Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

30 Tahun Aek Macom Rusak Areal Perswahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
  • print Cetak

foto aliran Sungai Aek Macom

LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Masyarakat di Kecamanatan Lembah Sorik Marapi (LSM), Mandailing Natal (Madina) masih terus mengeluhkan aliran sungai Aek Macom yang mengandung kadar asam sangat tinggi.

Kadar asam sungai yang berhulu dari arah puncak Gunung Sorik Marapi itu merusak kandungan tanah pertanian menyebabkan banyak areal persawahan yang sudah tidak dapat difungsikan.

Tragisnya, keadaan seperti itu sudah berlangsung 30 tahun lalu, namun pemerintah tak pernah meksimal mengatasinya.

“Dari dulu sampai detik ini, Aek Macom masih terus menghantui masyarakat di sembilan desa yang ada di LSM. Sebab, Aek Macom yang ternyata memiliki kadar asam tinggi dan bersumber dari pegunungan Sorik Marapi,” kata Ketua Madina Care, Fauzan Helmi Rangkuti S.PdI dalam siaran BBM-nya yang dilansir Radio Madina Prima FM, Panyabungan, kemarin.

Kesembilan desa, yakni Desa Pangkat, Maga Lombang, Pasar Maga, Maga Dolok, Aek Marian, Bangun Purba, Siantona, Purba Lamo dan Purba Baru.

Aliran Aek Macom, lanjut Fauzan Rangkuti, masuk ke jaringan irigasi yang ada, sehingga secara keseluruhan pengairan sawah di sekitar sembilan desa tersebut mengandung kadar asam yang terlalu tinggi.

Disebutkannya, fenomena Aek Macom muncul pada 1983. Artinya, sudah 30 tahun permasalahan ini mengemuka. Akibatnya, saluran irigasi yang sebelumnya dipergunakan masyarakat menjadi tercemar.

Tidak sedikit masyarakat yang akhirnya gagal panen, bahkan sangat luas areal sawah yang tidak dapat dimanfaatkan lagi.

Staf pengajar Pesantren Musthofawiyah itu pun sangat menyayangkan mengapa Pemerintah Kabupaten Madailing Natal belum melihat permasalahan ini. Padahal seperti yang dipaparkannya, mayoritas masyarakat LSM bergulat sebagai petani.

Ke depan, jika Pemkab Madina belum mengambil tindakan tepat, masyarakat tentu akan semakin kesulitan.

“Kami akan semakin sulit bukan hanya untuk menyekolahkan anak-anak, melainkan juga semakin kawalahan untuk menghidupi keluarga,” imbuhnya.

Dia berharap agar Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution segera mencari solusi terbaik agar fenomena Aek Macom yang sudah muncul 30 tahun lalu segera teratasi.

Peliput : Ludfan Nasution
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

    Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para Peserta Diimbau Sudah Hadir Pukul 08.30 WIB SIDIMPUAN , Pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), akan digelar serentak besok, Rabu (15/12). Dan sedikitnya 74 sekolah diliburkan karena ruangan sekolah dimanfaatkan untuk tempat ujian. Keseluruhan sekolah yang diliburkan mencakup 4 sekolah di Kota Padangsidimpuan, 18 sekolah di […]

  • Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ricuh di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan, berdampak pada sejumlah kegiatan ekonomi dan pasokan bahan bakar minyak jenis bensin dan solar terhenti di Mandailing Natal (Madina). Ricuh yang berujung pada pemblokiran jalan negara di Tolang pada Rabu kemarin selama sekitar 12 jam menyebabkan aktivitas pedagang yang yang […]

  • Fenomena Perdukunan dan Peran Negara Penjaga Aqidah Umat

    Fenomena Perdukunan dan Peran Negara Penjaga Aqidah Umat

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Sri Wardani Hasibuan Aktivis Dakwah Di tengah arus zaman modern saat ini, yang seharusnya orang-orang berpikir ilmiah dan logis telah berkembang pesat dan menyebar ke seantero dunia. Budaya, tradisi serta kebiasaan-kebiasaan lama yang menyimpang yang dulu biasanya dilakukan, akan terkikis secara perlahan. Namun tidak dengan hal-hal yang berbau gaib, justru masih menjadi idaman bahkan […]

  • Pegawai Honorer Jadi Kades. Ini Kata PMD Madina

    Pegawai Honorer Jadi Kades. Ini Kata PMD Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Terkait Kepala Desa Batang Gadis yang masih ber status honorer di Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Madina Anjur Brutu mengatakan. Tidak ada aturan yang melanggar hal tersebut selagi Kades itu diberhentikan dari statusnya tenaga honorer apabila ia menang dalam pemilihan […]

  • Pejabat SMGP Akan Diadukan ke Polisi

    Pejabat SMGP Akan Diadukan ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, siang ini, Rabu  (28/9/2022) dijadwalkan akan mengadukan PT SMGP ke Polres Madina terkait pidana lingkungan hidup. Elemen yang akan mengadu tergabung dalam gerakan Masyarakat Madina Menggugat (GM3). Laporan ini sehubungan  jatuhnya kembali korban keracunan yang diduga sebagai dampak aktivitas PT SMGP (Sorik […]

  • IKM Dukung Paslon Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    IKM Dukung Paslon Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Ikatan Keluarga Minang ( IKM) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) menyatalan dukungan kepada Paslon nomor urut 1 Harun- Ichwan pada Pemilukada serentak yang akan digelar bulan November depan. Sikap tersebut diutarakan Ketua IKM Harmansyah Tanjung saat silaturahmi Harun Mustafa Nasution dengan pengurus IKM Minggu 29/9/2024. “Saya yakin pasangan Harun- Ichwan […]

expand_less