Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Polisi Tangkap 78 Napi Lapas Medan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
  • print Cetak

Medan, – Sebanyak 78 orang dari jumlah 99 narapidana Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Kelas I Medan yang berhasil diamankan adalah tangkapan aparat kepolisian, dan 21 orang lainnya menyerahkan diri pada petugas Lapas.

Kepala Bidang (Kabid) Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Amran Silalahi ketika dikonfirmasi Antara di Lapas Medan, Selasa, membenarkan ke-78 narapidana (Napi) tersebut, diamankan oleh berbagai Polres.

Polresta Medan menangkap 29 napi, Polres Pelabuhan Belawan 41 napi, Polres Langkat lima napi, Polresta Pematang Siantar satu napi dan Polres Aceh Timur dua napi.

“Keseluruhan napi yang diamankan itu, masih ditahan di Mapolres masing-masing,” ucap dia.

Amran menyebutkan, hingga Selasa (16/7) pukul 08.00 WIB jumlah napi yang diamankan petugas kepolisian dan menyerahkan diri ke Lapas masih tercatat sebanyak 99 orang seperti data pada Senin (15/7) dan belum ada perubahan.

Namun, jelasnya, jumlah napi yang belum tertangkap hingga saat ini sebanyak 113 orang lagi dari 212 napi yang dilaporkan melarikan diri saat kerusuhan terjadi di Lapas Medan, Kamis (11/7) malam.

“Petugas Lapas Medan yang bekerja sama dengan pihak berwajib masih terus mencari hingga dapat 113 napi yang belum ditemukan ,” kata Amran.
Teroris Buron
Sebanyak empat orang lagi napi teroris dari Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Kelas I Medan, hingga kini belum lagi tertangkap dan masih terus dicari petugas kepolisian.

Keempat napi teroris itu adalah FS, AS, ABG dan NB alias Arab.

Sebelumnya, 9 (sembilan) napi teroris dari Lapas Kelas I Medan, Kamis (11/7) malam melarikan diri, hanya 5 (lima) orang yang berhasil diamankan oleh pihak berwajib, yakni GM, BK, JM, AA dan AN.

Peristiwa pembakaran dan kaburnya ratusan napi dari Lapas Tanjung Gusta Medan, Kamis (11/7) malam mengakibatkan lima tewas terbakar, yakni dua orang pegawai Lapas, Hendra Rico Naibaho (28) dan Bona Hotman Situngkir (38).

Tiga tewas lainnya adalah napi, Ng Hui Tan Awi (48), Jhon Gabriel Tarigan (26) Johanes Leo Situmorang (34).

Data yang diperoleh menyebutkan jumlah napi yang menghuni Lapas Kelas I Medan sebanyak 2.016 orang, sedang daya tampung hanya 1.050 dan telah terjadi melebihi kapasitas.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mualaf Windsor Gelar Pertemuan Berkala

    Mualaf Windsor Gelar Pertemuan Berkala

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Di Kota Windsor, Provinsi Ontario, Kanada, para mualaf mendapat naungan istimewa dari Windsor Islamic Association (WIA). Organisasi nonprofit itu memberikan fasilitas kepada mualaf untuk mempelajari Islam lebih dalam dan mendapat keluarga baru. Alhasil, para mualaf kota yang dijuluki The City of Roses itu pun sering kali menggelar pertemuan untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan keimanan mereka. […]

  • Buang Sampah Tanpa Dipilah, Siap-Siap Didenda Rp100 Ribu

    Buang Sampah Tanpa Dipilah, Siap-Siap Didenda Rp100 Ribu

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALANG-: Warga Kota Malang, Jawa Timur, sekarang harus berhati-hati jika ingin membuang sampah. Membuang sampah rumah tangga dan industri tanpa dipilah antara sampah basah dan kering, siap-siaplah menerima denda sebesar Rp100 ribu. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang Wasto, Rabu (10/11), di Malang, mengatakan, meski belum memiliki tong sampah yang sudah terpilah bukan […]

  • Jokowi Puji Kesantunan Muslim Tapanuli

    Jokowi Puji Kesantunan Muslim Tapanuli

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Presiden Jokowi memuji kesantunan masyarakat muslim Tapanuli Bagian Selatan yang ditopang oleh falsafah Dalihan Na Tolu. Dalihan Na Tolu dinilainya sebagai satu pranata sosial yang mampu merekatkan perbedaan menjadi kekuatan persatuan. Nilai-nilai luhur Dalihan Na Tolu itu kian kuat karena diperkokoh nafas Islam yang dianut mayoritas penduduk di Tapanuli Bagian Selatan. […]

  • Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Onine) – Kejaksaan Negeri Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) telah menetapkan mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial KS dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial ZMN menjadi tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dana APBD 2012 dan 2013 di instansi itu. “Hingga saat ini kita baru bisa menetapkan dua oknum […]

  • Tympanum Novem Garap Film ” Holong Natarhalang”

    Tympanum Novem Garap Film ” Holong Natarhalang”

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tympanum Novem Films kembali menggarap film terbaru ditahun 2014 ini, salah satunya adalah Film yang berjudul Holong Natarhalang (Siboru Tulang). Film ini mengisahkan tentang tanggung jawab anak namboru terhadap boru tulangya dalam pandangan adat Mandailing. Film ini nantinya juga dibintangi oleh  Dahlan Batubara, Desy Hariaty dan Lila Lumongga Nasution dan kawan-kawan.(hol)

  • Rahmad Rangkuti Pulang dari Rantau untuk Menangkan SAHATA

    Rahmad Rangkuti Pulang dari Rantau untuk Menangkan SAHATA

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Rahmad Rangkuti, perantau di Jakarta asal Desa Hutatinggi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi (PSM), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sengaja pulang ke kampung untuk bergabung dalam upaya memenangkan Paslon Saipullah‐Atika (SAHATA) di Pilkada 2024. Hal itu diketahui berdasarkan keterangan Rahmad saat membuka acara Mancing Sahabat SAHATA, perlombaan yang dia inisiasi […]

expand_less