Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Surung Panjaitan menangis di persidangan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN (Mandailing Online) – Surung Panjaitan yang menjadi terdakwa kasus dugaan suap terhadap Bupati Madina Hidayat Batubara terlihat menangis dan mengakui kesalahannya saat disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan.

Kepada Majelis Hakim pengusaha tersebut berkeras bahwa dirinya tidak pernah menyatakan setuju menggarap proyek di RSUD Panyabungan yang ditawarkan oleh anak buah Bupati Madina.

Walaupun selalu membayar tagihan makan dan minum dalam setiap pertemuan, ia mengaku tidak pernah meminta bertemu dengan para pejabat Madina untuk membahas proyek tersebut. “Sebagai pengusaha, saya kurang suka dibayari orang lain,” katanya.

Namun, Surung tidak berkutik ketika hakim Agus Setiawan mencecarnya. Menurut Agus, setelah beberapa sidang dengan mendatangkan berbagai saksi, hakim belum juga dapat mempercayai bahwa Surung tidak punya kepentingan memberikan uang kepada anak buah Bupati Hidayat Batubara. “Bagaimana meyakinkan kami (majelis hakim)? Bukan hanya kami, tapi seluruh orang yang ada di ruangan ini bahwa uang itu tidak ada kaitannya dengan proyek?” kata Agus.

Surung semakin gugup ketika hakim Lebanus menanyakan sepanjang kariernya selama 30 tahun sebagai pengusaha konstruksi sudah berapa banyak fee proyek yang diberikan Surung kepada pejabat pemerintah. Surung mengatakan tidak selalu memberikan fee.

Di akhir persidangan, hakim Agus menanyakan apakah Surung ingin berbicara sebelum sidang memasuki agenda pembacaan tuntutan oleh jaksa, Kamis besok.

“Ada, Pak. Majelis hakim yang mulia, setelah menjalani persidangan ini saya akhirnya menyadari bajwa telah lalai karena telah memberikan pinjaman kepada pegawai. Saya pikir memberikan pinjaman pribadi tidak ada masalah. Ternyata di persidangan ini memberikan pinjaman kepada pegawai negeri itu salah. Saya mohon kepada majelis hakim. Saya berjanji bersumpah tidak melakukan perbuatan ini lagi. Memperbaiki diri agar tidak tersangkut masalah-masalah seperti ini. saya sungguh mengambil pelajaran yang luar biasa,” katanya sambil menangis.

Usai sidang, Surung langsung dipeluk oleh isterinyam Blondina Manurung dan anak lelakinya yang ikut menangis mendengar pengakuan Surung saat duduk di kursi pesakitan.

Setelah pembacaan tuntutan Kamis besok, rencananya sidang akan langsung dilanjutkan dengan pembacaan pledoi pada Jumat (18/10/2013). Senin pekan depan diharapkan Surung telah mendapatkan vonis terhadap kasusnya.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution Minta Poldasu Tidak Petieskan Pidana SMGP

    Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution Minta Poldasu Tidak Petieskan Pidana SMGP

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) –  Anggota DPRD Sumut berharap Kapolda yang baru, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak tidak mempetieskan kasus tragedi Sibanggor di wilayah kerja PT SMGP, Mandailing Natal. “Hal ini kita maksudkan agar penegakan hukum di Sumut lebih memberi kepastian hukum di tengah masyarakat,” kata Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution gelar Sutan Kumala […]

  • Pemkab Madina Tidak Berwenang Tutup PT Sorikmas

    Pemkab Madina Tidak Berwenang Tutup PT Sorikmas

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pasca tertembaknya salah seorang warga yang berbuntut pembakaran sejumlah fasilitas perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining, Ahad (29/05/2011) siang kemarin, Pemkab Mandailing Natal (Madina) bertindak cepat. Namun Pemkab Madina tidak berwenang menutup PT Sorikmas Mining. Hal itu ditegaskan Bupati Madina Aspan Sofian Batubara ketika konfirmasi melalui telepon, Senin (30/05/2011) pagi, mengenai langkah-langkah yang diambil […]

  • Madina Persiapkan MTQ Tingkat Kabupaten

    Madina Persiapkan MTQ Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIV tingkat kabupaten. Berlangsung dari 21 hingga 24 Februari 2025, dan menjadi bagian dari peringatan HUT ke-26 Madina serta persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Madina, Bahrudin Juliadi, mengatakan bahwa MTQ merupakan agenda tahunan untuk menanamkan nilai-nilai […]

  • Kriteria Bupati Madina : Yang Penting Ikhlas Majukan Madina

    Kriteria Bupati Madina : Yang Penting Ikhlas Majukan Madina

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Syahriwan Nasution menyatakan tidak muluk-muluk soal kriteria calon bupati Madina. “Yang penting orangnya mau dan punya niat untuk memajukan Madina,” katanya kepada wartawan, Senin (1/6). Menurutnya, bupati itu mau memajukan Madina. Membawa Madina ini malangkah meninggalkan keterpurukan. "Tentu saja, tidak satu orang pun […]

  • Olimpiade Sains Nasional, MAN 1 Raih Emas

    Olimpiade Sains Nasional, MAN 1 Raih Emas

    • calendar_month Senin, 6 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing online) – Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Mandailing Natal (Madina) seperti tiada hari tanpa prestasi. Kali ini, Husny Abdillah, utusan MAN 1 Madina meraih emas di ajang Olimpiade Sains #2 Global Youth Action (OSN GYA) bidang matematika, 28 November 2021 lalu secara online melalui g-from. Padahal, baru beberapa hari lalu sejumlah pelajar MAN 1 […]

  • Lira Medan Minta Penegak Hukum Usut Pembangunan CBD

    Lira Medan Minta Penegak Hukum Usut Pembangunan CBD

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Central Business District (CBD) dibangun di lahan eks Lapangan Golf Polonia, Medan. Saat ini pengerjaannya sedang berlangsung. Namun pembangunan CBD menuai protes dari masyarakat setempat dan yang lainnya karena dinilai merusak lingkungan. Pembangunan CBD juga dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan aktivitas Bandara Polonia. Pasalnya, jarak proyek CBD hanya 150 meter dari landasan pacu dari […]

expand_less