Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Kagumi Ibadah Shalat, Don Trammell Akhirnya Memeluk Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
  • print Cetak

“Perjalananku menuju Islam cukup berbelit. Namun pada akhirnya, itu membawaku pada penantian kasih sayang Allah,” ujar Don Trammell, memulai kisahnya menuju hidayah.

Perjalanan Don hingga memeluk Islam membutuhkan waktu yang tak singkat. Prosesnya cukup panjang dengan awal mula ketika ia bertugas ke Kairo di Mesir. Di sana pula Don mendapat banyak teman muslim yang membantunya hingga akhirnya melabuhkan hatinya pada dienullah.

Namun sebenarnya, kontak Jon dengan Islam kali pertama telah terjadi sebelum ia pindah ke negeri Piramid. Saat itu Don tengah bekerja di Finlandia, sekitar tahun 1999. Ketika bekerja di sebuah perusahaan software, ia bertemu dengan seorang wanita Mesir. Keduanya berkenaan lewat chat dan memiliki keperluan diskusi membahas mengenai teknologi nirkabel.

Selama membahas teknologi nirkabel, Don banyak menyela diskusi mengenai agama. Ia bertanya banyak hal mengenai agama yang dianut wanita Mesir itu, Islam. “Sepanjang percakapan kami , aku bertanya lebih banyak tentang Islam dan mengapa ia percaya dengan apa yang dia yakini. Dia sangat sabar dan sangat baik menjelaskan Islam kepada saya,” ujar Don, dikutip OnIslam.

Sejak kecil, Don tumbuh besar dengan pendidikan agama yang minim. Ia beragama namun tak mendalami keimanannya pada Tuhan. Namun sang ibu mendidiknya dengan sangat baik serta mengajarkannya hal-hal luhur. Keingintahuan Don pada Islam bertujuan untuk mencari Tuhan di hatinya. Ia mencari makna sejati kehidupan yang sebenarnya.

“Aku percaya pada Tuhan, tapi aku tak meyakini Dia sebagai pencipta dan pengatur takdir saya. Aku merasa di tanganku sendirilah putusan nasib. Dengan kata lain bisa dikatakan bahwa aku hidup dengan membuat aturanku sendiri,” tuturnya.

Perjalanan menuju hidayah kemudian dimulai. Don menjalin kerja sama bisnis dengan orang-orang Mesir. Ia pun kemudian segera pindah ke Kairo. Don menginjak pertama kali negeri kinanah bertepatan saat muslimin merayakan bulan suci Ramadhan. Ia pun begitu tertarik dengan ritual ibadah Ramadhan muslimin.

Don bahkan sempat ikut menahan lapar dan haus di siang hari, dalam rangka menghormati. Namun saat Ramadhan usai, Don mencari informasi mengenai ibadah puasa. Sebetulnya, ia sangat tertarik dan antusias pada ibadah puasa muslimin.

Tak hanya ibadah puasa, Don juga terpesona dengan shalat. Ia kagum dengan muslimin yang meluangkan waktunya untuk ibadah lima kali sehari. Awalnya, saat rekan kerjanya selalu izin kerja, ia merasa jengkel. Naun ketika mengetahui tentang ibadah itu, Don justru merasa kagum dan sangat menghormati.

“Aku kagum dan hormat pada mereka. Akupun iri melihatnya dan ingin memiliki perasaan betapa pentingnya Tuhan dalam hidup. Perlahan-lahan, aku pun bertanya tentang Islam dan bagaimana rasanya menjadi seorang muslim,” kata Don.

Selama bekerja di Kairo, Don pun sembari mencari tahu mengenai Islam. Kepada rekan-rekan muslimin, Don pun tak malu-malu bertanya. Ia pun mendapat banyak penjelasan mengenai Islam dari mereka. Salah seorang rekan kerjanya yang banyak membantunya yakni Noah. Don bahkan dibekali olehnya sekoper buku-buku Islam saat akan meninggalkan Kairo.

Don meninggalkan Kairo, namun keinintahuannya pada Islam belum penuh terjawab. Di tahun 2001, ia kembali ke Kairo. Nmaun perjalanannya ke Kairo kali ini hanya beberapa hari saja. Ia pun tak cukup banyak waktu untuk menghilangkan dahaganya mengenai Islam. Namun saat itu, ia telah merasa jatuh hati pada Islam. “Satu hal penting yang aku sadari, yakni aku telah jatuh cinta. Aku merasa bahwa hatiku telah menemukan sebuah rumah,” ujar Don tersedu.

Setelah enam bulan terakhir dari Mesir, ia pun kembali lagi kesana. Namun saat itu ia bukan untuk bekerja. Pasalnya, perusahaan tempatnya bekerja telah gulung tikar. Di malam musim panas, perasaan Don meluap-luap. Ia merasa hatinya begitu terbuka. Ia pun menghubungi Noah hingga kemudian bertolak ke Mesir untuk menenangkan diri.

