Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

207 Pengaduan Dugaan Korupsi di Sumut Masuk ke KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Jul 2013
  • print Cetak

JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi serius catatan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) yang menyebut Sumatera Utara peringkat pertama provinsi terkorup di Indonesia.

Pasalnya bukan saja catatan yang dirilis Fitra tersebut berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semata, namun lembaga antirasuah ini sendiri mencatat dari total 6.111 pengaduan masyarakat yang masuk sepanjang 2012, sekitar 549 pengaduan di antaranya terkait dugaan penyimpangan yang terjadi di Sumatera Utara.

Jumlah tersebut masih ditambah banyaknya pengaduan yang masuk sepanjang Januari hingga 23 Juli 2013, dimana untuk dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) saja jumlahnya telah mencapai 207 pengaduan.

Sayangnya berapa dari total pengaduan tersebut yang sampai pada penindakan, Juru Bicara KPK Johan Budi belum bersedia merinci lebih jauh.

Ia hanya menyebut bahwa secara umum dari pengaduan yang berasal dari seluruh Indonesia KPK sepanjang 2012 telah melakukan langkah penindakan terhadap 664 kasus, sedangkan yang masuk ke pencegahan 134 kasus.

Sisanya ada yang diteruskan ke lembaga hukum lain. Tapi tidak sedikit juga yang meski telah ditelaah pengaduan tidak disampaikan kepada instansi berwenang. Hal tersebut antara lain disebabkan pengaduan ternyata bukan tindak pidana korupsi. Selain itu juga karena tidak dilengkapi bukti awal dan alamat pengadu tidak tercantum dalam arsip.

“Jadi tiap tahun KPK memang dikasih hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan. Itu semua kita kaji dan kalau ada indikasi kerugian negara tentu KPK akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan. Selain itu KPK juga menerima pengaduan dari masyarakat. Makanya KPK terus bekerja secara maksimal,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Minggu (28/7).

Sebelumnya Fitra merilis data berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Semester II tahun 2012, terdapat 278 kasus korupsi di

Sumut yang diperkirakan mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 400 miliar lebih. Jumlah tersebut menempatkan Sumut menjadi provinsi terkorup se-Indonesia. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minibus Hantam Rumah Warga di Pidoli

    Minibus Hantam Rumah Warga di Pidoli

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mobil minibus pengangkut keluarga dengan nomor polisi BH 1748 FS ringsek setelah menghantam rumah warga di jalan Willem Iskandar, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (24/04/2024). Informasi yang dihimpun wartawan dilapangan. Roda empat yang dikendarai oleh rombongan keluarga itu beranjak dari Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu menuju Desa […]

  • Hanya Dengan Islam Kebangkitan Pribumi Dapat Diraih

    Hanya Dengan Islam Kebangkitan Pribumi Dapat Diraih

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Ketua Front Pribumi Ki Gendeng Pamungkas (KGP) mengatakan telah terjadi pengusiran TKA China di beberapa daerah. Hal tersebut indikasi kebangkitan pribumi karena telah berani memperjuangkan haknya. KGP berpendapat, rakyat akan terus mengusir TKA Cina karena menganggap kedatangan mereka sebagai penjajahan terhadap bumi pertiwi. KGP menilai, […]

  • Ketua PMI Sumut Lantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Madina

    Ketua PMI Sumut Lantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Madina

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua PMI Sumatera Utara Dr. H. Ramhat Shah melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di gedung serbaguna Parbangunan pada Senin (8/11). Dalam SK Kepengurusan yang dibacakan oleh Sekretaris PMI Sumut Edi Siswanto menyebutkan Bupati Madina H. M. Ja’far Sukhairi Nasution sebagai Pelindung PMI Madina. Sementara itu Hj. […]

  • Buaya di Sungai Kunkun Sudah Memangsa Manusia, Pemda Harus Tegas

    Buaya di Sungai Kunkun Sudah Memangsa Manusia, Pemda Harus Tegas

    • calendar_month Senin, 28 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Pemerintah Mandailing Natal dan pihak keamanan diminta segera melakukan langkah-langkah penting dalam upaya mengamankan warga dari serangan buaya di Sungai Kunkun. Peristiwa serangan buaya terhadap Desimawati Halawa, warga Dusun Bulung Gadung, Desa Sundutan Tigo, Kecamatan Natal, Minggu (27/5) sore sangat memprihatinkan. Korban meninggal dunia akibat serangan buaya di sungai itu. […]

  • Plt Bupati Didesak Tertibkan Mobil Dinas

    Plt Bupati Didesak Tertibkan Mobil Dinas

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution didesak menertibkan mobil dinas yang ada dilingkungan Pemkab Madina agar digunakan sesuai dengan peruntukkannya serta untuk menghemat anggaran pada tahun 2014 mendatang. “Saat ini banyak mobil dinas tidak sesuai lagi peruntukkannya, tak sesuai dengan jabatannya, bahkan sering disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu. Bahkan ada […]

  • Anggota Dewan: Kok Pramugari Garuda Tua-tua

    Anggota Dewan: Kok Pramugari Garuda Tua-tua

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi V DPR RI mempertanyakan kenapa pramugari Garuda tua-tua dibandingkan dengan maskapai-maskapai penerbangan lainnya. Menjawab pertanyaan tersebut Direktur Utama, PT Garuda, Emirsyah Safar, menjelaskan bahwa memang hal tersebut merupakan aturan dari bagian kepagawaian Garuda. “Untuk Pramugari, berdasarkan aturan dari kepegawaiaan, ini prinsipnya sampai 56 tahun, tetapi kita tetap merekrut yang baru-baru dan saat […]

expand_less