Sabtu, 2 Mei 2026
light_mode

Diimingi Diberikan Kunci Jawaban, Pelamar CPNS Ngaku Diminta Rp40 Juta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
  • print Cetak

PALUTA (Mandailing Online) – Pelaksanaan ujian penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk honorer Kategori II di lingkungan Kemenag Padang Lawas Utara (Paluta) yang dilaksanakan di Padangsidimpuan (Psp), Minggu (3/11), diduga ada permainan uang.

Pasalnya, sejumlah pelamar CPNS mengaku dimintai sejumlah uang antara Rp2 juta hingga Rp40 juta per orang. Permintaan ini diduga dilakukan oknum Kepala Tata Usaha (KTU) Kemenag Paluta Syarifuddin Siregar melalui telepon. Oknum KTU ini mengimingi membantu dan akan memberikan kunci jawaban kepada pelamar CPNS melalui panitia pada saat pelaksanaan ujian berlangsung.

Hal ini kata mereka terbukti di mana saat pelaksanaan ujian dilaksanakan, telepon genggam boleh dibawa peserta lainnya yang diduga menyetorkan sejumlah uang. Dan, dengan bebasnya yang bersangkutan ditelepon oleh oknum KTU tersebut dan dengan menurut pengakuannya, diberikan jawaban atas soal ujian tersebut.

“Kita tidak mau memberikan uang, karena kita berharap pelaksanaannya bersih, tetapi ternyata begini. Jadi sedih kami dan harapan kami hilang seketika ketika melihat kejadian itu. Kami juga dimintai uang Rp20 juta sampai ada yang Rp40 juta oleh oknum KTU Kemenag Paluta Syarifuddin Siregar dengan janji akan dibantu menjawab soal baik ditelefon ataupun diberikan jawaban saat di ruangan. Anehnya, pengawasnya juga terkesan membiarkan,” ujar beberapa pelamar CPNS dari honorer KII, Senin (4/11).

Mereka sudah mempertanyakan hal ini, namun di luar mereka mendapatkan informasi jika masih terus bersuara, maka berkas mereka akan dibuang atau tidak diikutkan untuk diperiksa. “Sampai diancam begitu jika kami terus bersuara dan menyampaikan kejanggalan dalam pelaksanaan ujian CPNS untuk honorer K-II Kemenag. Entahlah bagaimana nasib kami, ujiannya kami duga tidak bersih,” sebutnya.

Untuk itu, mereka berharap Kemenag Pusat untuk melakukan investigasi dan membatalkan pelaksanaan ujian karena ada dugaan kejanggalan di dalam pelaksanaannya. Sementara itu, KTU Kemenag Paluta Syarifuddin Siregar membantah hal tersebut. Menurutnya, ia adalah panitia bukan pengawas. Kemudian, ia juga tidak mau mengomentari tudingan tersebut karena malah akan memperkeruh suasana.

“Untuk apa dijawab-jawab. Lagipula sayakan panitia bukan pengawas, bagaimana mungkin bisa terjadi. Tidak usah dijawablah,” kilahnya. Dikatakannya, pada saat pelaksanaan ujian CPNS untuk honorer K-II di lingkungan Kemenag Paluta yang hadir hanya 48 orang dari 50 orang yang terdaftar. “Yang ikut ujian 48 orang dan tidak hadir 2 orang,” sebutnya. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konfercab NU 7 November

    Konfercab NU 7 November

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (NU) ke-3 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang semula direncanakan digelar Sabtu (30/10) diundur menjadi Minggu (7/11). “Pengunduran konfercab disebabkan karena belum maksimalnya persiapan pelaksanaan konfercab untuk memilih dan menentukan pimpinan organisasi Islam terbesar di Kabupaten Madina ini,” kata Wakil Ketua Panitia Pelaksana Konfercab NU ke-3 Madina, Syamsul Bahri Lubis SAg, […]

  • Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat di Dinas Kesehatan didesak meminta maaf kepada seluruh rakyat Madina terkait kesalahan input data covid-19 penyebab Madina masuk PKPM Level 4. Desakan itu dicuatkan ustad Sahminan Rangkuti, Rabu (18/9/2021). Jangan gara-gara oknum tertentu di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina), rakyat jadi korban menanggung rugi yang sangat besar. “Mau salah input […]

  • Upaya Percepatan Pembangunan Madina, Atika Temui Gubsu

    Upaya Percepatan Pembangunan Madina, Atika Temui Gubsu

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Dukungan pemerintah provinsi sangat vital dalam upaya percepatan pembangunan di Mandailing Natal (Madina). Terutama dukungan kebijakan, dana dan political will serta keselarasan antara kebijakan provinsi dan kabupaten. Hal itu mendorong Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menemui Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi di Medan, Jum’at (29/10/2021). Dalam pertemuan itu […]

  • Fix Hanya Dua Pasangan Cakada Madina

    Fix Hanya Dua Pasangan Cakada Madina

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. M. Daud Batubara Dipertengahan masa-masa pemilihan umum untuk legislatif yang lalu, tebaran bau pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Madina sepertinya mulai tercium. Wanginya telah semerbak di lopo (kedai kopi), yang sampai saat ini bagi orang Mandailing, lopo merupakan episentrum bersosialisasi dalam banyak hal yang berhubungan dengan masyarakat di Madina. Bahkan tidak terlalu keliru […]

  • Buruk Somarpake

    Buruk Somarpake

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggo gantengna songon bintang filem Hindustan doma, bope lomlom antong, lomlompe mnisdo songon tobu tutung, inda jabat songon banggar naidurus lomlomna, cocok do lomlom nai tu ganteng nai, songoni juo parbadanna, lele sangolit naidokon ni halakido, inda jabat mokmok songon babi Saraulla, inda muse nyiang songon balanak baledang, keren doma tarida, ningroa targodado artis-rtis sanga […]

  • Kubu Prabowo-Hatta Optimis Menang di MK

    Kubu Prabowo-Hatta Optimis Menang di MK

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengklaim punya data dan bukti kalau hasil rekapitulasi mereka, Prabowo-Hatta unggul, dari pasangan Jokowi-JK. "Data dan bukti yang kami punya bisa dipertanggungjawabkan," kata Tim Pemenangan Prabowo-Hatta dari Partai Amanat Nasional (PAN), Laurens Bahang Dama, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/7). Menurut dia, hasil perhitungan suara yang mereka lakukan berbeda dengan […]

expand_less