Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Warga dan Muspika Tinjau Lahan Sangketa Yang Digarap PT.PSU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
  • print Cetak

BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga 4 Desa bersama camat, Danramil dan Polsek Muara Soma kembali melakukan peninjauan lahan adat yang dikuasi PT. PSU di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina).

Laha-lahan tersebut telah ditanami sawit oleh PT. PSU (PT.Perkebunan Sumatera Utara), padahal lahan-lahan itu sudah bersertifikat atas nama masyarakat.

Ke-empat desa itu adalah Desa yakni Desa Muara Parlampungan, Adangkahan, Aek Manggis dan Rantobi.

Warga menuding manajemen PT.PSU melakukan penggarapan lahan warga tanpa seizin dari masyarakat pemilik lahan. Peninjauan lahan ini sebagai upaya agar pihak pemerintah kecamatan mengetahui titik-titik lahan yang digarap PT.PSU.

Kepala Desa Muara Parlampungan, Bahtiar, Senin (10/2/2014) menyatakan kehadiran PT.PSU hanya menimbulkan konflik di kalangan penduduk. Bahkan PT.PSU disebut-sebut telah melakukan pola adu domba antar desa menyusul keberhasilan perusahaan itu menghasut Desa Rantobi untuk menyerahkan lahan adatnya kepada PT.PSU seluas 1.700 Hektare.

“Sebelum menjadi pertumpahan darah antara masyarakat, kami sangat mengharapkan agar Pemda Madina dapat menyelesaikan persoalan ini, karena kami sangat khawatir akan terjadi perlawanan dari masyarakat bila pemerintah Madina terus diam. karena hingga saat ini PT. PSU telah mendirikan camp di lokasi tanah adat masyarakat empat desa tersebut,” tegas Bahtiar.

“Perlu diketahui oleh perusahaan bahwa kami yang terdiri empat desa ini adalah berkeluarga dan jangan ciptakan pertikaian diantara kami,” katanya.

Sementara itu, Camat Batang Natal, Hasan Basri usai peninjauan lahan menyatakan persoalan ini harus diselesaikan dengan kepala dingin. Dan salah satu langkahnya adalah mempertemukan antara masyarakat dengan PT.PSU beserta pemerintah agar persoalan ini dapat segera diselesaikan.

“Saya akan melaporkan hasil peninjauan lapangan ini kepada Plt Bupati Madina, sehingga pemerintah dapat mengambil langkah apa yang akan ditempuh,” ujar Hasan Basri.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Sikap Inspektorat Madina Terkait Pengrusakan Aset Daerah di Desa Jambur Baru Batang Natal

    Ini Sikap Inspektorat Madina Terkait Pengrusakan Aset Daerah di Desa Jambur Baru Batang Natal

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      MADINA ||Mandailing Online- Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal akan melakukan penyelidikan terkait dugaan perusakan jalan lingkungan di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, yang merupakan aset daerah. Jalan tersebut dibangun oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 2022, namun diduga dirusak untuk pembangunan program desa yang bersumber dari APBDes. Kepada wartawan […]

  • Polisi Memberi Keamanan, Bukan Menganiaya

    Polisi Memberi Keamanan, Bukan Menganiaya

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Samna, SPd.I Aktivis / anggota Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal   Sejumlah anggota kepolisian  diduga telah melakukan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap empat orang remaja, di Ternate, Maluku Utara, Minggu (26/9). Hal tersebut terjadi di kantor Direktorat Sabhara Polda Maluku Utara. Rahmandani dan tiga teman sebayanya juga mengalami kondisi serupa. Tiga temannya tersebut yakni […]

  • Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

    Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya angkat bicara dan memberi tanggapan terkait kasus pemukulan terhadap salah satu wartawan yang terjadi pada Jumat (4/3) pekan lalu. Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution mengatakan pihaknya sejak awal proaktif dan kooperatif dalam penanganan kasus tersebut. “Kita juga terus […]

  • Putusan MK: PSU di 3 TPS Pilkada Madina

    Putusan MK: PSU di 3 TPS Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU) pada 3 TPS di Mandailing Natal. TPS itu yakni TPS 1 Desa Bondar Panjang Tuo Kecamatan Muarasipongi. Kemudian TPS 1 dan 2 di Desa Kampung Baru Kecamatan Panyabungan Utara. Putusan itu dibacakan Ketua MK, Anwar Usman, Senin (22/3/2021) pada sidang pembacaan putusan sengketa Pilkada. […]

  • Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

    Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Sebuah video penyiksaan anak dibawah umur beradar di group WhatsApp. Dalam video itu terlihat seorang anak disiksa sekelompok orang dengan cara kepala dipukul pakai tangan dan diancam disulut api rokok. Dalam video itu terdengar percakapan terkait pencurian rokok. Setelah ditelusuri, lokasi kejadian diketahu di Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal […]

  • Pemekeran Pantai Barat hanya angin sorga

    Pemekeran Pantai Barat hanya angin sorga

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah bertahun-tahun Pemekaran wilayah Pantai Barat Madina menjadi Kabupaten sampai saat ini belum ada upaya yang jelas dari pemerintah. Padahal dulu isu pemekaran pantai barat menjadi primadona di tenah-tengah masyarakat kabupaten Mandailing Natal ( MOL)

expand_less