Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Keturunan Mandailing Malaysia Kembali Menginjakkan Kaki di Tanah Leluhur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 3 Des 2017
  • print Cetak

Kunjungan di Bagas Godang Panyabungan Tonga (kiri). Di Bagas Godang di Hutanagodang, Ulu Pungkut (kanan)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 12 orang keturunan Mandailing di Malaysia melakukan muhibah ke tanah leluhur.

Rombongan yang bertajuk “Mulak Tu Huta” itu berlangsung dari tanggal 27 November hingga 2 Desemeber 2017.

Mereka mengunjungi berbagai tempat bersejarah di kawasan Padang Lawas, Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal.

“Di Mandailing Natal, mereka kami bawa ke Bagas Godang Panyabungan Tonga, Bagas Godang di Hutanagodang, Ulu Pungkut dan menyaksikan pagelaran Gordang Sambilan di Huta Siantar seraya diikutkan dalam rangkaian Manortor,” kata Dahlan Batubara perwakilan Mandailing Malaysia di Panyabungan.

Kegiatan “Mulak Tu Huta” merupakan program rutin saban tahun yang diselenggarakan Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) dan telah berlangsung sejak tahun 2012 lalu.

Kegiatan “Mulak Tu Huta” itu diprogramkan sebagai upaya menyahuti dorongan kerinduan para keturunan Mandailing di Malaysia menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing.

Keturunan Mandailing di Malaysia hingga kini diperkirakan lebih dari 500 ribu jiwa yang menyebar di berbagai negeri di Malaysia. Kaum Mandailing bermigrasi ke tanah Semenanjung sejak era 1800-an.

Rombongan dipimpin Setia Usaha IMAMI Malaysia, Ramli bin Abdul Karim Hasibuan.

Dahlan mengungkapkan, rasa haru menyelimuti perjalan rombongan selama di tanah leluhur Mandailing.

“Mayoritas dari mereka tak lagi mengetahui letak kampung buyut mereka diakibatkan keterpisahan selama ratusan tahun dari tanah leluhur. Oleh karenanya, menginjakkan kaki di tanah leluhur ini sudah merupakan kebahagiaan dan keterharuan bagi mereka, sebab kerinduan terhadap tanah leluhur dapat terobati” katanya.

Peliput : Muhammad Rizki Lubis

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antinarkoba kurikulum di 5 PT Sumut

    Antinarkoba kurikulum di 5 PT Sumut

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Materi tentang pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menjadi kurikulum pendidikan di lima perguruan tinggi (PT) baik negeri dan swasta di Sumatera Utara. Direktur Pusat Informasi Masyarakat Antinarkoba Sumut, Zulkarnain Nasutinon di Medan, mengatakan, kelima perguruan tinggi itu adalah USU, IAIN Sumatera Utara, Universitas Santo Thomas, Universitas Tjut Nyak Dien, dan Universitas […]

  • Pemkab Madina Alokasikan Anggaran Kematian dan Kecelakaan Kerja. Segini Besarannya

    Pemkab Madina Alokasikan Anggaran Kematian dan Kecelakaan Kerja. Segini Besarannya

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) alokasikan dana Belanja Iuran Jaminan Kematian bagi Pekerja Rentan dan Belanja Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja bagi Pekerja Rentan untuk 2500 orang di Seluruh Kabupaten. Dari data yang dihimpun Mandailing Online alokasi dana itu bersumber dari APBD tahun 2025 Senilai Rp. Rp. 201.008.000., total […]

  • Wakil Bupati Madina : Kopi Mandailing Masih Seribuan Hektar

    Wakil Bupati Madina : Kopi Mandailing Masih Seribuan Hektar

    • calendar_month Jumat, 27 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mandailing Natal sebagai titik pusat Mandheling Coffe saat ini belum memiliki kebun kopi yang luas. Kondisi itu berdampak pada mandegnya upaya ekspor Kopi Mandailing dari Madina. Sebab, kerjasama ekspor terkendala dengan kuota yang diminta pihak importir. “Saat ini kita belum punya kebun yang luas, idealnya di Mandailing Natal ini kebun […]

  • Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Hingga saat ini eksekusi fisik lahan Register 40 Padang Lawas (Palas) belum juga direalisasikan Kejatisu dan Poldasu. Putusan Mahkamah Agung (MA) tahun 2006 lalu sudah berjalan lebih lima tahun. Eksekusi diminta segera dilakukan untuk menghindari konflik sosial ditengah masyarakat. Tokoh Pemuda Kecamatan Huristak, Kabupaten Palas, Jabaluddin Siregar SH kepada METRO, Jumat (7/12) […]

  • Dalihan Na Tolu dalam Perspektif Moderasi Beragama

    Dalihan Na Tolu dalam Perspektif Moderasi Beragama

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M.Daud Batubara   Kota Medan di Sumatera Utara merupakan Tanah Leluhur Puak Melayu Deli, meskipun secara umum dalam benak orang luar bahwa wilayat ini adalah milik suku Batak. Entah dominasi apa yang membuat persepsi yang salah tersebut masih terus menjalar, dan saudara-saudara dari etnis Melayu tetap saja adem dan tidak mempermasalahkan persepsi yang kurang […]

  • NII Juga Rambah PNS, di Sumut Belum Ditemukan

    NII Juga Rambah PNS, di Sumut Belum Ditemukan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Seluruh gubernur, bupati dan wali kota hingga camat diminta untuk mengawasi gerak-gerik para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan masing-masing, jangan sampai terpengaruh ajaran kelompok radikal Negara Islam Indonesia (NII). Perintah Mendagri, Gamawan Fauzi ini menyusul pernyataan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah yang mengaku mendapat laporan adanya anggota NII yang menjadi PNS. “Kita sudah […]

expand_less