Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Kapolresta Siantar Kembali ‘Ancam’ Wartawan Trans TV

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR : AKBP Fatori akan dicopot dari
jabatannya sebagai Kapolresta Pematangsiantar akibat melakukan
penganiayaan terhadap wartawan Trans TV, Andi Siahaan dalam sel
tahanan.

Fatori kembali melakukan ‘pengancaman’ terhadap Andi Siahaan,
dengan cara akan menembak bagian kepala. Minggu 5 Desember 2010 pukul
08.10 WIB. Bahkan Fatori meludahi Andi Siahaan saat berada dalam sel
tahanan.

Hal tersebut disampaikan langsung Andi Siahaan melalui surat
elektronik atau email singkat pada sejumlah wartawan, dengan
menggunakan hand phone seseorang yang datang menjenguknya. Andi
menceritakan peristiwa yang dialaminya pada Minggu pagi, yang mengaku
diancam akan ditembak dikepala, serta diludahi. Peristiwa ini
menurutnya disaaksikan tujuh tahanan lainnya serta petugas jaga.

Isi email itu juga terangkum seperti pembicaraan antara Fatori dengan
Andi Siahaan yang sudah beberapa hari di tahan di Polresta
Pematangsiantar akibat adanya laporan tuduhan melakukan penganiayaan
terhadap anak dibawah umur.

Berikut isi pembicaraannya:
Fatori : Saya tidak takut dicopot, saya masih 15 tahun lagi dinas,
lihat kalau kamu keluar, akan saya bikin sengsara. Kamu telah
memfitnah saya, saya tidak ada melakukan pemukulan.

Andi : Saya tidak ada memfitnah bapak. (Tiba-tiba Fatori meludahi Andi)

Fatori : Saya sudah lama tidak menembak kepala orang dan menjilat
darahnya, saya tunggu kamu diluar ya.

Adanya tindakan pengancaman tersebut, juga dibenarkan istri Andi
Siahaan, Porman Alfrida br Panjaitan, saat dihubungi melalui telepon
selulernya. Menurutnya, saat membezuk suaminya di sel tahanan, Andi
menceritakan jika Fatori mendatanginya seraya memberikan ancaman.

Sebelumnya, AKBP Fatori dilaporkan istri Andi Siahaan, ke Kapoldasu,
Irjen Pol Oegroseno Kamis (2/12) akibat dituding melakukan
penganiayaan, Selasa (30/11). Akibat penganiayaan tersebut, Andi
mengalami luka di bagian bibir bawah, dan rusuk kiri, serta mengalami
muntah-muntah. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapoldasu
memerintahkan Kabid Propam Poldasu, Kombes Pol Edi Napitupulu,
dan Kabid Humas, Kombes Pol Baharudin Jafar, turun ke Polresta
Pematangsiantar, Kamis (2/12).

Pemeriksaan berlanjut dengan membawa Fatori ke Poldasu, dan hasilnya akan dipindahkan ke Mapolda Sumut.
Informasi lainnya, Senin 6 Desember 2010 akan dilakukan serah terima jabatan
Kapolresta Pematangsiantar, dari AKBP Fatori pada AKBP Albert TP Sianipar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Serse Ekonomi Polda Sumut. (js)
Sumber : EksposNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsistensi Atika Menyelamatkan Anak-Anak dari Judi Online dan Narkoba

    Konsistensi Atika Menyelamatkan Anak-Anak dari Judi Online dan Narkoba

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Awal Juni 2024, bertempat di Desa Muara Mais, dalam acara Festival Permainan Leluhur dan Pemberian Makanan Tambahan kepada Anak-anak dan Balita se-Kecamatan Tambangan, Atika Azmi Utammi Nasution memulai kampanye pembatasan ponsel pada anak. Atika, saat itu belum cuti sebagai wakil bupati, menyampaikan keresahannya terhadap maraknya judi daring (judi online), pornografi, […]

  • Warga Desa Laru Dolok Terima BLT DD Tahap I

    Warga Desa Laru Dolok Terima BLT DD Tahap I

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Desa Laru Dolok Kecamatan Tambangan,  Mandailing Natal (Madina) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap I Tahun 2021. Penyaluran berlangsung pada Senin (24/05/21) di desa itu dihadiri Pendamping Kecamatan, Pendamping Lokal Desa (PLD), tokoh masyarakat, tokoh agama serta jajaran Pemdes Laru Dolok. Pada kesempatan itu Kepala Desa Laru […]

  • Harga TBS Kampung 1.050/Kg

    Harga TBS Kampung 1.050/Kg

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kampung di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hanya dihargai 1.050 rupiah per kilo gram. Harga ini memang naik dari sebelumnya yang sebesar 650 rupiah per Kg, tetapi masih belum mendongkrak kesejahteraan petani. Berbeda dengan harga TBS pada kebun plasma yang dikelola […]

  • Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pembangunan jalan menuju Kecamatan Panyabungan Timur perlu dipertanyakankan. Sebab, baru diaspal, terlihat ada yang sudah terkelupas. Demikian pantauan MedanBisnis di Panyabungan Timur, Jumat (22/10). Aspal yang terkelupas mulai terlihat dari titik 2+950 yang baru beberapa hari dilaksanakan penghamparan aspalnya. Dari pengakuan masyarakat setempat, jalan Panyabungan Timur yang baru dikerjakan itu sering dilewati truk pengangkut […]

  • 30 Persen Ekspor Pepaya Runding Hancur Gegara Kerusakan Jalur Longat-Runding

    30 Persen Ekspor Pepaya Runding Hancur Gegara Kerusakan Jalur Longat-Runding

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Petani pepaya di kawasan Desa Runding, Panyabungan Barat berharap Pemkab Madina merehabilitasi badan jalan jalur Longat-Runding yang rusak parah. Kerusakan badan jalan itu menyebabkan buah pepaya untuk pengiriman ekspor rusak sekitar 30 persen. “Rata-rata sekitar 30 persen buah pepaya yang dikirim rusak dalam perjalanan akibat kondisi jalan,” ungkap Azwar petan […]

  • Penambang Emas Ilegal Meninggal Tertimpa Kayu

    Penambang Emas Ilegal Meninggal Tertimpa Kayu

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jenazah Wawan (35) korban meninggal akibat tertimpa kayu di lokasi tambang emas ilegal Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal, diotopsi di RSUD Panyabungan, Jumat (13/05/2011). (Ist) |Sumber |: |Beritasumut

expand_less