Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Saham Daerah di Sorikmas Mining Diusulkan 10 Persen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
  • print Cetak

NAGA JUANG (Mandailing Online) – Polemik antara Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan pemerintah Indonesia terkait kehadiran kontrak karya PT.Sorikmas Mining mulai menampakkan penyelesaian.

Proses penciutan luas wilayah kontrak karya pada progres renegosiasi di Jakarta hanya menungu finalisasi dari menteri. Dan pihak PT.Sorikmas Mining sejauh ini telah menyetujui pengurangan luas wilayah kontrak karya mereka dari yang selama ini 66.000 hektar menjadi antara 25 hingga 30 ribuan hektar saja.

Sementara itu, PLt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution bersama Ketua DPRD Madina As Imran Khaitamy telah membicarakan dengan PT. Sorikmas Mining tentang saham daerah di perusahaan itu.

Porsi saham daerah yang diusulkan sebesar 10 persen, dimana 5 persen diantaranya diberikan kepada masyarakat di desa-desa ring tambang.

Menyangkut CSR (Corporat Social Resfonsibility) dari PT.Sorikmas Mining, berdasar permintaan Plt Bupati, pilihan programnya harus berdasarkan program-program yang ditentukan masyarakat, bukan seperti selama ini dimana peruntukannya masih berdasar perencanaan pihak perusahaan.

Hal ini diungkapkan Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution pada pertemuan antara muspida dengan tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Naga Juang di balai Kantor Camat Naga Juang, Senin (3/3/2014).

Selain beberapa poin tersebut, negosiasi antara Pemkab Madina dengan pemerintah Indonesia juga menyangkut penanganan perbukitan sambung, amdal dan tambang rakyat.

Penanganan perbukitan Sambung nantinya harus dipaparkan pihak PT.Sorikmas Mining secara transparan dan tak ada yang ditutup-tutupi agar tidak memicu konflik di belakang hari.

Menurut Dahlan Hasan, wilayah yang dikeluarkan dari kontrak karya PT.Sorikmas Mining nantinya akan ditetapkan sebagai wilayah tambang rakyat. Saat ini Pemkab Madina tengah melakukan proses tahapan pembuatan peraturan daerah (perda) tentang tambang rakyat.

Kendala yang dihadapi dalam mewujudkan tambang rakyat itu tempo hari adalah menyangkut pranata Wilayah Tambang. Tetapi, ini juga sudah memiliki titik terang dan pihak Kementerian SDM sat ini tengah melakukan prosesnya di Jakarta.

Sejauh ini Pemkab Madina dan para unsur muspida Madina telah memperlihatkan sikap yang sama, satu bahasa dan satu prinsip tentang kehadiran PT.Sorikmas Mining harus menguntungkan daerah dan desa-desa sekitar tambang.

Dia mangajak masyarakat agar bersatu dengan pemkab dan muspida dalam menghadapi dinamika terkait kehadiran kontrak karya tambang tersebut.

“Tingkatkan kebersamaan antar sesama warga. Sebab banyak pihak yang tidak senang melihat ini kondusif. Bersatulah dengan muspida. Jika ini selesai maka yang untung adalah rakyat juga. Kami ini hanya kepuasan batin saja, tak ada yang kami peroleh. Saya nanti akan berakhir jabatannya, pak ketua DPRD juga begitu, pak kapolres, ketua PN dan lainnya akan pindah tugas. Yang tetap ada adalah rakyat,” ujarnya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontraktor Pasar Baru Panyabungan Belum Bayar Gaji Pekerja

    Kontraktor Pasar Baru Panyabungan Belum Bayar Gaji Pekerja

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah pekerja mengaku belum memperoleh gaji bulan ini dari kontraktor pembangunan Pasar Baru Panyabungan. Para pekerja yang berasal dari kawasan Kecamatan Panyabungan, yakni Desa Gunungtua Julu, Gunungtua Tonga dan Gunungtua Panggorengan kepada wartawan menyatakan sangat gelisah karena gaji yang tak pasti itu. “Sudah sebulan ini kami tak terima gaji. Sudah terus […]

  • IKANAS di Ambang Krisis: Eksis untuk Anggota dan Madina?

    IKANAS di Ambang Krisis: Eksis untuk Anggota dan Madina?

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Episentrum Momentum pelantikan DPW Sumatera Utara Ikatan Keluarga Nasution dan Anakboruna (IKANAS), besok (Ahad, 3 Mei 2026), seharusnya tidak berhenti sebagai seremoni rutin. Layaknya dibaca sebagai ruang refleksi: ke mana arah organisasi ini bergerak di tengah perubahan sosial-budaya, sosial-politik dan sosial-ekonomi yang semakin kompleks dan cepat? IKANAS bukan organisasi kekerabatan biasa. […]

  • Banyak Masalah, Kemdikbud Bentuk Tim Khusus Guru Honorer
    Tak Berkategori

    Banyak Masalah, Kemdikbud Bentuk Tim Khusus Guru Honorer

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membentuk tim khusus untuk menyelesaikan masalah-masalah terkait guru honorer. Tim tersebut merupakan gabungan dari perwakilan kementerian, persatuan guru PGRI yang dikoordinir oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Syawal Gultom. Sementara dari PGRI dikoordinir oleh Ketua PGRI, Sulistyo. “Kalau perlu surat keputusan (SK) akan di-SK-kan sehingga […]

  • Satu Anak Wafat Ditabrak Truk

    Satu Anak Wafat Ditabrak Truk

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Seorang anak yang masih kelas V SD meninggal dunia digilas truk di Jalan Lintas Sumatera titik Desa Malintang Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal, Senin (16/1/2016). Informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi sekira pukul 12.00 Wib itu bermula ketika mobil truk cold diesel datang dari arah Padang Sidimpuan menuju Panyabungan menabrak […]

  • Satu Desa Rata-Rata Kelola Rp 1 Miliar

    Satu Desa Rata-Rata Kelola Rp 1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    JAKARTA – Rancangan Undang-Undang Desa akhirnya diketok menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR, Rabu (18/12). Dengan ketentuan alokasi sebesar 10 persen dari dana transfer daerah APBN, tiap desa bisa mengelola anggaran hingga Rp 1 miliar setiap tahun. Jika besaran 10 persen itu mencapai Rp 104,6 triliun, kemudian dibagi sekitar 72 ribu desa, maka rata-rata bisa […]

  • Densus Antikorupsi tak ganggu KPK

    Densus Antikorupsi tak ganggu KPK

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Ketua Komisi III DPR Pieter Zulkifli menilai pembentukan Densus Antikorupsi tidak akan mengebiri kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya diyakini bisa bersinergi dalam pemberantasan korupsi. “Tidak juga sepanjang niat baik. Kejujuran menjadi landasan untuk mengemban amanah,” ujar Pieter kepada wartawan, hari ini. Menurut dia, Polri harus melakukan pembenahan terlebih dahulu jika memang […]

expand_less