Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Alumni SMA Plus Kunjungi KPU Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Malintang Pos) : Ikatan Keluarga Alumni SMAN Plus (IKAS Plus) melakukan silaturrahim ke KPU Madina, Kamis (6/8) disambut hangat oleh ketua KPU Madina, Agus Salam Nasution.

Kedatangan IKAS Plus ini bertujuan untuk bersilaturrahim sekaligus berdiskusi terkait perkembangan Pilkada Madina yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember mendatang. Silaturrahim ini mendiskusikan berbagai hal di Madina, mulai dari wacana Pilkada hingga sektor pendidikan kaitannya dengan Pilkada.

Dalam pemaparan yang disampaikan ketua KPU Madina, bahwasa sudah ada 3 bakal calon yang lolos pendaftaran dan saat ini sedang masa perbaikan dan melengkapi berkas pencalonan sampai dengan tanggal 7 Agustus 2015.

Calon yang mendaftar dihari pertama masa pendaftaran adalah pasangan Muhammad Yusuf Nasution dan Imran Lubis. Di hari ketiga pasangan Dahlan Hasan Nasution- Ja’far Suheri. Pasangan yang terakhir mendaftar adalah Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay.

Sedangkan untuk jumlah pemilih pada pilkada ini belum tervalidasi secara keseluruhan karena masih dalam proses sampai 19 Agustus mendatang. Namun, berkaca pada Pemilihan Legislatif Tahun 2014 ada sekitar 307.372 pemilih, dan kemungkinan jumlah pemilih akan bertambah pada pilkada ini.

Asnawir, perwakilan IKAS Plus mengungkapkan, dalam perjalannya konsen dalam hal perkembangan pendidikan di Mandailing Natal, yang harapannya dapat memberikan solusi dan inovasi bagi kemajuan pendidikan di daerah.

IKAS Plus juga mengharapkan agar sosialisasi pemilihan kepala daerah ini dilakukan secara massif ke seluruh pelosok desa yang ada di Madina, sehingga partisipasi pemilih meningkat dibanding sebelum-sebelumnya.

Masyarakat harus disadarkan betapa pentingnya memilih pemimpin, agar masyarakat juga tahu siapa pemimpin yang layak dijadikan pemimpinnya dan masyarakat tidak hanya dijadikan sebagai komoditas suara untuk mengumbar janji-janji politik.

Oleh karenanya, IKAS Plus menawarkan kontrak pendidikan kepada calon bupati-wakil bupati yang akan bertarung di Pilkada Madina.

Kontrak yang akan disodorkan IKAS Plus meliputi alokasi 30 persen dari APBD untuk pendidikan; melakukan perbaikan terhadap manajemen sekolah, mulai dari tingkat dasar sampai tingkat atas; pendidikan gratis 12 tahun; pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, baik S1 maupun S2; pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Madina dan mempertahankan serta mengembangkan SMA Negeri 2 Plus sebagai sekolah percontohan di Madina.

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Tanam Padi Sawah Tiba Bibit Lokal Primadona

    Musim Tanam Padi Sawah Tiba Bibit Lokal Primadona

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Musim tanam padi sawah di Sipirok, Tapsel telah tiba, dan masyarakat petani masih memprimadonakan (cenderung) menggunakan bibit lokal jenis Silatihan untuk musim tanam raya. Alasan mereka, hasilnya lebih menjanjikan. Keunggulan lainnya dari bibit lokal ini adalah rasanya lebih enak, harganya lebih mahal serta perawatannya lebih mudah. Kecendrungan petani ini untuk menggunakan bibit lokal, tidak mempengaruhi […]

  • Bupati Madina: Saya Bangga dengan Pemuda Pancasila

    Bupati Madina: Saya Bangga dengan Pemuda Pancasila

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengaku bangga dengan MPC Pemuda Pancasila Madina. Bupati Sukhairi menyebut kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Pemuda Pancasila di Madina sangat positif. Hal itu diutarakan Bupati Sukhairi pada acara Syukuran Hari Ulang Tahun ke-62 Pemuda Pancasila di halaman Sekretariat MPC Pemuda Pancasila Madina, Jl. Willem […]

  • Madina Zona Merah, Tak Bermasker Push Up 10 Kali

    Madina Zona Merah, Tak Bermasker Push Up 10 Kali

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut ditetapkan zona merah Covid-19. Pemda Madina pun menerbitkan regulasi pencegahan dan penanggulangan sebaran virus corona, termasuk sanksi bagi warga yang tak bermasker di tempat umum. Salah satu sanksi yang diterapkan adalah hukuman push up 10 kali. Aturan itu ditegaskan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 30 Tahun […]

  • Melirik Gonjang Ganjing Produk Pendidikan Ala Kemendikbud

    Melirik Gonjang Ganjing Produk Pendidikan Ala Kemendikbud

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan lslam Pendidikan di Indonesia di bawah pimpinan Nadim kelihatannya terus berbebenah dengan inovasi-inovasi baru yang ditawarkan. Sehingga terkesan selalu memunculkan program-program yang menghidupkan dan mengikuti kemajuan atau arus globalisasi. Tidak heran sebenarnya jika dikaitkan dengan background Pak Menteri yang seorang pengusaha sukses atau seorang CEO. Tentu saja ia mampu […]

  • Pembangunan Daerah Lemah Akibat Ego Sektoral

    Pembangunan Daerah Lemah Akibat Ego Sektoral

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ego sektoral menjadi salah satu faktor rendahnya grafik pembangunan di daerah. Gambaran ego sektoral yang dimaksud adalah tidak adanya sinergitas antara para tokoh daerah, baik yang ada di kabupaten, di provinsi dan di pusat. “Maka tadi kita minta kepada bupati dan wakil bupati agar ego sektoral itu dibuang,” ujar anggota DPRD […]

  • Budidaya Jengkol Belum Diseriusi

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing Natal (Madina) belum ada petani yang menekuni budidaya jengkol secara terrencana dan tertata dan berskala luas. Meski ada yang sengaja menanam, tetapi hanya sebatas tanaman sampingan. Padahal, kebutuhan terhadap buah jengkol termasuk cukup tinggi di pasaran. Di Madina saja, dalam perhari sekitar 800 kilo gram mampu diserap konsumen. “Belum […]

expand_less