Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Pemberi Suap Bupati Mandailing Natal Dituntut 4 Tahun Penjara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
  • print Cetak

Medan (Mandailing Online) – Pengusaha Surung Panjaitan, terdakwa pemberi suap senilai Rp 1 miliar terhadap Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara, dituntut 4 tahun penjara. Terdakwa juga dituntut membayar denda sebesar Rp 200 juta.

Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Supardi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (17/10/2013). Bertindak sebagai hakim dalam sidang ini Agus Setiawan, Lebanus Sinurat dan Ahmad Drajat.

Dalam tuntutan itu disebutkan, terdakwa dianggap terbukti berupaya memberikan suap terhadap Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara untuk mendapatkan proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Penyabungan di Mandailing Natal. Proyek yang bersumber dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara itu, nilainya Rp 32 miliar lebih.

Tindakan itu dinyatakan melanggar Pasal 5 huruf ayat 1 huruf A UU No 31/1999 yang diubah dengan UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sebab itu terdakwa dituntut penjara selama empat tahun potong masa tahanan dan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan.

“Dengan perintah supaya terdakwa tetap ditahan,” kata Supardi.

Terkait tuntutan jaksa ini, kuasa hukum terdakwa Junimart Girsang menyatakan akan memberikan tanggapan melalui pleidoi. Rencananya pelidoi itu akan disampaikan dalam sidang lanjutan pada Jumat (18/10) besok.

“Besok akan kami tuangkan dalam pleidoi kami,” tukas Girsang singkat seusai sidang.

Surung ditangkap KPK di Medan pada pertengahan Mei 2013 lalu karena memberikan suap terhadap Bupati Hidayat Batubara, yang juga disidangkan dalam berkas terpisah. Kendati ditemukan bukti uang Rp 1 miliar, terdakwa membantah uang itu untuk suap, melainkan pinjaman.(detik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag Bantah Ada Kisruh dengan MUI

    Menag Bantah Ada Kisruh dengan MUI

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama RI Suryadharma Ali (SDA) membantah ada perseteruan antara kementerian yang dia pimpin dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang sertifikasi atau pencatatan produk halal dalam RUU Jaminan Produk Halal (JPH). Dikatakan, yang terjadi antara mereka hanya perdebatan mengenai konteks apakah sertifikasi halal itu wajib atau hanya bersifat sukarela. Di satu sisi MUI […]

  • Pemda Madina Diharapkan Fasilitasi Pendirian Koperasi Petani Kopi

    Pemda Madina Diharapkan Fasilitasi Pendirian Koperasi Petani Kopi

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Pasar diharapkan dapat memfasilitasi para petani kopi didalam koperasi kopi. Pendirian badan koperasi ini selain melindungi para petani kopi dari permainan harga para tengkulak juga berpungsi untuk menampung hasil panen masyarakat Salah seorang penggiat kopi Ali Musa […]

  • Dampak Aktifitas Kapal Keruk, Lahan Sawit Warga Kampung Sawah Abrasi, Warga Minta Polisi Bertindak

    Dampak Aktifitas Kapal Keruk, Lahan Sawit Warga Kampung Sawah Abrasi, Warga Minta Polisi Bertindak

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL ( Mandailing Online )- Aktifitas Kapal keruk berkapasitas 25 meter kubik milik CV Parak Tele yang beroperasi di sungai batang natal wilayah Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Mandailing Natal( Madina ) diduga telah menimbulkan abrasi lahan kebun sawit warga. Kapala Keruk itu sendiri beraktifitas mengambil galian C jenis pasir. Ariansyah Inari pada Mandailing Online […]

  • Dana razia dompeng tak jelas

    Dana razia dompeng tak jelas

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Dana razia dompeng (alat penambang liar) di Madina Tahun 2010 untuk triwulan II di Kantor Satuan Polisi Pamong Paraja Kabupaten Mandailing Natal (Pol-PP Madina) sebesar Rp40 juta diduga “kabur” atau tidak jelas penyalurannya terhadap anggota. Akibatnya, sejumlah anggota Satpol PP Madina yang tidak mau disebutkan identitasnya merasa dipermainkan dan dirugikan. Padahal mereka sudah […]

  • Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

    Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gerakan Orangtua Asuh bagi mahasiswa miskin berprestasi yang digagas Fraksi Golkar DPRD Madina dinila positif. Namun Golkar juga harus mengupayakan agar APBD tetap menampung anggaran beasiswa. Itu dikatakan tokoh pemuda Madina, Tan Gozali Pulungan kepada Mandailing Online, Kamis (31/10/2019) di Panyabungan menyikapi gagasan Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina). “Kita […]

  • Tunggu Sikap Presiden, Sumut Pecah jadi 4 Provinsi

    Tunggu Sikap Presiden, Sumut Pecah jadi 4 Provinsi

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum melakukan penyisiran terhadap berkas persyaratan usulan pembentukan Provinsi Tapanuli, Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng), dan Provinsi Kepulauan Nias. Kementerian yang dipimpin Gamawan Fauzi itu masih menunggu petunjuk dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait 65 RUU pembentukan daerah baru yang disodorkan DPR, yang tiga diantaranya pembentukan provinsi baru yang […]

expand_less