Kamis, 8 Okt 2026
light_mode

Banjir Landa Ranto Baek

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Bencana banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (29/11/2010) sekira pukul 17.00 WIB. Bencana banjir terjadi di 120 km dari Kota Panyabungan, Ibukota Kabupaten Madina.

Banjir di Ranto Baek terjadi akibat meluapnya Sungai Simpang Talap, setelah wilayah tersebut diguyur hujan disertai angin kencang sejak pukul 12.00 WIB.

Dari keterangan warga, dalam 2 minggu terakhir kampung mereka dilanda hujan. Desa yang dilanda banjir meliputi Desa Simpang Talap, Muara Bangko, Manisak, Padangsilojongan, dan Huta Raja.

Data sementara di lokasi dan posko bencana, Selasa (30/11/2010), sebanyak 27 unit rumah penduduk hanyut terseret arus sungai setinggi 2-4 meter, rusak berat 63 unit, dan 7 unit rusak ringan.

Rumah hanyut di Desa Simpang Talap 22 unit, rusak ringan 16 unit, dan rusak ringan 7 unit. Di Desa Manisak 4 rumah hanyut, Desa Huta Raja 1 unit hanyut. Sementara di Desa Muara Bangko 2 unit rumah hanyut dan 47 rusak berat.

Sementara di Desa Simpang Talap, rumah banyak hanyut dan hancur diduga karena aliran sungai di bawah jembatan di kampung itu tersumbat kayu sepanjang 25 meter dan kayu-kayu bekas tumbangan di duga dari pembukaan lahan PTPN IV, yang lokasinya berada di hulu kampung.

Dan untuk Desa Muara Bangko, banyak rumah semi permanen bergeser posisinya hingga 5 meter, dan ada yang sampai 200 meter.

Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dikawasan banjir untuk sementara diliburkan karena sekolah terendam banjir, pakaian seragam dan peralatan sekolah siswa banyak hanyut.

Sampai saat ini belum ada korban jiwa. Sedangkan kerugian diperkirakan mencapai lebih kurang Rp 3 miliar. Penduduk saat ini mengungsi di rumah keluarga, tetangga dan di ruang kelas SD.

Pemkab Madina dikoordinir Asisten I Syahnan Pasaribu didampingi Kabag Humas Taufik Lubis, telah turun langsung kelapangan meninjau banjir dan kondisi masyarakat.

Sedangkan bantuan beras 3 ton dan 200 kardus mie instant, pakaian bekas dan selimut ditanagani langsung Kadis Sosial Alamul Haq dan telah sampai di lokasi bencana. Begitu juga dengan Badan Penanggulangan Bencana telah turun ke lapangan membawa bantuan dan melakukan pendataan.

Posko Kesehatan di masing-masing desa telah didirikan. Sehingga masyarakat bisa konsultasi, memeriksakan kesehatan, dan mengkonsumsi obat. Berdasarkan catatan buku harian posko kesehatan, umumnya masyarakat yang berobat mengalami perut gembung dan badan pegal-pegal.

Untuk mencegah berjangkitnya penyakit ispa, diare, muntaber, dan penyakit lainnya, tim medis Dinas Kesehatan selain mendirikan posko, terus melakukan penanggulangan secara intensive dengan sistem jemput bola.

Polres Madina dengan satuan Dalmas yang langsung dipimpin Kapolres Madina, saat ini sedang membantu dan mengamankan situasi di lokasi bencana.

Sementara 380 an lebih penduduk Desa Simpang Talap berharap kampung mereka direlokasi. Karena, perkampungan yang berada persis di bibir Sungai Simpang Talap sudah mengancam keselamatan penduduk setemat.

Menurut Kades Simpang Talap Marataon Rangkuti, sekitar 10 bulan lalu desa mereka juga direndam banjir dan menghanyutkan 7 unit rumah penduduk.

Masyarakat saat ini merasa tidak nyaman tinggal di kampung itu karena ancaman banjir terus menghantui.

Pj Bupati Madina Aspan Batubara saat dikonfirmasi meminta supaya penduduk yang tertimpa bencana tabah dan terus mendekatkan diri pada Yang Kuasa. Karena musibah yang datang merupakan cobaan.

