Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Siswi SMK Digilir Kawan Facebook

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
  • print Cetak

Jakarta, – Kasus perkosaan berawal dari perkenalan melalui situs jejaring sosial Facebook kembali terungkap. Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat mengamankan dua remaja tanggung berinisial A,17, dan W,16. Diduga dua sekawan ini bergiliran memperkosa RM, 15, siswi kelas X sebuah SMK di bilangan Cengkareng, Jakarta Barat.

Juru Bicara Polrestro Jakarta Barat, Kompol Titien mengatakan, kasus perkosaan itu terungkap setelah orang tua korban melaporkan kehilangan putrinya ke Mapolrestro Jakarta Barat pada Selasa (23/7) pagi sekitar pukul 08.00.

Titien menuturkan, hari itu ayah korban yang merupakan anggota kepolisian wilayah Tangerang mencari putri bungsunya, lantaran selama 1×24 RM tidak kembali ke rumah. Diketahui RM membolos di hari pertamanya masuk sekolah, Senin (21/7). “Namun, ketika dihubungi handphonenya yang mengangkat itu suara laki-laki,” ungkap Titien kapada wartawan, Rabu (24/7).

Setelah dilacak, lanjut Titien, di hari yang sama sekitar pukul 14.00, lokasi korban berada di wilayah Kapuk, Cengkareng. Ketika dijemput oleh anggota polisi, ternyata RM sedang tidak sadarkan diri, di rumah kontrakan pelaku A. Dari rumah tersebut polisi mengamankan A dan rekan pelaku berinisial W yang juga dalam keadaan mabuk. “Kemudian, ketiganya digelandang ke Mapolrestro Jakarta Barat untuk dimintai keterangan,” kata Titien.

Hasil pemeriksaan, korban telah berulang kali diajak berhubungan intim oleh A. Setelah perkenalan melalui Facebook, RM dan A pertama kali bertemu pada Rabu (17/7). Pelaku A membawa RM ke rumah kontrakan. Setelah RM dicekoki minuman keras, A melampiaskan nafsu bejatnya.

“Tak sampai di situ, pertemuan itu berlanjut hingga keesokkan harinya, di lokasi yang sama Sabtu (20/7), A kembali mengulang perlakuannya,” tutur Titien.

Berlanjut ke pertemuan berikutnya, Minggu (21/7), A kembali mengajak jalan RM. Kali ini A membawanya ke rumah kontrakan kawannya W di wilayah Krendang, Tambora, Jakarta Barat. “Di sana W sudah menunggu kedatangan RM, RM pun digagahi oleh W sambil dicekoki minuman keras juga,” jelasnya.

Sejak hari itu RM tidak pulang ke rumah. Karena takut pulang, RM bermalam di rumah kontrakan A. “Hingga akhirnya kami temukan,” kata Titien.

Menurut Titien, karena tidak betah di rumah, RM memang sering bermalam di rumah temannya. “Karena tidak betah, RM pun lebih sering pulang ke rumah kakaknya di wilayah Cengkareng,” katanya.

Saat ini kasus dugaan perkosaan itu masih diselidiki Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestro Jakarta Barat. “Kedua pelaku A dan W sudah ditetapkan sebagai tersangka, mereka dikenai Pasal 81 UU Perlindungan anak, dengan ancaman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun. Sementara korban saat ini sudah berada di rumahnya,” ungkap Kanit PPA Polrestro Jakarta Barat, AKP Slamet, ketika dihubungi Rabu (24/7). (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat AMPG Madina Bantu Warga Terdampak Banjir

    Gerak Cepat AMPG Madina Bantu Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bergerak cepat dengan turun ke lokasi banjir di wilayah Panyabungan, Sabtu (18/12). Adapun lokasi yang menjadi sasaran adalah Desa Adian Jior, Gunung Manaon, dan Manyabar. Ketua AMPG Madina Sobir Lubis mengaku terpanggil melihat keadaan masyarakat terdampak banjir di Madina. “Kita tahu banyak […]

  • Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

  • Dampak Kelangkaan Gas 3 Kg di Panyabungan, Sejumlah Pedagang Makanan Tutup

    Dampak Kelangkaan Gas 3 Kg di Panyabungan, Sejumlah Pedagang Makanan Tutup

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Langkanya tabung LPG 3 kilogram di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal beberapa minggu terakhir membuat sejumlah pedagang makanan tutup dari biasanya. Seperti warung makan, penjual gorengan, sate, warung kopi, dan mie ayam. Seminggu belakangan, mereka mengaku masih bisa mengirit penggunaan gas agar bisa memperpanjang durasi penjual. Sekarang mereka justru tidak bisa […]

  • Utang Suami, Siapa yang Membayar?

    Utang Suami, Siapa yang Membayar?

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tanggungan utang tidak serta-merta menjadi tanggungan para ahli waris. Dalam kehidupan berumah tangga, kondisi ekonomi keluarga tak selamanya stabil, bahkan membaik. Sering kali, suami, sebagai kepala rumah tangga, memeras otak dan tenaga untuk gali lubang mencari pinjaman di sana-sini. Karena itu, utang pun acap kali menggunung. Tetapi, bagaimana bila ajal menjemput sang suami, sementara utang […]

  • Revolusi Kreatif dari Jalanan

    Revolusi Kreatif dari Jalanan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (catatan untuk Yayasan Putra Putri Madina)   Oleh: Moechtar Nasution Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Mandailing Natal)   Kabupaten Mandailing Natal  hari ini berdiri di persimpangan jalan yang paradoks. Di satu sisi, bumi Gordang Sambilan ini adalah lumbung potensi raksasa yang belum sepenuhnya terbangun dari tidurnya mulai dari keelokan lanskap alam, eksotisme Batang Gadis, jejak […]

  • Sumteng Berpotensi Segera Direalisasikan

    Sumteng Berpotensi Segera Direalisasikan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Ketua PB GP Ansor yang juga Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nusron Wahid, menyebutkan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara berpotensi segera direalisasikan. Sebab, isu tersebut akan dibahas di rapat parlemen secepatnya. Penegasan ini disampaikan oleh Ketua Koordinator Daerah GP Ansor se-Tabagsel, Ir Pandapotan Siregar dan Ketua GP Ansor Madina, Samsul Bahri Lubis SAg, […]

expand_less