Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
  • print Cetak

Ketua MPC Pemuda Pancasila Madina Akhmad Arjun Nasution (Tengah)/R.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya angkat bicara dan memberi tanggapan terkait kasus pemukulan terhadap salah satu wartawan yang terjadi pada Jumat (4/3) pekan lalu.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution mengatakan pihaknya sejak awal proaktif dan kooperatif dalam penanganan kasus tersebut.

“Kita juga terus menjalin komunikasi intensif dengan aparat penegak hukum,” katanya yang dihubungi Mandailing Online di Panyabungan, Senin (7/3) siang.

Penasehat Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Madina ini menerangkan, pasca kejadian Dan Koti Sapruddin Lubis, Sekjend Zainal Arifin Simbolon, dan beberapa kader diterjunkan untuk mencari pelaku yang diduga anggota Pemuda Pancasila.

“Mereka terus beroperasi di Wilayah Tapsel, Sidimpuan, Palas dan Paluta bahkan sampai ke Bagan Batu untuk ikut bekerja sama dengan aparat,” tegas Mantan Anggota DPRD ini didampingi Ketua Bid Organisasi dan Keanggotaan Al Hasan Nasution, S.Pd dan Ketua Bid Politik, Hukum dan HAM Nanda Nasution, SH.

Akhmad Arjun menjelaskan, pihaknya akan tetap menghormati proses hukum yang berlaku dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini untuk ditangani secara profesional dan transparan oleh aparat penegak hukum.

“Kita mengapresiasi dan turut mendukung penegakan supremasi hukum atas kejadian ini. Kita akan terus mensupport dan bekerja sama dengan aparat dalam menangani kasus hukum ini,” jelas Arjun.

Ketua PP Madina ini mengimbau kepada seluruh kader untuk tetap tenang dan menahan diri dan menjaga situasi agar tetap sejuk dan kondusif.

Arjun meminta seluruh pihak melihat kasus ini secara objektif sehingga tidak menimbulkan kegaduhan baru.

“Kita meminta seluruh pihak untuk tidak berasumsi liar dan beropini secara subjektif tanpa data dan fakta yang akurat. Mari kita serahkan sepenuhnya kepada aparat hukum untuk penanganan kasus hukum ini,” tegas Arjun

Arjun menambahkan, persoalan ini murni tindakan spontanitas dan tidak memiliki hubungan sebab-akibat sehingga terjadi pemukulan.

“Jadi, kita berharap semua pihak tidak membuat pernyataan yang tendensius, prematur dan beropini bebas apalagi mengkaitkan hal ini dengan keterlibatan ormas tertentu,” harapnya.

“Apalagi menuduh tanpa bukti sebagai orang suruhan dari pimpinan ormas (untuk melakukan pemukulan) atau ada konspirasi kotor yang ingin membenturkan ormas dengan pers,” tutupnya.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencairan Dana Sertifikasi Guru Madina Tuntas Pekan Ini

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN, – Dalam wawancara live by phone dengan Madina Prima FM 95,1 pada Program Pemberitaan “Madina Episentrum” Senin kemarin dengan Kepala Dinas Pendidikan Madina, Drs H Imron Lubis MM, terungkap bahwa pencairan dana sertifikasi guru madina untuk tiga bulan pertama dan kedua akan tuntas dalam seminggu ini. Tetapi, Imron Lubis belum dapat menggambarkan waktu pencairan […]

  • Ketika “Monyet” Mamenangi Pemilu

    Ketika “Monyet” Mamenangi Pemilu

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Lokot Husda Lubis, S. Ag Sekedar ilustrasi, di negeri entah berantah seekor Raja Monyet tiba-tiba mendadak mengumpulkan para Menteri dan petinggi di kerajaannya. Sepertinya ada sidang Kabinet mendadak yang wajib di hadiri para petinggi kerajaan. Informasinya, rapat itu begitu penting, sehingga setiap Menteri atau petinggi kerajaan tidak satupun yang boleh absent Para Menteri dan […]

  • IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Medan – Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Hasan, dicopot dari jabatannya dan dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Rorena Polda Sumut. Hal itu tertuang dalam Telegram Rahasia Kapolda Sumut nomor ST/1208/X/2015, tertanggal 16 Oktober 2015. Menanggapi hal itu Ketua Presidium Indonesi‎a Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan bahwa Kompol M Hasan dimutasi, […]

  • Kadin Madina Akan Gelar Rakerda

    Kadin Madina Akan Gelar Rakerda

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mandailiing Natal akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Rakerda dijadwal berlangsung tanggal 22 Pebruari di Hotel Rindang, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Ketua Kadin Sumatera Utara, H.Ivan Iskandar Batubara dan pengurus Kadin Sumut lainnya direncanakan hadir. Ivan Iskandar dijadwal akan memberikan arahan arahan menyangkut arah Kadin […]

  • Marsialapari Tradisi Gotong Royong Masyarakat Mandailing

    Marsialapari Tradisi Gotong Royong Masyarakat Mandailing

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Harvina, S.Sos Tradisi gotong royong telah lama hidup dalam masyarakat Indonesia. Tradisi ini dapat terlihat dari kebiasaan masyarakat kita yang saling membantu dalam melakukan setiap kegiatan, misalnya dalam prosesi pernikahan, kematian, menjaga lingkungan dan bercocok tanam. Namun, beberapa tahun terakhir, tradisi gotong royong tanpa disadari mulai terkikis keberadaannya, terutama pada masyarakat yang hidup di […]

  • Imabana-Aceh Sosialisasi di Sejumlah Sekolah Kawasan Pantai Barat Madina

    Imabana-Aceh Sosialisasi di Sejumlah Sekolah Kawasan Pantai Barat Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ikatan Mahasiswa Batang Natal-Aceh (Imabana-Aceh) adalah organisasi mahasiswa yang berkuliah di Provinsi Aceh. Berdiri sejak tahun 2020 sebagai wadah para mahasiswa yang merantau di Aceh sekaligus wadah silaturahmi. Kelak jika selesai kuliah membawa sebidang ilmu yang berguna bagi daerahnya. Terkait dengan hal itu Imabana-Aceh menjalankan satu program yaitu IGTS (Imabana Go to School) di wilayah […]

expand_less