Ia berharap masyarakat dan tetangga terdekat agar membuka tangan dan berlapang dada untuk meringankan beban penduduk tertimpa musibah.

Katanya, secara pribadi dan pemerintahan, ia akan melakukan kebijakan yang terbaik, untuk kelangsungan hidup masayarakat setempat.

“Saya tidak mau ada warga saya mengeluh, menangis dan terabaikan karean bencana. Karen itu semua pihak, khususnya jajaran SKPD di Pemkab Madina diharapkan tanggap, peduli, bertugas dan bekerjasama dengan baik,” ucapnya. (BS-026)
Sumber :Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOLOM Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Para pencipta lagu-lagu Toba itu sangat setia kepada bahasa Toba, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. Kesetiaan mereka kepada bahasa mereka itu sebagai sebuah keistiqomahan pada kebudayaan mereka, budaya Toba. Para pencipta lagu-lagu Minangkabau itu sangat setia kepada bahasa Minang, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. […]

  • BPJS Ketenagakerjaan : Perusahaan Wajib Keluarkan Hak Karyawan Meski Tak Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

    BPJS Ketenagakerjaan : Perusahaan Wajib Keluarkan Hak Karyawan Meski Tak Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mandailing Natal Rolan Lumban Tobing mengatakan, Perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya sebaga peserta BPJS Ketenagakerjaan wajib mengeluarkan hak karyawan ketika kecelakaan kerja terjadi. hal ini menyinggung kejadian kecelakaan kerja yang mengakibatkan hilangnya nyawa karyawan di PT Sawit Sukses Sejati yang beroperasi di Kecamatan Muara Batang Gadis. […]

  • Ketua DPRD Madina Minta PT Jakon  Toleransi Kaum Ibu Pengumpul Batu di Pidoli

    Ketua DPRD Madina Minta PT Jakon  Toleransi Kaum Ibu Pengumpul Batu di Pidoli

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Sumut Erwin Efendi Lubis meminta PT Jaya Kontruksi memberikan toleransi kepada kaum ibu pengumpul batu di Podoli Dolok, Panyabungan. Permintaan Erwin tercuat dalam pertemuan dengan Manajer Operasional PT Jaya Kontruksi (Jakon), Ferry Firnanda di Panyabungan, Selasa (14/2/2022), terkait kebijakan perusahaan yang menghentikan pembelian batu mangga […]

  • Hari Ketujuh Serangan Israel, 172 Tewas, 1.230 Terluka

    Hari Ketujuh Serangan Israel, 172 Tewas, 1.230 Terluka

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Serangan –  Zionis Israel ke Palestina sudah memasuki hari ketujuh, Senin (14/7). Meskipun upaya diplomatik dan kecaman dunia internasional terus berdatangan, namun tak menghentikan kebengisan Yahudi menumpahkan darah para warga sipil di Jalur Gaza, Palestina. Sejauh ini, korban meninggal dunia sudah mencapai 172 dan korban luka mencapai 1.230 orang. Mereka yang menjadi korban adalah warga […]

  • Ical Sambangi Amru Daulay

    Ical Sambangi Amru Daulay

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sebelum kembali ke Jakarta usai membuka Rakerda Partai Golkar Sumut di Hotel Polonia, Medan, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie singgah ke kediaman Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sumut Amru Daulay di Jalan Samanhudi, Medan, Sabtu (27/11/2010). Aburizal yang biasa disapa Ical itu tampak akrab dengan mantan Bupati Mandailing Natal tersebut. Didampingi […]

  • Harga Karet di Panyabungan Turun

    Harga Karet di Panyabungan Turun

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Harga karet alam di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Pada perdagangan Kamis (8/9/2022) di Gunungtua Iparbondar, Panyabungan, harga tertinggi Rp8.200 per kilogram. Terrendah Rp6.500 per kilogram. “Turun harganya dari Kamis lalu,” kata Ammar, petani penyadap karet dari Desa Gunungtua Julu, Panyabungan menjawab Mandailling Online, Kamis […]

expand_less