ton dalam pekan ini, maka stok Bulog Sumut akan bertambah menjadi 30.000 ton,” kata Humas Bulog Sumut, Rudi Adylin, di Medan, (7/4). ini. Stok beras […]

expand_less