Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Padi Nuklir Masuki Masa Panen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
  • print Cetak

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Program pengembangan tanaman padi nuklir memasuki tahap panen di Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina).

Program ini merupakan hasil rekayasa Litbangyasa Iptek Nuklir Bidang Pertanian dan Peternakan yang dilaksanakan di Sumut bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perternakan Madina. Varietas yang di panen adalah Inpari Sineduk.

Plt.Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, Senin (4/11/2013) ambil bagian pada acara panen tersebut di Desa Padang Bulan, Muara Soro, Kotanopan. Juga hadir Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Madina, Taufik Zulhendra; Sekda, Marwan Bakhti Siregar; Perwakilan Kepala Pusat Diseminasi Iptek Nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional, Ir. Ruslan.

Ruslan, mengatakan keunggulan varietas ini, disamping tahan lama, umurnya lebih pendek dari jenis padi lainnya, rasanya juga lebih enak. Sedangkan indeks prestasi varietas Inpari Sineduk ini bisa tiga kali panen dengan umur 102 hari, sedangkan jenis padi biasa memekan masa 120 hari.

Selain tanaman padi, pihaknya juga mengenalkan kedelai sebagai tanaman sela dan pakan ternak yang sudah digunakan di 24 provinsi di Indonesia.

“Kita berharap, kerja sama ini akan terus meningkat di masa-masa yang akan datang. Jadi anggapan masyarakat yang selama ini nuklir menakutkan, ternyata ada dampak positifnya yaitu bisa digunakan untuk meningkatkan kwalitas pertanian dan peternakan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa ada suatu kebanggan varietas padi produk Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) bisa berterima di masyarakat.

Kadis Pertanian dan Peternakan Madina, Taufik Zulhendra mengatakan, Kabupaten Madina merupakan satu-satunya kabupaten yang mendapat program Tenaga Nuklir Nasional dengan varietas Inpari Sineduk ini di Sumatera Utara dan kerja sama ini sudah tiga tahun dilaksanakan.

Dinas Pertanian Madina menyambut baik program ini, karena terbukti varietas yang di tanam memiliki kwalitas yang tinggi.

“Sebelumnya, kita juga sudah memanam varietas Bestari atau Ganteng dan Mira 1 dan Pandan 1 yang hasilnya cukup menggembirakan. Untuk tahun 2013 ini, varietas Inpari Sineduk direncanakan dikembangkan seluas 60 hektar dan yang terealisasi baru 40 hektar,” ungkapnya.

Dahlan Hasan Nasution dalam arahannya menyampaikan bahwa Pemkab Madina menetapkan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas utama. Hal ini karena sektor pertanian merupakan mata pencaharian masyarakat Madina. Upaya yang dilakukan selama ini, baik melalui penyuluhan, percontohan dan lainnya diharapkan dapat diserap dan dilaksanakan oleh petani.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubata

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenazah Parbeca Ditemukan di Sungai Dengan Tangan Terikat

    Jenazah Parbeca Ditemukan di Sungai Dengan Tangan Terikat

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Satu mayat pria ditemukan dalam kondisi tangan terikat di sungai Siping-ping, Desa Sirambas, Panyabungan Barat, Mandailing Natal (Madina). Pria yang teridentifikasi bernama Muhammad Nasai Batubara (46) warga Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan. Bekerja sebagai penarik beca bermotor (parbeca). Seorang wanita bernama Masran, penggembala kerbau warga Sirambas kali pertama  menemukan […]

  • Kabupaten Akan Jauh dari Berkah Jika Bupatinya Hasil Politik Uang

    Kabupaten Akan Jauh dari Berkah Jika Bupatinya Hasil Politik Uang

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perjalanan satu kabupaten tak akan mendapatkan berkah jika dipimpin seorang bupati hasil permainan politik uang di Pilkada. “Jika berkah jauh dari kabupaten, maka alamat akan terjadi ketidak-bagusan kepemimpinan. Akhirnya rakyat juga yang akan merugi selama 5 tahun kepemimpinannya,” kata Lagut Lubis, warga Panyabungan kepada mandailing Online, Rab u (6/1). Itu dikatakannya […]

  • BANDARA DI TENGAH JALAN ASPAL (bagian 1)

    BANDARA DI TENGAH JALAN ASPAL (bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Mengapa JB AH Nasution Tidak Bisa Hidup Hanya dengan Politik dan Landasan Pacu Pertemuan Bupati Madina H. Saipullah Nasution dengan pemilik Lion Air, Rusdi Kirana, yang dikawal Marwan Dasopang, memberi satu sinyal penting: Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (JB AH Nasution) belum menyerah. Rute Medan–Madina dan Madina–Padang yang […]

  • DPR jangan cuma retorika soal pemberantasan korupsi

    DPR jangan cuma retorika soal pemberantasan korupsi

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar Dewan Perwakilan Rakyat bersikap tegas dalam melihat kewenangan institusi yang diketuai Abraham Samad tersebut. Juru bicara KPK, Johan Budi, mendesak para anggota dewan agar tidak munafik. Pasalnya banyak anggota dewan yang di depan mendukung pemberantasan korupsi, namun di belakang justru menikam. “Teman-teman mari kita hentikan retorika, […]

  • Akbar Cs Adukan Ilegal Mining Sungai Batang Natal ke Sekretariat Negara

    Akbar Cs Adukan Ilegal Mining Sungai Batang Natal ke Sekretariat Negara

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Illegal mining di sepanjang Sungai Batang Natal, Mandailing Natal, Sumut diadukan ke istana presiden di Jakarta. Pemuda dari Mandailing Natal yang dimotori Akbar Panjaitan bertemu dengan Staf Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Deputi 4, Putri Khairunnisa, Rabu (7/04/2021). Akbar dan kawan-kawan melalui wadah Banteng Ganteng Mandailing Natal membawa dokumen-dokumen bukti aktivitas […]

  • Jeruk Manis Sibanggor, Riwayatmu Kini.

    Jeruk Manis Sibanggor, Riwayatmu Kini.

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masa kejayaan Jeruk Huta Sibanggor yang sempat terkenal hingga ke Sumatera Barat agaknya kian hari kian mengalami kepunahan. Kekhasan rasa jeruk yang terbilang lebih manis dari jeruk kebiasaannya tersebut dikhawatirkan akan tinggal nama, akibat adanya hama CCPD atau jamur batang merah yang menyerang tanaman sejak 2001 dan hingga kini belum dapat diatasi. Wajar saja masyarakat […]

expand_less