Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Keturunan Mandailing Malaysia Kembali Menginjakkan Kaki di Tanah Leluhur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 3 Des 2017
  • print Cetak

Kunjungan di Bagas Godang Panyabungan Tonga (kiri). Di Bagas Godang di Hutanagodang, Ulu Pungkut (kanan)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 12 orang keturunan Mandailing di Malaysia melakukan muhibah ke tanah leluhur.

Rombongan yang bertajuk “Mulak Tu Huta” itu berlangsung dari tanggal 27 November hingga 2 Desemeber 2017.

Mereka mengunjungi berbagai tempat bersejarah di kawasan Padang Lawas, Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal.

“Di Mandailing Natal, mereka kami bawa ke Bagas Godang Panyabungan Tonga, Bagas Godang di Hutanagodang, Ulu Pungkut dan menyaksikan pagelaran Gordang Sambilan di Huta Siantar seraya diikutkan dalam rangkaian Manortor,” kata Dahlan Batubara perwakilan Mandailing Malaysia di Panyabungan.

Kegiatan “Mulak Tu Huta” merupakan program rutin saban tahun yang diselenggarakan Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) dan telah berlangsung sejak tahun 2012 lalu.

Kegiatan “Mulak Tu Huta” itu diprogramkan sebagai upaya menyahuti dorongan kerinduan para keturunan Mandailing di Malaysia menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing.

Keturunan Mandailing di Malaysia hingga kini diperkirakan lebih dari 500 ribu jiwa yang menyebar di berbagai negeri di Malaysia. Kaum Mandailing bermigrasi ke tanah Semenanjung sejak era 1800-an.

Rombongan dipimpin Setia Usaha IMAMI Malaysia, Ramli bin Abdul Karim Hasibuan.

Dahlan mengungkapkan, rasa haru menyelimuti perjalan rombongan selama di tanah leluhur Mandailing.

“Mayoritas dari mereka tak lagi mengetahui letak kampung buyut mereka diakibatkan keterpisahan selama ratusan tahun dari tanah leluhur. Oleh karenanya, menginjakkan kaki di tanah leluhur ini sudah merupakan kebahagiaan dan keterharuan bagi mereka, sebab kerinduan terhadap tanah leluhur dapat terobati” katanya.

Peliput : Muhammad Rizki Lubis

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karyawan PTPN 2 dan Warga Bentrok, 13 Luka-luka

    Karyawan PTPN 2 dan Warga Bentrok, 13 Luka-luka

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI– Kelompok tani Tonggurono dengan ribuan karyawan PTPN 2 bentrok di kebun Sei Semayang, Binjai Timur. Persoalan ini diakibatkan berlarutnya penyelesaian tanah eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 2 Sei Semayang. Bentrokan berdarah itu terjadi, Kamis (22/9) sekira pukul 10.00. Saat bentrokan itu, seribu karyawan PTPN 2  yang menumpangi 14 unit truk colt diesel warna […]

  • 2011, peran Polri dipertanyakan

    2011, peran Polri dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepolisian Negara RI sebagai pelindung, pengayom dan pelindung masyarakat dalam menjalankan tugas mulia tersebut kerap masih mendapat hujatan dari segelintir warga. Terutama bila mengambil tindakan yang bersinggungan dengan masyarakat, bahkan sampai ada jatuhnya korban jiwa. Beberapa kasus pengamanan yang kerap terjadi bentrok antara polisi dengan warga yang melakukan tindakan membahayakan kepentingan bagi masyarakat […]

  • Fitnah Terus Gentayangan, Dahlan-Suheri Panen Simpati

    Fitnah Terus Gentayangan, Dahlan-Suheri Panen Simpati

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEMBICARAKAN  peluang atau kans untuk menjadi Bupati Mandailing Natal periode 2016-2021 “selalu” muncul nama pasangan calon Nomor 2 Dahlan-Suheri. Selama ini, paslon ini sering dihantam dengan desas-desus, finah, caci-maki serta dituding oknum dari kalangan lawan politik. Namun, akhirnya ketabahan paslon yang sama-sama bermarga Nasution ini dalam menghadapi ulah berbau fitnah itu rupanya menumbuhkan rasa simpati […]

  • Kasus Politik Uang Pilkada Madina Bisa Ke Ranah Hukum

    Kasus Politik Uang Pilkada Madina Bisa Ke Ranah Hukum

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Panwaslih Madina, M Husein menyatakan pihaknya akan melanjutkan pengaduan politik uang Pilkada Madina kepada Gakumdu jika materi pengaduan mencukupi persyaratan. “Perlu kami sampaikan, apabila laporan ini telah memenuhi syarat, maka kami akan berkordinasi dengan Gakkumdu, dan melakuka kajian masing-masing. Dan apabila disimpulkan ini mencukupi ranah pidana (politik uang), maka akan […]

  • Survei: Pancasila Masih Dibutuhkan "Masih ada diskriminasi terhadap Pancasila, belum diakui, pemerintah masih setengah hati."

    Survei: Pancasila Masih Dibutuhkan "Masih ada diskriminasi terhadap Pancasila, belum diakui, pemerintah masih setengah hati."

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik menemukan dalam surveinya, publik masih membutuhkan Pancasila. Dari 12.000 responden yang ditanya, 79,26 persen menyatakan Pancasila penting dipertahankan. “Sementara 89 persen masyarakat berpendapat permasalahan bangsa, disebabkan kurangnya pemahaman nilai-nilai Pancasila,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melansir hasil survei itu dalam pidato kebangsaan di Gedung MPR, Rabu 1 Juni 2011. Berdasarkan survei itu, […]

  • KPU Sumut Klarifikasi Pengaduan Seleksi Komisioner Kabupaten/Kota

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara mengklarifikasi pengaduan terkait dugaan kecurangan proses seleksi calon komisioner di kabupaten/kota. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Yulhasni di Medan, Rabu (16/10) mengatakan, berdasarkan pengaduan yang disampaikan, pihaknya meminta klarifikasi tersebut terhadap enam tim seleksi calon anggota KPU kabupaten/kota. Keenam tim seleksi yang dipanggil untuk […]

expand_less