Don kemudian mendapat pekerjaan kembali di perusahaan telekomunikasi. Ia menjadi konsultan untuk perusahaan Mesir. Ia pun dapat berlama-lama lagi tinggal di Mesir. Kali ini, Don benar-benar berharap dapat menemukan segala keingintahuannya tentang Islam. Ia berharap perjalanan ke Mesir kali ini menjadi perjalanan terakhirnya menuju hidayah. Di Mesir, ia pun makin serius mempelajari Islam. Ia mempelajari Al Qur’an dan mengenal siapa Nabi Muhammad. Don bahkan pernah ikut shalat jama’ah dan merasakan ketenangan yang sangat.

Peristiwa 9/11
Belum usai perjalanan Don menemukan hidayah, insiden bom 9/11 terjadi. Don bahkan belum sempat bersyahadat. Namun isu Islam sebagai agama terorisme telah mencuat begitu hebat akibat insiden tersebut. Namun Don telah jatuh hati pada Islam, ia pun mencari penjelasan yang benar mengenai isu tersebut.

Hanya saja, isu itu secara tak langsung menghambatnya menjadi seorang muslim. Pasalnya, keluarganya menentang keras keinginan Dpon karena lebih percaya isu terorisme yang mendunia. Namun Don tak pantang arang. Tekadnya telah bulat. Tak lama, ia pun memutuskan untuk berislam.

“Pada tanggal 2 Oktober 2001, seorang teman menjemputku untuk pergi ke Al-Azhar yang terkenal. Disana, aku menyatakan bahwa Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah. Air mataku tertumpah. Wallahu akbar,” pungkas Don.(rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beasiswa Dicairkan

    Beasiswa Dicairkan

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah proses yang agak panjang, akhirnya beasiswa untuk mahasiswa dan mahasiswi Mandailing Natal dicairkan oleh Pemkab Madina melalui Dinas Pendidikan, Kamis (3/1). Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Madina Hidayat Batubara di lapangan SMA Negeri 1 Panyabungan dihadiri para mahasiswa dan orang tua masing-masing. Jumlah mahasiswa dan mahasiswi yang mendapat beasiswa ini […]

  • Penyematan Satu Nama Ruas Jalan Dibarter Satu Pulau? SungguhTerlalu!

    Penyematan Satu Nama Ruas Jalan Dibarter Satu Pulau? SungguhTerlalu!

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Minggu lalu tersiar satu kabar yang diinformasikan oleh Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Nasional Merah Johansyah. Ia menuliskan dalam akun twitter pribadinya bahwa 1 ruas jalan nama Presiden Joko Widodo Street di Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ditukar dengan 256 ribu Ha di Kaltim. Ia […]

  • Danrem 023/KS Sebut Idealnya Satu Kecamatan Satu Koramil

    Danrem 023/KS Sebut Idealnya Satu Kecamatan Satu Koramil

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MALINTANG ( Mandailing Online) – satu Koramil masih banyak menanungi 2 hingga 3 Kecamatan. Idealnya satu Kecamatan satu Koramil, minimal 2 Kecamatan 1 Koramil. Hal ini dikatakan Danrem 023 Kawal Samudra Kolenel. Inf Lukman Hakim saat Peresmian Pos Rayon Militer Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Kamis (6/7/2023). Untuk itu, ia berharap sinergitas TNI dan […]

  • Alami Gizi Buruk, Balita di Sipolu-Polu Butuh Perhatian

    Alami Gizi Buruk, Balita di Sipolu-Polu Butuh Perhatian

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)-Muhammad Erkhan (10 bulan) balita pasangan dari Edi Sunardi dan Nurma Julia warga Jalan Abdul Malik Batang Gadis Vll, Kelurahan Sipolu polu, Mandailing Natal (Madina) hanya terbaring lemas akibat gizi buruk yang dideritanya. Kondisi bocah malang ini sendiri cukup memperihatinkan, sesekali balita terdengar menangis. karena kondisi gizi buruk yang dideritanya. ia hanya bisa […]

  • Liverpool Singkirkan MU, Chelsea Menang

    Liverpool Singkirkan MU, Chelsea Menang

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    London. Liverpool menang 2-1 atas Manchester United dan berhak maju ke babak kelima Piala FA. Gol penentu kemenangan “Si Merah” dibuat oleh Dirk Kuyt di menit-menit akhir pertandingan. Di Anfield, Sabtu (28/1/) malam WIB, Liverpool unggul lebih dulu lewat gol Daniel Agger menyusul sebuah sepak pojok pada menit 21. MU bisa membalas dengan cepat di […]

  • Polres Madina Sita 205 Pucuk Senjata Mainan

    Polres Madina Sita 205 Pucuk Senjata Mainan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina menyita 205 pucuk senjata mainan dalam beberapa hari terakhir. Selain itu disita juga 8 ketapel plastik, 98 buah petasan berbagai jenis. Penyitaan penyitaan itu berlangsung dalam rangkaian razia petasan dan senjata mainan. Penertiban dan razia petasan dilakukan menjelang hari raya Idul Fitri. Sementara penertiban senjata mainan menggunakan peluru butiran […]

expand_less